SOC HCS untuk Lele
SOC HCS untuk Lele

SOC HCS untuk Lele – Ternak Lele Tanpa Beli Pakan dengan memanfaatkan Suplemen Organik Cair – SOC dari HCS.

Ikuti pelatihan budidaya lele pola HCS bersama HCS Nusantara.

Untuk mengukit pelatihan dan bimbingan aplikasi SOC HCS untuk lele, Anda harus menjadi mitra HCS terlebih dahulu.

Bagaimana Cara menjadi mitra HCS?
Info Pendaftaran sebagai mitra HCS bisa klik: PROGRAM HCS.

Baca juga:

Kata kunci pilihan:

almat nitro bacter lamongan,

Budi daya lele adalah salah satu usaha yang dapat anda jalani untuk mengisi waktu luang maupun untuk usaha pokok.Ya, budi daya lele ini juga cocok untuk dijadikan sebagai usaha pokok karena keuntungan yang diperoleh darinya lumayan besar.

Sedangkan alasan mengapa budi daya lele dapat dijadikan sebagai usaha sampingan yaitu karena perawatannya yang mudah.Sehingga anda yak memerlukan banyak waktu untuk merawatnya.

Tak hanya itu, lele juga merupakan jenis ikan yang perkembangannya sangat cepat.Hanya dalam hitungan beberapa bulan (tergantung kebutuhan), ikan lele sudah dapat di panen.

Nah bagi anda yang ingin panen lele lebih cepat, cara terbaik adalah dengan member banyak asupan makanan. Bukan hanya makanan pur atau olahan saja.Namun makanan organic berupa makanan fermentasi yang telah dicampur dengan SOC.

SOC yaitu sebuah suplemen organik air yang akan memberikan berbagai manfaat untuk pertumbuhan ikan lele. Karena terbuat dari 100% bahan alami, SOC ini sangat aman dan tidak beresiko menyebabkan efek samping bagi kesehatan maupun pertumbuhan lele.

Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa manfaat SOC untuk lele.

1.      Karena merupakan suplemen, kegunaan pokok dari SOC adalah untuk meningkatkan nafsu makan lele. Sehingga dengan begitu leleakan mengonsumsi pakan dalam jumlah lebih banyak disbanding biasanya. Nah karena pakan yang dikonsumsi lebih banyak secara otomatis lele pun akan lebih cepat gemuk.

2.      Tak sekedar menjadi gemuk, namun daging yang dihasilkan pun berkualitas baik. Dimana daging lele menjadi lebih padat dan akibatnya lele pun menjadi lebih berat ketika ditimbang. Selain itu, daging lele juga lebih putih yang menandakan kualitas protein yang terdapat di dalamnya baik.

3.      Daging lele yang tebal akan terbebas dari kolesterol jahat yang apabila dikonsumsi manusia akan membahayakan kesehatan manusia.

4.      Jika biasanya waktu pertumbuhan lele (untuk lele konsumsi ukuran sedang) biasanya mencapai umur 3 bulanan, dengan memberikan pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC ini pertumbuhan bisa 2 kali lebih cepat.

5.      Tak hanya bermanfaat untuk pertumbuhan lele, namun limbah dari kolam juga bisa dimanfaatkan. Jika biasanya endapan pada kolam lele langsung dibuang karena hanya berupa lumpur, namun karena anda memberikan pakan fermentasi maka endapan ini kemudian bisa dimanfaatkan untuk pupuk organic.

6.      Selain dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik, kolam lele yang biasanya berbau kurang sedap pun akan mengeluarkan bau yang tak semenyengat biasanya.

6 manfaat SOC untuk lele tersebut bisa anda perole dengan maksimal jika anda memberikan akan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC ini setiap hari. Tak perlu khawatir, karena pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang (beberpa hari), yang terpenting adalah anda menyimpannya dengan baik (di tempat terbuka).

Lalu apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuat pakan fermentasi lele dengan campuran SOC dan bagaimana cara pembuatannya? Berikut ini panduannya untuk anda.

Bahan

1.      Kotoran ternak, bisa berupa kotoran kambing maupun kotoran sapi.

2.      Limbah sayuran berupa dedaunan ataupun gedebog pisang.

3.      Ampas tahu sebagai bahan tambahan

4.      Gula pasir yang telah dicairkan dengan cara membuatnya menjadi caramel, kemudian diberi air. Pemberian air ini dilakukan ketika gula masih panas sehingga akan mudah mencair. Namun pastikan anda hati-hati, sebab caramel akan mengeluarkan uap yang sangat panas ketika diberi air. Akan tetapi jika anda ingin yang lebih praktis, maka beli saja tetes tebu yang merupakan limbah dari proses pembuatan gula,

5.      Jangan lupa siapkan pula suplemen organic cair SOC.

Jika sema bahan sudah siap, kemudian siapkan terpal dan plastic berukuran besar untuk proses fermentasi. Nah berikut ini beberapa langkah pembuatan pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC.

