Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon >> Antusias masyarakat Indonesia untuk terjun di dunia peternakan sangat besar sekali. Khususnya bisnis budidaya kambing. Baik itu kambing jawa, domba (gibas), maupun etawa. Apalagi setelah Program HCS Indonesia mengkampanyekan pola baru. Yakni Ternak Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon.

Pelihara Kambing Tanpa Ngarit

Data order SOC (Suplemen Organik Cair) HCS di website kami mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

SOC adalah biangnya Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon. Berkat suplemen ternak yang diproduksi PT HCS ini, masyarakat peternak kambing tidak lagi direpotkan oleh kegiatan ngarit (mencari rumput).

Kami tampilkan video pelihara kambing Jawa tanpa ngarit menggunakan Suplemen Organik Cair (SOC).

Cara Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon

Kambing adalah salah satu hewan yang banyak diternakkan di Indonesia. Mengapa? Karena kambing, appun jenisnya, baik itu kambing jawa, domba atau gibas, merupakan hewan yang gampang dipelihara; dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan hawa seperti Indonesia.

Oleh karena itu, para peternak senang dengan hewan yang satu itu. Sebab dengan begitu maka pertumbuhan kambing akan lebih cepat dan secara otomatis keuntungan yang akan didapat pun lebih cepat.

Sebenarnya, kunci untuk membuat kambing dapat tumbuh dengan baik dan maksimal, selain suhu pada daerah tersebut juga pakan yang diberikan. Pilihlah pakan organik yang aman dan tidak menimbulkan efek samping seperti pakan olahan dengan campuran bahan kimia.

Pakan organik yang dimaksud disini tentu saja berupa rumput segar. Namun, anda juga bisa mencoba memberikan pakan fermentasi pada kambing anda. Jika Anda sudah mahir membuat pakan seperti ini Anda tidak perlu lagi ngarit (mencari rumput) dan tidak perlu lagi angon (mengembala). Inilah kenapa sistem ternak modern ini dinamai pelihara kambing tanpa ngarit tanpa angon.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pakan fermentasi ini. Karena pakan fermentasi juga tak kalah segar dan amannya. Terlebih jika anda mencampurkan SOC (Suplemen organik cair) di dalamnya. SOC yang merupakan bio organik ini mampu memberikan manfaat tambahan pada hewan ternak anda yang tak akan anda peroleh hanya dengan memberikan pakan segar.

Manfaat SOC untuk Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon

Berikut beberapa diantara manfaat Suplemen Organik Cair (SOC) HCS untuk kambing:

1.      Bagi anda yang menernakkan kambing jenis pedaging, SOC ini mampu menambah masa atau berat kambing dalam jangka waktu yang cepat. Sehingga kambing akan terlihat lebih besar dalam jangka waktu yang cepat pula.

2.      Sedangkan jika anda menernakkan jenis kambing penghasil susu, maka SOC mampu bekerja memaksimalkan hasil susu yang diproduksi kambing.

3.      Dua manfaat SOC yang sebelumnya tersebut bisa diperoleh karena SOC bekerja dengan cara menambah nafsu makan hewan ternak. Jadi, ketika hewan ternak memiliki nafsu makan yang tinggi dan jumlah pakan yang dikonsumsi pun lebih banyak secara otomatis tubuhnya akan cepat besar, serta kelenjar susunya pun akan tumbuh dengan baik.

4.      Tak sekedar gemuk dan menghasilkan daging dalam jumlah yang banyak, namun daging yang dihasilkan pun memiliki kualitas nomer satu. Begitupun dengan kualitas susu, tak sekedar banyak namun kandungan nutrisi dan kepekatan susu juga jauh lebih baik ketimbang kambing yang tak diberi pakan fermentasi dengan SOC.

5.      Selain mampu memaksimalkan hasil produksi kambing, SOC juga merupakan suplemen yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh kambing terhadap serangan berbagai penyakit.

6.      Jika biasanya anda risih atau kurang nyaman dengan aroma kotoran kambing yang begitu menyengat, namun dengan memberikan pakan ferementasi yang dicampuri SOC ini kotoran yang dihasilkan tidak akan terlalu menyengat aromanya. Berkat SOC, Komunitas HCS berani pasang jargon pelihara kambing tanpa ngarit tanpa angon tanpa bau limbah.

7.      Jumlah kotoran yang dihasilkan juga tak begitu banyak, sebab SOC juga mampu melancarkan pencernaan hewan ternak dimana ketika pencernaan lancar maka setiap pakan yang dikonsumsi akan diolah dengan baik dan hanya akan menghasilkan sisa pencernaan (kotoran/fases) dalam jumlah yang sedikit.