1.      Langkah pertama adalah dengan mencampurkan larutan SOC dengan larutan gula>perbandingannya sendiri yaitu 15 liter banding 5 tutup SOC. Setelah itu aduk kedua larutan tersebut sampai rata dan diamkan beberapa saat.

2.      Sembari menunggu, anda bisa mencincang limbah sayur. Ya, limbah sayur sebaiknya dicincang menjadi potongan kecil agar nantinya mudah dimakan lele dan proses fermentasi pun lebih cepat.

3.      Setelah limbah sayur menjadi potongan kecil. Kemudian campurkan dengan dedak dan ampas tahu. Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan diamkansekitar 15 menit.

4.      Ketika bahan-bahan tadi sudah tercampur rata dan setelah 15 menit didiamkan, kemudian semprotkan cairan yang terdiri dari larutan gula dan SOC.

5.      Tak perlu menyemprotkan larutan gula dan SOC ini terlalu banyak karena hanya dengan sedikit penggunaan pun SOC sudah mampu menfermentasi bahan-bahan tersebut dengan baik.

6.      Sebelum di aduk, terlebih dahulu taburkan garam beryodium secukupnya. Kemudian setelah itu baru aduk sampai rata.

7.      Setelah itu masukkan pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC ini ke dalam plastic besar dan tut[ rapat hingga kedap udara. Tujuan mengapa pakan ini harus di diamkan dalam ruang yang kedap udara adalah agar bakteri yang akan menfermentasi pakan lele ini berkembang dengan baik. Akan tetapi jangan biarkan plastic tertutup lebih dari 3 jam, sebab jika lebih maka pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC akan lebih mudah busuk.

Mudah bukan cara pembuatan pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC? Nah yang harus anda perhatikan dari proses pembuatan pakan fermentasi untuk lele dengan campuran SOC ini adalah waktu fermentasi serta campuran SOC yang digunakan.

Untuk campuran SOC, anda bisa menggunakan SOC sebanyak 2 tutup botol saja dengan dengan dicampurkan ke dalam 1 liter air bersih. Dan setelah itu baru campurkan dengan larutan gula.

Lalu bagaimana anda bisa mendapatkan SOC ini?Salah satu produk SOC terbaik bisa anda dapatkan di mitra HCS. HCS sendiri merupakan sebuah produser atau merek SOC yang menjanjikan produk terbaik dan dengan harga terjangkau.

Lain dengan suplemen organic cair lainnya, SOC dari HCS ini dijamin asli dan tak berbahaya untuk hewan ternak. Selain itu, keunggulan lain yang dapat anda peroleh dengan membeli produk SOCHCS adalah dapat dibeli dimana saja.

Karena produk ini juga dijual secara online.Dan bagi anda yang ingin mendaftarsebagai mitra HCS bahkan bisa mendapatkan produk dengan harga miring. Serta bisa mengajak mitra lain dan mendapatkan keuntungan dari itu. Dimana untuk satu orang anggota baru anda akan mendapat komisi 50 ribu rupiah.

Bagaimana, tertarik untuk menjadi mitra HCS dan mendapatkan untung besar?

Pelatihan dan Bimbingan Ternak / Budidaya Lele Pola SOC HCS

Sebagai negara agraris dengan dua musim Indonesia berpotensi besar unggul di sektor peternakan….memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita dijadikan pakan…sehingga memudahkan peternak lebih kreatif dan kerja semakin ringan.

Nah, bagaimana cara beternak lele secara lebih menguntungkan menggunakan pola SOC HCS Nusantara? Dapatkan panduannya bersama Program HCS Nusantara.

Yuk bergabung jadi mitra HCS Nusantara. Klik tombol DAFTAR berikut ini.

cara mendaftar menjadi mitra hcs

Apakah bisa beli Suplemen Organik Cair – SOC HCS untuk lele eceran 1-2 botol saja (tanpa daftar jadi mitra HCS)?

Oo… Bisa sekali 🙂

Untuk mencoba SOC HCS untuk lele bisa beli eceran 1-2 botol. Tidak harus masuk jadi mitra/member HCS.