Info Harga SOC HCS untuk kelinci klik: SUPLEMEN ORGANIK CAIR untuk Kambing.

7 manfaat Suplemen Organik Cair (SOC) tersebut dapat anda peroleh dengan memberikan pakan fermentasi pada kambing sebanyak 2 kali sehari. Lalu di mana bisa mendapatkan pakan fermentasi tersebut?

Sayangnya pakan fermentasi ini hanya bisa anda buat sendiri. Meskipun begitu anda tak perlu resah karena bahan yang dibutuhkan serta cara atau proses pembuatannya sangat mudah. Anda bisa menggunakan salah satu limbah pertanian yaitu berupa jerami.

Pakan Fermentasi Untuk Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon

Limbah yang merupakan batangan padi ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Sehingga sangat baik untuk pertumbuhan kambing. Selain itu, jerami juga cukup disenangi oleh kambing sehingga hal ini bisa menambah nafsu makan kambing.

Berikut ini bahan-bahan yang anda butuhkan untuk membuat pakan fermentasi untuk kambing dengan menggunakan bahan utama jerami.

1.      Jerami dengan banyak 1000 kg atau bisa kurang/lebih.

2.      Larutan gula yang dapat dibuat dengan mendidihkan gula hingga menjadi karamel, kemudian ketika sedang mendidih gula disiram air dan tunggu hingga mendidih lagi dan gula larut dalam air tersebut. Karena cukup berbahaya, sebaiknya anda berhati-hati ketika menuangkan air di atas lelehan gula atau karamel. Namun bagi anda yang ingin lebih praktis, bisa membeli tetes tebu. Yaitu sisa proses pembuatan gula dimana bentuknya menyerupai karamel. Dan untuk menggunakan tetes tebu ini anda hanya perlu mencampurkannya dengan air saja.

3.      Bahan terakhir yang anda butuhkan yaitu bio oraganik SOC HCS.

Nah jika semua bahan sudah disiapkan semua, berikutnya siapkan alat untuk proses fermentasi pakan. Alat yang dibutuhkan yaitu terpal dan kantung plastik yang berukuran besar.

Gunakan terpal sebagai tempat mencampurkan jerami dan larutan gula serta SOC. Kemudian kantung plastik berukuran besar digunakan untuk mendiamkan jerami yang sudah dicampuri larutan gula serta SOC.

Kemudian berlanjut ke tahap pembuatan yang terdiri dari beberapa langkah yaitu,

1.      Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah dengan memotong-motong jerami menjadi kecil-kecil (panjang sekitar 5 cm atau bisa kurang/lebih). Tujuan mengapa jerami harus dipotong-potong yaitu agar dapat dicerna oleh kambing dengan lebih maksimal.

2.      Kemudian campurkan larutan gula dan SOC. Untuk takarannya sendiri anda bisa membandingkan 2 tutup botol SOC dicampurkan dengan sekitar 15 liter larutan gula atau molase.

3.      Setelah itu semprotkan larutan yang terdiri dari air gula dan SOC tersebut di atas potongan jerami kering. Karena keadaan jerami yang masih kering, injak-injak jerami agar larutan gula dan SOC dapat meresap dengan sempurna.

4.      Kemudian masukkan jerami yang sudah dicampuri larutan gula dan SOC tersebut ke dalam kantung plastik besar yang sudah disiapkan sebelumnya.

5.      Tutup rapat plastik hingga kedap udara. Mengapa harus kedap udara? Karena bakteri yang akan membuat jerami terfermentasi akan tumbuh dengan baik ketika berada di ruang atau tempat yang hampa udara.

6.      Diamkan jerami dalam plastik selama 1 hari 1 malam (24 jam minimal. Namun, waktu yang terbaik agar hasil maksimal adalah 7 hari.

Waktu fermentasi yang dibutuhkan untuk jerami ini memang jauh lebih lama jika dibandingkan dengan pakan fermentasi dengan bahan lain seperti gedebog pisang ataupun limbah berupa dedaunan.

Sebab, jerami yang sangat kering akan menyebabkan larutan gula dan SOC meresap lebih lambat. Selain itu, bakteri yang dibutuhkan juga jauh lebih banyak sehingga waktu yang dibutuhkan otomatis harus lebih lama.