Kata kunci pilihan:

cara bikin pakan lele pake SOC-HCS,ternak kambing lunas bayar hutang,

Cara Aplikasi SOC HCS untuk Ikan Lele

Budi daya ikan adalah salah satu budi daya hewan yang paling menguntungkan. Bagaimana tidak, hanya bermodalkan kolam ikan dan pakan, tanpa perawatan rumit lainnya saja anda sudah bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Selain itu, jenis  ikan pun sangat beragam. Sehingga dapat disesuaikan dengan keadaan atau suhu di tempat anda tinggal. Ya, karena ikan merupakan hewan yang tumbuh kembangnya cukup terpengaruh oleh suhu.

Selain itu, tumbuh kembang ikan juga tentunya sangat tergantung dengan asupan pakan yang diberikan. Mungkin selama ini anda banyak memberikan pakan berupa pelet yang didapatkan dari toko-toko pakan ikan.

Memang benar pelet ini dapat dengan mudah didapatkan dan terbukti cukup cepat dalam membuat ikan menjadi besar. Akan tetapi, jika ikan hanya diberi pakan berupa pelet tanpa campuran pakan organik tentu kualitas dagingnya akan kurang bagus.

Nah oleh karena itulah, baiknya anda sering memberikan ikan berupa pakan organik yang terbuat dari beberapa bahan yang difermentasi. Dalam proses pembuatan pakan fermentasi untuk ikan ini, anda harus mencampurkan SOC (suplemen organic cair), yaitu sebuah suplemen bio organik yang memberikan banyak manfaat untuk pertumbuhan ikan.

Cara Aplikasi SOC HCS Untuk Pakan Ikan Lele Fermentasi

Selain itu, karena terbuat dari bahan alami, maka SOC ini sangat aman digunakan dan tidak beresiko menimbulkan efek samping bagi kesehatan ikan. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa manfaat SOC untuk ikan.

1.      SOC merupakan suplemen yang dapat meningkatkan nafsu makan ikan. Itulah mengapa SOC digunakan untuk campuran pakan fermentasi ikan. Karena dengan begitu maka ikan akan mengonsumsi pakan fermentasi yang diberikan dengan jumlah yang banyak.

2.      Karena nafsu makan ikan bertambah dan jumlah pakan yang dikonsumsi pun bertambah, secara otomatis maka pertumbuhan ikan akan menjadi lebih cepat. Bahkan pada beberapa jenis ikan seperti ikan lele, pertumbuhan bisa mencapai 2 klai lipat lebih cepat dari waktu normal.

3.      Tak sekedar cepat besar atau gemuk, namun kualitas daging yang dihasilkan pun sangat berkualitas. Ini bisa dibuktikan dengan warna daging yang putih bersih (untuk jenis ikan berdaging putih, seperti ikan mas). Selain itu, dalam tubuh ikan pun tak akan banyak dijumpai selaput lemak yang membuatnya berkendal ketika dimasak.

4.      Manfaat berikutnya yang mungkin tak anda sangka adalah daging yang dihasilkan dari ikan yang diberi pakan fermentasi dengan campuran SOC adalah daging yang bebas dari kolesterol. Jadi, bagi anda yang menderita penyakit kolesterol tak perlu lagi khawatir karena ikan yang anda konsumsi 100% sehat, asalkan anda juga mengolahnya dengan benar.

5.      Jika selama ini anda sering kali menjumpai endapan pada kolam ikan yang beraroma sangat tak sedap, dengan penggunaan pakan fermentasi ini endapan pada kolam ikan tidak akan beraroma semenyengat biasanya. Bahkan, endapan tersebut pun bisa digunakan untuk pupuk organik.

5 manfaat Supmenen Organic Cair (SOC) untuk ikan tersebut dapat anda peroleh dengan maksimal ketika anda rajin memberikan pakan fermentasi dengan campuran SOC setiap hari, minimal 1 kali sehari. Keuntungan lain dengan anda memberikan pakan fermentasi pada ikan adalah pengeluaran biaya pakan yang lebih murah.

Ya, karena bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat pakan fermentasi ini merupakan limbah dan sangat mudah didapatkan. Apa saja bahan-bahan tersebut? Berikut beberapa diantaranya.

1.      Feses kambing sebanyak 50 kg.

2.      Tepung ikan sebanyak 10 kg.

3.      Ampas tahu sebanyak 30 kg.

4.      SOC HCS sebanyak 10 tutup botol saja.

5.      Air sebanyak 3 liter.

6.      Gula pasir sebanyak 2 sendok makan.

7.      Dedak atau bekatul sebanyak 10 kg.

Nah setelah semua bahan terkumpul, kemudian siapkan alat untuk membuat pakan fermentasi untuk ikan dengan campuran SOC ini, yaitu hanya terpal atau alas dan kantung plastik berukuran besar.

Jika sudah siap, lanjut ke langkah-langkah pembuatannya.

1.      Siapkan terpal di tempat terbuka, kemudian letakkan kotoran kambing dan tepung ikan, ampas tahu serta dedak di atasnya. Campur semua bahan menjadi satu.

2.      Pastikan semua bahan tercampur rata. Apa bila anda kurang nyaman dengan aroma fases kambing, maka bisa menggunakan sekop atau alat lain yang tak mengharuskan anda mencampurnya menggunakan tangan, kemudian pastikan anda menggunakan masker.

3.      Setelah semua bahan tercampur rata, diamkan selama beberapa menit.

4.      Sembari menunggu, anda bisa membuat larutan yang terdiri dari campuran 10 tutup botol SOC, 3 liter air, dan gula pasir. Campur semua bahan hingga gula pasir larut kedalam air dan SOC.

5.      Langkah berikutnya adalah dengan menyiramkan larutan ini pada bahan-bahan yang telah dicampur tadi. Pastikan anda menyiramkannya dengan rata. Tak perlu terlalu banyak, asalkan semua bahan sudah basah oleh larutan tersebut.

6.      Kemudian aduk lagi hingga semua bahan dan larutan tercampur menjadi satu.

7.      Baru setelah itu masukkan bakal pakan fermentasi untuk ikan dengan campuran SOC ini  ke dalam kantung plastic yang telah disiapkan sebelumnya,

8.      Tutup rapat kantung plastik hingga menjadi ruang hampa udara. Tujuan mengapa kantung plastic harus hampa udara adalah karena bakteri yang membuat bahan-bahan tersebut berfermentasiakan berkembang dengan baik pada ruang hampa udara.

9.      Setelah tertutup rapat, diamkan pakan fermentasi ini selama kurang lebih 3 jam.

10.  Pakan fermentasi untuk ikan dengan campuran SOC pun siap diberikan pada ikan-ikan anda.

Yang harus anda perhatikan dalam aplikasi Suplemen Organic Cair SOC ini adalah jumlah larutan SOC yang digunakan serta lama proses fermentasi. Pastikan anda mencampurkan larutan dengan dosis yang pas. Karena larutan inilah yang akan menumbuhkan bakteri.

Selain itu, waktu atau lamanya proses fermentasi (pendiaman bahan-bahan dalam kantung plastik hampa udara) juga akan sangat mempengaruhi hasil pakan ikan tersebut. Di mana ketika anda mendiamkannya lebih dari 3 jam maka pakan fermentasi tersebut akan ditumbuhi bakteri dalam jumlah yang sudah tak baik lagi untuk dikonsumsi, atau dengan kata lain pakan fermentasi tersebut akan kurang baik lagi diberikan pada ikan-ikan anda.

Setelah membahas semua manfaat dan proses pembuatan pakan fermentasi untuk ikan dengan campuran SOC, mungkin anda bingung dimana bisa mendapatkan SOC.

Jangan bingung, Karena Suplemen Organic Cair SOC dijual di seluruh daerah di Indonesia.Dan yang lebih mudahnya, SOC HCS juga dapat dibeli secara online. Jadi bagi anda kebetulan tak sempat untuk pergi ke took pertanian dan pakan hewan, hanya dengan berdiam diri dirumah pun SOC bisa dibeli dan akan diantar sampai ke tujuan.

Untuk masalah harga pun tak perlu resah, karena produk bermanfaat dan berkualitas terbaik ini dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau. Anda bisa membandingkan sendiri dengan suplemen-suplemen organic cair lainnya.

Segera dapatkan SOCHCS dan buktikan sendiri manfaatnya. Info Harga SOC HCS untuk ikan lele klik: SUPLEMEN ORGANIK CAIR untuk Lele.

Kata kunci pilihan:

https://programhcs com/cara-aplikasi-soc-suplemen-organic-cair-untuk-pakan-ikan-lele-fermentasi/,cara menggunakan soc untuk lele,fermentasi pelet lele dengan soc,bioboost untuk lele,cara fermatasi pelet dgn gdm cair,

Semasa kecil saya dulu tak pernah membayangkan akan ada budidaya / ternak ikan lele di kolam terpal. Karena yang ada dulu itu ya, klo budidaya lele pasti mencangkuli tanah membuat kolam (joblangan klo dalam bahasa Jawa). Tapi…. hemmm… orang sekarang akalnya pada pinter-pinter. Teknologi semakin maju. Sehingga budidaya / ternak ikan lele di kolam terpal menjadi sebuah peluang usaha yang dilirik banyak orang. Subhanallah!