Nah karena anda membuat pakan fermentasi ini dalam jumlah yang cukup banyak, dan mungkin tak habis dalam satu kali pemberian anda bisa mendiamkan pakan fermentasi ini lagi hingga beberapa bulan. Asalkan didiamkan dalam ruang tertutup atau dalam kantung plastik yang rapat.

Bagaimana, anda tertarik untuk membuat sendiri pakan fermentasi sehat ini? Jika jerami bisa anda peroleh dari petani sekitar, bahan yang mungkin harus anda cari di toko pertanian adalah SOC.

Akan tetapi bagi anda yang tinggal di pedesaan dan enggan pergi ke kota untuk mendapatkan SOC ini, anda bisa membelinya secara online. Selain lebih mudah proses transaksinya, ketika anda membeli secara online barang pun akan diantar sampai ke tujuan.

Info Harga SOC HCS untuk kelinci klik: SUPLEMEN ORGANIK CAIR untuk Ternak Kambing Tanpa Angon.

Tak cukup disitu, anda juga akan mendapatkan keuntungan lebih jika membeli online, yaitu harga produk yang lebih miring. Selamat dan sukses untuk pelihara kambing tanpa ngarit tanpa angon.

Kata kunci pilihan:

kandang kambing,

Cara Membuat Pakan Fermentasi Kambing dari Gedebog Batang Pohon Pisang
Cara Membuat Pakan Fermentasi Kambing dari Gedebog Batang Pohon Pisang – Proses Pencacahan Debog Pohon Pisang sebelum difermentasi.

Gedebok pisang bisa difermentasi dengan menggunakan obat fermentasi SOC HCS. Batang pisang yang sudah diolah secara fermentasi bisa dijadikan pakan ternak kambing. Tapi tidak boleh terus menerus. Ibarat manusia makan ketela tiap hari secara terus menerus tentu tidak sehat. Jadi sebaiknya pakan fermentasi itu selang-seling alias gonta-ganti. Misalnya pagi hari ini menu fermentasi jerami, sore kedebok, besok fermentasi kangkung, besoknya lagi fermentasi titen kedelai, dst.

Video teknik fermentasi debok pisang dan jerami menggunakan Suplemen Organik Cair – SOC HCS beredar luas di YouTube.

Video tersebut sebenarnya ingin menyampaikan pesan bahwa limbah apapun, bila sudah terkena efek SOC, bisa dikonsumsi secara lahap oleh kambing.

Sekali lagi, dengan difermentasi menggunakan SOC HCS, gedebok dan jerami akan disantap dengan lahap oleh kambing. Tapi bukan berarti lantas dijadikan menu utama sehar-hari.

Atau bisa juga, semua bahan yang ada dikeringkan kemudian dicampur jadi satu dan difermentasi.

Bahayanya Pakan Fermentasi Gedebok Pisang untuk Ternak Kambing

Gedebok saja, tanpa campuran ampas tahu, yang difermentasi untuk pakan ternak kambing secara terus menerus sangat berbahaya bagi kesehatan. Kambing bisa rontok bulunya, cacingan, mencret, atau lemas tidak bisa berdiri. Bahkan bisa berakibat kematian.

Berikut beberapa kesaksian tentang pakan fermentasi gedebok pisang.

gan…sy punya cerita penglaman pribadi.
sy pelihara kambing 10 ekor krn tertarik dengan HCS sy buat pakan fermentasi melalui panduan yg ada diyoutube..hr 1sy kasih pakn fermentasi 80%dr kambing sy mau pkn tsb.hri 2 berkurang 60% hari ke 3 malah tambah ndak da yg mau mkn pakan fermntasi.sy bingung tak coba cari ilmu lagi diyoutube dengan pakan fermentasi pola cpuran 50:50 yg mau berkisar 3 kmbing ja. selepas itu pas ndak da yg mau jd sy bingung para juragan terpaksa harus beli rumput krn daerah saya dekat kota..efek dari pakan itu kambing sy mencret semua..jd terpaksa sy hentikan..pola campuran yg sy buat 10kg gedebok pisang 2,5 katul.air HCS 1L. mhn pencerahannya para agan