Cara Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal Lengkap untuk Pemula

Kini menjamur di sana-sini pebisnis budidaya dengan teknologi tepat guna. Ada yang mengembangkan dalam bercocok tanam (pepohonan), ada penemuan-penemuan di bidang perikanan, dan sebagian lainnya di dunia peternakan. Budidaya ini selain melestarikan apa yang dibudidaya agar tetap ada dan terjaga, juga dijadikan lahan pemasukan dana dalam bidang bisnis. Maraknya budidaya juga menjalar ke jenis #ikan lele. Dewasa ini, banyak ditemui pebisnis budidaya lele yang tersebar di banyak tempat tanpa perlu membutuhkan ruang yang luas. Yakni budidaya / ternak ikan lele di kolam terpal.

Kenali Jenis Lele Sebelum Mulai Bisnisnya

Lele merupakan jenis ikan yang memiliki tubuh licin dan pipih memanjang. Lele juga dikenal dengan patilnya seperti kumis panjang di area sekitar mulutnya. Nama lele sendiri untuk masing-masing daerah berbeda-beda. Misalnya, di daerah Sumatera Barat ikan lele disebut sebagai ikan kalang, ikan keli untuk Malaysia, ikan penang di Kalimantan Timur, ikan cepi di Sulawesi Selatan, dan lain sebagainya.

Nama lele sendiri memiliki nama ilmiah yaitu Clarias yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu Chlaro, yang mengandung arti lincah dan gesit serta kuat. Hal ini dikarenakan ikan lele memiliki ketahanan hidup yang sangat tinggi. Ikan lele mampu hidup di berbagai di kondisi air (kecuali air laut) dengan sumber makanan apapun juga. Kondisi seperti ini yang membuat peternak lebih mudah membudidayakan ikan lele karena pemeliharaannya yang tidak sulit.

Cara Lengkap Budidaya Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal bagi Pemula
image by: alvindwiputra.id

Lele sendiri diperkirakan memiliki sekitar 50-60 jenis spesies, seperti yang terdaftar menurut Ferraris (2007) yang merajuk dari sumber Wikipedia. Yaitu seperti jenis Clarias Alluaudi yang penyebarannya terdapat di danau Victoria dan juga Tanganyika Afrika. Ikan lele jenis Anfractus yang berhabitat di Sabah. Ikan lele jenis Anguillaris yang berendemik di sungai Togo Ghana ataupun Pantai Gading. Ikan lele jenis Batrachus atau yang sering disebut lele kampung habitat penyebarannya di sekiar wilayah Asia Selatan.

Baca juga: Ternak Ikan Lele Pola HCS

Sedangkan untuk wilayah Jepang, Taiwan, Vietnam dan juga Tiongkok, jenis ikan lele yang menyebar di sekitar wilayah ini berjenis Clarias Fuscus. Di Indonesia sendiri sering mendengar nama lele dumbo, lele ini termasuk dalam kategori ikan lele berjenis Clarias Gariepinus, yang wilayah penyebarannya tidak hanya di Indonesia, akan tetapi juga di sekitar wilayah Afrika dan Asia Tenggara lainnya. Selain itu, masih banyak lagi jenis lele lainnya seperti Clarias Salae, Clarias Pseudonieuhofil, Clarias Nigricans, Clarias Falconeri dan masih banyak lagi jenis-jenis lainnya yang tersebar di seluruh dunia.

Bagaimana Cara Budidaya / Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal untuk Pemula?

Budidaya / Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal memang lebih menguntungkan bagi peternak dan jauh lebih efisien dalam pemeliharaannya. Setelah mengenal beragam jenis #ikan lele, peternak sudah memahami jenis ikan lele apa yang akan dibudidayakan.

Ikan lele sendiri memiliki banyak manfaat untuk diolah sebagai bahan makanan yang baik, karena mengandung vitamin D dan juga asam lemak omega-6. Selain dibudidayakan untuk kebutuhan pangan, ikan lele juga sering dimanfaatkan sebagai pemakan hama sawah, pemakan jentik-jentik nyamuk dalam saluran air yang menggenang dan dapat membersihkan lokasi-lokasi yang tercemar. Kondisi fisik ikan lele yang mudah bertahan hidup inilah yang membuat lele mudah pula untuk dibudidayakan tanda adanya kesulitan yang berarti.

Bibit ikan lele sendiri mudah diperoleh dan dipasarkan dengan harga yang sangat terjangkau. Karena mayoritas penduduk Indonesia mengkonsumsi ikan lele, hal ini tentu saja membuat peternak ikan lele mudah meraup keuntungan dari peluang usaha ternak ikan lele dengan kolam terpal tanpa membutuhkan banyak perawatan dan pemeliharaan dalam pembudidayaannya. Ternak ikan lele juga memiliki masa panen yang singkat sehingga peternak tidak perlu menunggu lama untuk dipanen seperti layaknya beternak ikan gurame.

Di Indonesia sendiri, jumlah peternak ikan lele terus bertambah untuk setiap tahunnya, dan penambahan ini justru tidak membuat peternak saling bersaing mencari pembeli, namun justru semakin mencukupi akan kebutuhan pangan di Indonesia.

Baca juga: Ternak Lele Memanfaatkan SOC HCS tanpa Beli Pelet

Manfaat Budidaya / Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal

Peluang bisnis Budidaya / Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal  terus terbuka lebar. Kemunculan budidaya lele dengan memanfaatkan terpal ini memiliki beberapa kelebihan bagi peternak, di antaranya adalah:

  • Ikan lele yang dihasilkan tidak berbau lumpur, hal ini tentu saja dikarenakan lele tidak langsung menyentuh dasar kolam yang umumnya terbuat dari tanah. Ikan lele yang tidak berbau lumpur tentu saja menghasilkan cita rasa yang lebih enak dibandingkan dengan lele yang dirawat di kolam biasa. Ikan lele yang memiliki cita rasa yang enak dan tidak berbau, umumnya menjadi incaran tempat-tempat bisnis kuliner yang berskala lebih tinggi seperti hotel dan restoran. Tentu saja hal ini membuat harga jual ikan lele menjadi lebih tinggi.
  • Ikan lele yang dibudidayakan di kolam terpal bersifat fleksibel atau mudah dipindahkan. Hal itu karena proses penangkapan atau pemindahan ikan lele tersebut tidak menyulitkan para peternak.
  • Kelebihan lainnya dari budidaya menggnakan terpal ialah bisa dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas dangan harga yang minim.

Tipe budidaya ikan lele sendiri bisa di kategorikan menjadi 2 tipe, yaitu budidaya untuk lele anakan dan budidaya untuk ikan lele panen. Untuk budidaya ikan lele anakan, peternak bisa memanennya di usia 1 hingga 2 bulan. Ikan lele anakan ini tentu saja ditujukan sebagai bibit budidaya ikan lele itu sendiri. Sedangkan untuk ikan lele konsumsi, umumnya dipanen setelah usia lele mencapai 4 bulan lebih. Sehingga dalam 1 tahunnya, para peternak ikan lele panen ini mampu memanen ikan lele sebanyak 3 kali musim.

Dalam pemeliharaannya, ikan lele tidak membutuhkan banyak perawatan. Air kolam tidak perlu sering-sering diganti, bahkan sampai masa panen yang akan datang. Hal yang perlu lebih diperhatikan adalah sumber makanannya, dimana kita harus memberikan cukup makanan dengan jadwal pemberian makan yg konsisten. Sebab ikan lele memiliki sifat kanibalisme. Dengan demikian, hal ini menyebabkan mereka akan saling memakan satu sama lain apabila pemberian makanan yang terlambat atau tidak cukup.

Banyak peternak ikan lele yang memilih alternatif lain dalam memilih pakan. Hal ini dikarenakan pemberian pakan pelet ayam biasanya membutuhkan asupan yang banyak untuk memenuhi kebutuhan makan dari ikan lele tersebut.

Itu sebabnya, banyak peternak yang mengambil alternatif dengan memberikan makanan lain seperti bangkai unggas. Pemberian pakan seperti ini lebih bisa mencukupi kebutuhan ternak dengan biaya yang jauh lebih murah. Atau juga bisa dengan memberikan pakan seperti jeroan atau organ-organ dalam ayam atau unggas.

Dari penjabaran di atas, maka dapat disimpulkan bahwa peluang-peluang usaha ternak lele dengan #kolam terpal memiliki banyak keuntungan dan peluang yang menjanjikan. Apabila dijalani dengan baik dan mengikuti pemahaman budidaya yang terstruktur, tentu saja peternak dapat mendulang pundi-pundi rupiah dengan hasil yang memuaskan.

Kembali lagi kepada pernyataan bahwa tidak ada suatu bisnis yang bisa dihasilkan secara instan. Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil terbaik, peternak harus memperhatikan dan menjalani bisnis dengan teliti dan juga agar hasilnya pun menjadi maksimal.