Saya mitra HCS di Tanggamus Lampung.
Utk mengubah hewan ternak khususnya kambing jenis apa saja mau makan fermentasi cukup hanya dengan waktu kurang 1 jam sesaat setelah kambing kita beli dari pasar. caranya kita ambil 2cc cairan SOC memakai suntikan yang tdk ada jarum suntiknya. kemudian masukan suntikan tsb ke mulut kambing melalui samping mulut yang sebelumnya kepala kambing kita pegang agar jangan berontak dan tersendak. dijamin berhasil krn saya sdh praktek langsung. tapi ada yang buat saya sangat kecewa dengan HCS, yaitu secara tdk langsung menyarankan mitranya hancur. satu tahun lalu saya mempraktekan cara ternak modern kambing makan kedebok pisang, memang kambing itu lahap makannya dan gemuk, tapi sayang yang gemuk cuma bulunya, dalamnya kopong penuh angin dan banyak cacingnya. setelah saya tanya ke teman-teman saya yang memang sdh ahlinya, mereka menyarankan supaya saya meneruskan makan fermentasi dengan kedebok pisang, berapa saja modalnya pasti dijamin bakalan habis alias hancur. karena dlm kandungan kedebok pisang itu tempat penyemaian cacing.

Kata kunci pilihan:

https://programhcs com/bahayanya-pakan-fermentasi-gedebok-pisang/,gedebok pisang,bahaya fermentasi gedebok pisang,cara membuat pakan bebek dari gedebog pisang,pakan permentasi,kandungan gedebok pisang untuk pakan ternak,gedebok pisang untuk pakan sapi,fermentasi gedebok pisang untuk pakan sapi,Gedebog pisang,kandungan gedebok pisang,pakan ayam gedebog pisang,gedebok pisang untuk pakan kambing,bahaya pakan fermentasi,kelebihan dan kekurangan pakan fermentasi,

Tips Ternak Kambing kali ini berasal dari seorang pahlawan tanpa tanda jasa alias pak guru. Karena kemudahan pelihara kambing yang tanpa ngarit, tanpa angon, memungkinkan beliau menekuni usaha ini selepas mengajar dari sekolah.

Tips Ternak Kambing
Pak Guru Samar sedang memberi makan kambing gibasnya sambil berbagi tips ternak kambing buat pemula

Ketika diwawancarai, Pak Guru yang bernama Samar ini sedang memberi makan kambing-kambingnya. Tak tanggung-tanggung, pak guru beternak 52 ekor kambing sekaligus. Semuanya ditempatkan di kandang panggung. Bagaimana tips ternak kambing pak guru sehingga dinamakan tanpa ngarit dan tanpa angon?

Tips Ternak Kambing Modern dengan Pakan Fermentasi

Kunci sukses peternakan kambing domba beliau ada pada PAKAN. Beliau memberi pakan fermentasi pada kambing / domba peliharaannya. Jadi, beliau sudah menerapkan cara modern dalam beternak kambing. Bukan lagi cara konvensional di mana peternak harus cari rumput (ngarit), atau mengembalakan kambing (angon) di padang rumput.

Tips Sukses Ternak Kambing

Apa tidak rugi kalau menggunakan pakan fermentasi?

Coba simak tips ternak kambing beliau di video di bawah ini. Tampak jelas sekali bahwa pakan kambing domba yang diberikan bukan berasal dari bahan mahal. Melainkan dari limbah pertanian yang sudah terbuang. Seperti kulit singkong, kulit jagung, jerami, dll. Campur-campur alias gado-gado.

Agar kambing mau makan limbah pertanian, bahan-bahan tadi harus difermentasi terlebih dahulu. Pakan fermentasi untuk kambing Jawa maupun gibas bisa ditimbun untuk beberapa bulan. Inilah tips sukses ternak kambing beliau sehingga tidak perlu mencari rumput setiap hari. Sekali bikin pakan fermentasi dibanyakin lalu ditimbun. Setiap harinya, beliau dibantu anggota keluarga yang lain tinggal ambil secukupnya dari timbunan pakan untuk diberikan kepada kambing-kambingnya.

Tips Sukses Ternak Kambing Tanpa Ngarit, Tanpa Angon

52 ekor kambing bisa dihandle oleh beliau dan anak-anaknya. Padahal, di pagi hari hingga jam 1 siang, beliau punya kesibukan mengajar di kelas. Andaikan menganut cara ternak kambing konvensional pasti tidak mungkin.

Tips Ternak Kambing untuk pemula

Bentuk kandang kambing diatur sedemikian rupa sehingga kotoran terpisah dan kondisi kambing bersih. Kambing merasa nyaman. Pemilik ternak pun senang karena terbebas dari bau.

Tips penting yang tidak boleh dilupakan dalam beternak kambing adalah proses pembuatan pakan fermentasi.