Cara Budidaya / Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal Lengkap untuk Pemula Metode HCS

Beberapa tahun terakhir, komunitas Program HCS menerapkan teknologi tepat guna dalam hal pembuatan pakan lele (pelet). Metode ini bisa meringankan para pelaku usaha peternakan lele secara umum. Tidak terbatas pembudidaya lele di kolam terpal saja. Yang pasti, karena PT HCS memiliki produk fenomenal yakni Suplemen Organik Cair (SOC), maka dalam hal pembuatan pakan lele ini pun wajib menggunakan SOC HCS ini.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Lengkap untuk Pemula
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Lengkap untuk Pemula

Apapun jenis ikan lelenya, baik itu sangkuriang, dumbo, dll bisa diberikan pelet apung racikan mitra HCS ini. Perlu diketahui bahwa mitra HCS di seluruh Indonesia menganut metode integrated farm. Secara gampangnya, mereka beternak ayam, kambing, sapi, kelinci dan lain-lain secara modern. Di mana pakannya menggunakan pakan fermentasi menggunakan #SOC HCS. Nah dari usaha ternak tersebut akan dihasilkan kotoran (limbah). Sebagian kotoran ternak dijadikan bahan pembuatan pakan hewan ternak yang dianggap cocok. Sebagian lagi ‘dibuang’ ke sawah sebagai pupuk. Lalu, dari hasil sawah akan menghasilkan limbah lagi seperti jerami padi, titen kedelai, batang jagung, dll. Limbah-limbah pertanian tersebut diolah kembali, difermentasi untuk dijadikan pakan ternak. Demikian seterusnya sehingga saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya.

Baca juga: Cara Membuat Pelet Pakan Ikan Lele Organik

Kembali ke topik pakan lele. Bahan untuk pembuatan pelet untuk ikan lele di sini juga menggunakan kotoran atau feses domba / kambing yang sudah mengkonsumsi pakan fermentasi dengan SOC HCS. Adapun bahan-bahan yang di gunakan sebagai berikut :

  • Kotoran ternak yang sudah menggunakan pola HCS 30%.
  • Ampas tahu atau bungkil kedelai 15%.
  • Tepung ikan atau jika tidak ada bisa menggunakan kepala udang 10%.
  • Bekatul atau dedak halus 25 %.
  • Terasi ( yang sudah di rebus hingga mendidih) 10%.
  • Tepung daun atau bisa menggunkan sayuran sisa pasar 5%
  • Bulu ayam yang sudah di haluskan 5%.
  • SOC 5 tutup botol per 1 kwintalnya dan gula pasir kira-kira 10 sendok atau sesuaikan dengan jumlah bahan-bahannya.

Cara membuat:

  • Larutkan SOC ke dalam air dan gula pasir diamkan selama 15 atau 30 menit. Lebih bagus lagi jika semalam sebelumnya kita sudah membuat larutan SOC + gula pasir maka akan semakin menghemat #SOC HCS nya.
  • Gunakan alat semprot dan semprotkan ke semua bahan dan aduk-aduk hingga benar-benar merata.
  • Jangan terlalu banyak air kira-kira 30% dalam keadaan mamel (jika di kepal terbentuk padatan dan tidak pecah jika di lepas kepalan tangan).
  • Fermentasikan bahan tersebut hingga 24 jam dan pakan siap di berikan.
  • Jika ingin di keringkan gunakan penggiling kacang atau daging dan jemur hingga benar-benar kering atau gunakan oven untuk mengeringkannya.

Demikian itulah Cara Budidaya / Ternak Ikan Lele di Kolam Terpal Lengkap untuk Pemula. Saran kami, gali informasi sebanyak-banyanya sebelum anda memulai usaha ternak lele ini. Semakin banyak referensi akan semakin baik sekalipun cara-cara membuat pakan lele ini di susun dari pengalaman dan juga referensi dari beberapa buku dan beberapa website, alangkah baiknya jika anda terjun langsung melakukannya. Karena kesuksesan anda akan anda raih jika anda melakukannya sendiri alias ACTION sekarang juga.

Info lengkap tentang Suplemen Organik Cair ini bisa dilihat pada (klik) SOC HCS.

Kata kunci pilihan:

ternak lele kolam terpal,budidaya ikan lele di kolam terpal,budidaya lele kolam terpal,ternak lele terpal,cara budidaya ikan lele di kolam terpal,cara budidaya ikan lele,budidaya ikan lele,cara budidaya lele kolam terpal lengkap,kolam lele terpal,cara ternak lele,kolam terpal lele,budidaya ikan lele kolam terpal,budidaya lele terpal,cara budidaya lele,cara ternak ikan lele,Cara ternak lele terpal,cara ternak lele kolam terpal,cara budidaya lele kolam terpal,ternak lele kolam terpal pemula,cara budidaya ikan lele kolam terpal,kolam lele,

Pada artikel sebelumnya tentang Ternak Lele Memanfaatkan SOC Tanpa Beli Pelet sudah diceritakan tentang kesuksesan mitra HCS dalam budidaya lele organik. Di bagian lain postingan ProgramHCS.com ini juga telah dijelaskan tata cara pembuatan pakan fermentasi untuk ternak kambing.