Baca juga Tips Cara Sukses Ternak Pemula ala Ibu2 di:

Ibu Hajjah Ternak 75 ekor Kambing Tanpa Rumput, Tanpa Angon

Pak guru Samar, dalam proses pembuatan pakan fermentasi tidak sembarangan memilih fermentor (obat fermentasi). Tak mau main-main dengan hal yang satu ini, beliau memilih suplemen organik sebagai fermentor. Pilihan beliau jatuh pada SOC (suplemen organik cair) dari PT HCS.

Tips Ternak Kambing: Gunakan Suplemen Organik Cair – SOC HCS

SOC sendiri merupakan suplemen organik cair yang memberikan berbagai manfaat untuk hewan ternak, dalam hal ini kambing yaitu baik kambing pedaging maupun kambing yang hanya diambil susunya saja.

Seperti nama produknya sendiri, yaitu SOC (suplemen organik cair) yang menandakan bahwa produk ini terbuat dari 100% bahan alami. Sehingga anda tak perlu khawatir jika produk ini akan membahayakan kesehatan hewan ternak anda. Yang ada justru berbagai manfaat yang tak bisa anda peroleh dari pakan segar malah bisa anda peroleh dengan membuat pakan fermentasi menggunakan SOC ini.

Tips Ternak Kambing lainnya:

  1. Solusi Kambing Tidak Mau Makan Pakan Fermentasi SOC HCS
  2. APAKAH PAKAN FERMENTASI POLA SOC HCS BIKIN KAMBING (DOMBA) MANDUL / MAJER?

  3. Proses Pembuatan Pakan Fermentasi Kangkung (Ternak Kambing Modern)

SOC Suplemen Organik Cair untuk Kambing
SOC HCS untuk Ternak Kambing Modern Tanpa Ngarit, tanpa angon dan tanpa bau kotoran

Manfaat SOC HCS untuk Ternak Kambing/Domba

Nah, sebenarnya apa sajakah manfaat SOC untuk hewan ternak kambing? Berikut beberapa diantaranya.

  1. Dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan pada hewan ternak. Sehingga setiap makanan yang diberikan dapat diolah dengan maksimal. Dengan begitu, secara otomatis maka pakan tersebut akan dibentuk menjadi energi dan daging yang kemudian membuat kambing menjadi lebih cepat gemuk.
  2. SOC juga dapat meningkatkan level kualitas dan kuantitas hasil produksi ternak. Ya, tak hanya kuantitas yang berupa jumlah daging dan susu yang dihasilkan menjadi lebih banyak. Namun juga kualitas daging dan susu yang dihasilkan lebih baik. Dalam hal ini untuk daging sendiri akan menjadi lebih padat dan jarang terdapat selaput lemak. Sedangkan untuk susu akan lebih baik dalam segi nutrisi dan kekentalannya.
  3. Nah manfaat yang berikutnya ini akan sangat membantu hewan ternak kambing anda menjadi sangat cepat gemuk, dimana SOC juga dapat meningkatkan nafsu makan hewan ternak anda.
  4. Manfaat berikutnya yaitu untuk menurunkan kadar kolesterol. Ya, tak hanya manusia, kambing pun berpotensi memiliki kadar kolesterol tinggi. Yang apabila kambing tersebut dikonsumsi manusia maka kolesterol di dalamnya akan berpindah ke tubuh manusia. Al hasil dapat mengganggu kesehatan anda bukan?
  5. Selain dapat membuat kambing menjadi lebih gemuk, SOC juga mampu membuat kambing lebih kebal terhadap berbagai serangan penyakit. Hal ini karena SOC mampu meningkatkan daya imun pada kambing.

Jika anda biasanya enggan merawat kambing karena bau kotorannya yang sangat menyengat, namun dengan menggunakan SOC anda tak perlu mempermasalahkan hal itu lagi, sebab SOC juga dapat mengurangi bau tak sedap pada kotoran kambing.

Tips Ternak Kambing Pemula – untuk info Harga SOC HCS dan Belinya klik: SUPLEMEN ORGANIK CAIR – SOC HCS.

[VIDEO] Tips Sukses Ternak Kambing Tanpa Ngarit, Tanpa Angon


Semoga Tips Ternak Kambing Gibas dari pak guru Samar kali ini bisa menginspirasi para pemula agar sukses di bisnis budidaya kambing pola modern.

Kata kunci pilihan:

pakan domba selain rumput,https://programhcs com/tips-ternak-kambing-tanpa-ngarit/,pakan domba tanpa rumput,makanan kambing selain rumput,ternak kambing tanpa kandang,

Ternak Kambing Intensif, Modern dan Bebas Bau dengan Pola HCS kian ramai dan menjadi trend baru di Indonesia. Pola fermentasi pakan kambing sistem HCS dengan menggunakan Suplemen Organik Cair (SOC) HCS memiliki waktu yang sangat singkat dalam hal proses pembuatannya. Pun pula, waktu panen hasil ternak kambing yang relatif pendek sangat menguntungkan peternak.

Selama ini, ternak kambing masih banyak diupayakan dengan sistem tradisional. Padahal perkembangan teknologi budidaya ternak kambing semakin maju dan berkembang. Terutama dalam hal penyediaan pakan. Pakan yang diolah dengan cara fermentasi bisa lebih cepat menambah berat badan. Karena pakan seperti ini lebih mudah dicerna dan membuat kambing maupun kotorannya tidak berbau.

Sebelum benar-benar memulai usaha beternak kambing, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Umumnya, dalam usaha ternak kambing wajib ada 5 (lima) hal yang dicermati; lokasi, kandang, pemilihan bibit kambing, komposisi pakan, dan managemen pemeliharaan.

Salah satu mitra HCS yang patut ditiru dalam hal beternak kambing intensif, modern dan bebas bau adalah Bapak Siamin Wijaksono dari Desa Bagorejo, Banyuwangi. Profesi yang digeluti sebelum beternak kambing adalah sebagai ahli tata taman. Sehari-hari, waktunya dihabiskan untuk membuat taman sehingga tidak ada waktu lagi untuk mengerjakan aktivitas lain.

Ternak Kambing Intensif HCS
Mitra HCS – Bapak Siamin Wijaksono dari Desa Bagorejo, Banyuwangi

Begitu diperkenalkan metode ternak kambing modern HCS, di mana kita tidak perlu ngarit, tidak usah angon, membuatnya tertarik. Apalagi, kotoran ternak kambing pola HCS ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk.

Mulanya, beliau beternak 5 ekor kambing. Hingga akhirnya menjadi 40 ekor kambing. Beliau merasakan betapa mudahnya beternak kambing modern pola HCS yang tanpa repot ini. Terutama dalam hal mengusahakan pakan. Cukup seminggu sekali membuat fermentasi pakan dari bonggol jagung hasil panen sawahnya.

Ternak kambing dengan menggunakan pola HCS ternyata sangat memudahkan petani. Bahkan kotoran dan urin pun bisa dimanfaatkan untuk mengelola sawah ladang.

Saat ini, Pak Siamin bisa menghemat Rp.1.5 juta dari semula biaya yang dikeluarkan sebensar Rp. 3 juta untuk 1/2 Ha sawah miliknya. Hasil panen pun mencapai sekitar 5 ton.

Selain beternak kambing, saat ini beliau juga mengembangkan usaha ternak itik. Selain mudah pengelolaannya, kotoran itik juga tidak menimbulkan bau berkat minuman yang sudah dicampur SOC (Suplemen Organik Cair) dari PT HCS.

Kata kunci pilihan:

Ternak kambing intensif,budidaya kambing intensif,

Cara Ternak Kambing Pola atau Program HCS – Ternak kambing atau domba Pola HCS dikenal sebagai modern dan full organik. Tidak perlu bingung mencari rumput sebab Mitra HCS dibekali ilmu bikin pakan dengan biaya sangat murah. Tidak perlu khawatir akan bau kotoran, karena sistem ternak organik cara HCS tidak memungkinkan timbulnya bau.

Di samping modern, tentu saja CERDAS, hemat dan efisien. Simak video di bawah tentang bagaimana cara ternak kambing ala Mitra HCS bernama Bapak Samar. Beliau ini seorang Guru. Kesibukan memelihara 52 ekor kambing di belakang rumahnya tidak mengganggu aktivitas mengajar setiap harinya. Sebab, cara ternak kambing / domba modern beliau menggunakan metode dan pola-pola yang diajarkan PT HCS.cara ternak kambing hcs

Video Ternak Kambing ala HCS – Kambing Domba Gibas cek di Peternakan Kambing Gibas HCS.

Video tentang cara ternak kambing modern program HCS ini dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Video ini menunjukkan peternakan 75 ekor kambing gibas/domba.

Untuk menonton videonya, Klik Ibu Rumah Tangga Ternak 75 Ekor Kambing Pola HCS.

Ada juga video lain tentang peternakan kambing HCS dengan pakan gedebog pisang. Ingin tahu kambing yang sedang makan hasil olahan fermentasi batang / gedebok pisang? Klik Ternak Kambing dengAN Pakan Fermentasi Jerami dan Gedebok Pisang.

Tonton juga video-video lain masih seputar Cara Ternak kambing atau gibas/domba sistem modern yang semuanya menerapkan pola dari PT Hidup Cerah Sejahtera – HCS di channel Mitra Program HCS.

Sebelumnya, tentu Anda bertanya-tanya apa sih HCS itu? Apakah HCS sebatas tentang urusan ternak kambing? Apa saja yang produk dan layanan HCS? Simak penjelasan singkat berikut.

Apa itu HCS – Sekilas tentang HCS

HCS adalah sebutan gampang-gampangan dari PT HIDUP CERAH SEJAHTERA (HCS). Didirikan di Sidoarjo pada tgl 26 juli 2009, HCS memiliki VISI “Membentuk masyarakat indonesia yang SEHAT, MANDIRI dan SUKSES (SMS)”. HCS memiliki cita-cita mulia yakni turut ambil bagian dalam mewujudkan program pemerintah dalam rangka menciptakan masyarakat Indonesia yang seutuhnya serta menjaga bumi indonesia dari kerusakan kimia sehingga masyrakat kan mendapatkan manfaat dari bumi ini untuk kesejahteraan yang abadi.

Misi HCS: Mengadakan training (pelatihan), pembinaan, dan arahan kepada sebanyak mungkin anggota masyarakat secara kontinyu dan bekelanjutan sehingga terlahir masyarakat yang makmur dalam kesejahteraan, dan sejahtera dalam kemakmuran.

LEGALITAS HCS:

  • Keputusan MENHUM dan HAM No. AHU-32117.AH.01.01.Tahun 2011
  • Surat Ijin Perdagangan No. 510/483/404.6.2/2011
  • NPWP No. 31.364.005.4-603.000

Sejarah Berdirinya PT. HCS tak lepas dari kondisi masyarakat kelas menengah ke bawah yang bisa dikatakan tidak pernah untung. Adalah nasib para petani dan peternak di Indonesia yang selalu ‘kalah’ yang menjadi keprihatinan mendalam pada diri para founder HCS yang akhirnya lahirlah PT HCS ini.

Dengan segala sumber daya yang ada, HCS berusaha mengedukasi masyarakat khususnya petani dan peternak untuk lebih ‘cerdas’ dalam pekerjaan mereka. Sehingga mereka tidak melulu ‘kerja keras’ tapi gak dapat apa-apa. Uang hasil panen sawah kembali lagi ke sawah, bahkan terkadang harus ngutas sana-sini gara harga pupuk melambung sementara hasil panen belum laku terjual.

Senasib dengan para petani, teman-teman yang bergelut di bidang peternakan pun tak sedikit yang merasa frustasi karena pasar yang tidak kondusif, harga jatuh tanpa ada alasan yang jelas. Adanya import baik daging maupun bahan lain bukan solusi yang tepat. Karna berakibat semakin merusak gairah bercocok tanam para petani dan peternak.mereka hanya berbicara nilai secara global tanpa memilihat subtansi dan memberikan solusi yang proporsional tanpa harus ada yang dikorbankan.

Program pemerintah belum merata, bantuan dan education hanya bergulir digerbong-gerbong yang memiliki kepentingan politik.sehingga ketimpangan masih menyebar luas.program pengentasan kemiskinan yang digulirkan pemerintah adalah suatu hal yang positif yang harus didukung.disinilah kami berdiri selaras ,seiring dan mensejahterakan rakyat melalui lembaga swadaya dari rakyat ,oleh rakyat dan juga untuk rakyat yang kami beri nama PT. HIDUP CERAH SEJAHTERA ,didirikan di Sidoarjo pada tgl 26 juli 2009.

Kaya Sukses dengan Cara Ternak Kambing Modern Sistem HCS, tanpa Ngarit

Kembali ke topik di atas tentang Cara Kaya dan Sukses dengan Cara Ternak Kambing Modern Sistem HCS, tanpa Ngarit, tanpa angon (mengembala), tanpa bingung mikir pakan yang biasanya sulit.

Sebenarnya HCS bukan hanya memberikan pelatihan dalam ternak kambing modern saja. PT Hidup Cerah Sejahtera juga membina masyarakat antara lain:

  1. Cara bertani organic
  2. Cara membuat BHOKASI atau pupuk kompos
  3. Cara membuat kosentrat kambing, sapi, ayam dan bebek
  4. Cara membuat pelet atau makanan ikan
  5. dan tentunya Cara berternak sukses tanpa ngarit tanpa angon, limbahnya ramah lingkungan, tanpa bau kotoran. Tak terkecuali Cara Ternak Kambing Modern Sistem HCS.

Di mana, HCS melatih masyarakat yang berminat di dunia ternak kambing untuk Berternak 1 ekor kambing yang dalam 4 tahun kemudian bisa meraup penghasilan bersih 1,2 milyar. Tanpa sibuk mencari rumput (nyabit/ngarit), tanpa mengembala (angon), tanpa diganggu bau pesing kotoran. Maka, jika Anda mitra HCS, Anda bisa mengikuti Pelatihan Cara Ternak Kambing Modern Sistem HCS ini secara GRATISSS!!

Menggunakan Cara Ternak Kambing Modern Sistem HCS sampai-sampai ditempel di hidung pun kotoran ternak kambing tidak ada baunya. Beda kan dengan kebanyakan cara peternak kambing pada umumnya?

Cara Ternak Kambing Modern Sistem HCS:

  1. PEMBUATAN KANDANG
  2. PEMILIHAN BIBIT
  3. PEMBUATAN PMT (Pengganti Makanan Ternak), ucapkan selamat tinggal buat ngarit/nyabit mencari rumput. HCS juga menyediakan bahan pembuat makanan. Jadi tidak perlu khawatir.
  4. PEMELIHARAAN KESEHATAN
  5. Cara PENGGEMUKAN KAMBING dengan Pola makan Organik.
  6. Dan juga materi tambahan:

– Cara Pembuatan Pupuk Organik, dengan Bahan Dasar Kotoran Kambing Organik.
– Cara Pembuatan Pakan Ikan/Pelet Lele dari Kotoran Kambing Organik

Jika pemeliharaan baik dan pengolahan makanan sempurna maka, bau kambing yang biasanya menyengat akan hilang dan cenderung tidak berbau.

Demikian juga dengan bau kandang, dengan sendirinya akan terbebas dari bau kotoran yang sangat mengganggu lingkungan.

Melihat kenyataan seperti itu, maka untuk PENGGEMUKAN KAMBING dengan cara ini bisa juga diterapkan di Wilayah Pinggiran Kota.

Manfaat Produk HCS (SOC) bagi hewan ternak antara lain:

  • Menyehatkan ternak.
  • Mengurangi biaya produksi dan pemeliharaan
  • Mengurangi stress dan menambah daya tahan terhadap penyakit
  • Meningkatkan Antibodi pada ternak
  • Menyeimbangkan microorganisme di dalam rumen hewan dan meningkatkan nafsu makan
  • Mempercepat pertumbuhan ternak
  • Meningkatkan kesuburan dan meningkatkan produksi daging
  • Mengurangi angka kematian pada anak Ayam
  • Mempertinggi kwalitas pada telur ayam.

Dengan MISI HCS:

  • Memberikan Kesadaran untuk menjadi SDM yang Profesional dan bertaqwa kepada Allah SWT.
  • Mencerdaskan dan meningkatkan Perekonomian Bangsa
  • Membentuk Etos Kewirausahaan.
  • Membantu masyarakat untuk menemukan POTENSI USAHA di Lingkungan sendiri.

 

Untuk informasi dan pendaftaran Mitra HCS bisa klik:

cara ternak kambing modern program hcs

Akhir kata… Banyak peternak kambing atau domba dengan MODAL BESAR dan memiliki BANYAK KARYAWAN pencari pakan, namun keuntungannya tidak seberapa. Bandingkan dengan cara ternak kambing pola HCS; bahan pakan bikin sendiri (cukup dengan jerami padi), biaya murah (1 orang karyawan bisa menghandle 100 ekor kambing). Tentu, hasilnya jauh lebih maksimal berkat Sistem HCS yang unik.

Klik gambar di bawah ini untuk mendaftar menjadi MITRA HCS.
DAFTAR HCS

tempat beli soc

Kata kunci pilihan:

ternak kambing,Cara ternak kambing,cara beternak kambing,budidaya kambing,beternak kambing,ternak,cara berternak kambing,ternak kambing jawa,Budi daya kambing,cara budidaya kambing,cara memelihara kambing,kambing jawa,ternak kambing modern,peternakan kambing,ternak kambing hcs,berternak kambing,ternak kambing gibas,cara ternak kambing jawa,peternak kambing,hcs sidoarjo,cara ternak kambing modern,