Nah, pada kesempatan ini akan diuraikan tentang manfaat Suplemen Organik Cair (SOC HCS) untuk ternak lele. Khususnya tentang cara membuat pakan fermentasi / pelet untuk budidaya lele.ternak lele soc hcs

Berdasar pengalaman para mitra HCS, Ternak / budidaya IKAN LELE dengan menggunakan pakan fermentasi SOC BISA PANEN UMUR 50 hari. Bukan cuma bisa panen lebih cepat. Bahkan dari segi hasil panen pun mengalamai peningkatan signifikan. Jika dirasa ribet dengan cara membuat pakan fermentasi untuk lele seperti diuraikan di bawah, Anda bisa beli PAKAN YG TERMURAH SAJA LALU DIFERMENTASI DGN SOC. Silakan buktikan peningkatan HASILnya.

Kelebihan lain dari budidaya lele organik dengan pola SOC HCS:

  • Bisa menghilangkan bau tak sedap pada AIR KOLAM
  • Hemat biaya perawatan.
  • Bobot ikan lele lebih berat dan harga jualnya lebih tinggi.
  • Tidak perlu mengganti air kolam.
  • Lele organik mempunyai rasa yang lebih gurih.
  • Memberi pendapatan tersendiri bagi peternak sapi/kambing/ayam di sekitar.
  • Lebih aman untuk kesehatan.
  • Nilai gizinya lebih tinggi dan kolesterolnya lebih rendah.
  • Air bekas budidaya lele organik sangat baik untuk memupuk tanaman.
  • Dan masih banyak lagi.

Secara garis besar, tahapan ternak lele organik pola HCS adalah sebagai berikut:

Tahap Pertama

  • Penebaran benih kedalam kolam yang telah berisi air (tahap awal, kedalaman air tak lebih dari 30cm) yang sudah dikondisikan cukup untuk pesediaan pakan selama 29 hari berupa plankton.
  • Sarana pembuatan plankton dengan bahan dasar kotoran ternak dan ampas tahu atau sayur limbah yang telah difermentasi dengan SOC HCS, selama 24 jam, lalu dimasukkan dalam karung goni yang tertutup rapat sebanyak 6 karung, Kemudian 6 karung tadi dimasukkan dalam air, untuk memicu pertumbuhan plankton sebagai makanan alami ikan.
  • Setelah 15 hari dalam kolam, maka air kolam telah dipenuhi oleh plankton yang cukup untuk persediaan pakan alami sampai 29 hari.
  • Jangan lupa, sehari sebelum benih ditaburkan, larutkan SOC HCS dengan perbandingan : per 2 m3 dengan 1 tutup botol.

Tahap kedua

Setelah 15 hari, maka kolam telah siap ditaburi benih. Lakukan beberapa hal untuk proses penebaran benih sebelum masuk ke air kolam, adalah sebagai berikut :

Siapkan air secukupnya dalam 3 ember/timba.

  • Ember/Timba yang pertama, larutkan formalin atau alcohol 20%.
  • Ember/Timba yang kedua, larutkan SOC dengan dosis 1cc SOC : 2 ltr air.
  • Ember/Timba yang ketiga, isilah dengan air kolam yang akan diisi benih.
  • Siapkan benih yang akan ditebar, angkat dari air dengan saringan ikan.
  • Secepatnya celupkan ke dalam air larutan formalin/alcohol 20%
  • Lalu celupkan pada ember ke 2 dengan larutan SOC HCS, lalu angkat.
  • Masukkan ke dalam ember ke tiga yang berisi air kolam dengan tujuan agar benih secepatnya bisa menyesuaikan diri dengan suhu air kolam.
  • Masukkan perlahan ke dalam kolam pembesaran.
  • Anda tak perlu memberi makanan apapun sampai 29 hari, kecuali menaburkan SOC HCS pada minggu ke-2 dan ke-4.
  • Setelah umur 29 hari, angkat ke enam karung tersebut dan ganti dengan yang baru, dan kedalaman air ditambah sekitar 20 cm.

Tahap selanjutnya, Pemberian pelet buatan dari kotoran ternak, ampas tahu, bekatul, dedaunan dan difermentasi dengan SOC HCS selama 24 jam untuk pelet apung.

Cara pembuatan pakan ternak lele dengan fermentasi SOC:

==>Pembuatan pakan ternak lele + SOC untuk 1 – 29 hari

Bahan – bahan yang diperlukan Antara lain :

(1) Kotoran ternak yang diberi pakan fermentasi SOC (90%)
(2) Limbah sayuran (5%)
(3) Ampas tahu (5%)
(4) Gula pasir (1 ons)
(5) Bakteri matrix direkomendasikan SOC HCS (20 tutup)

ternak lele organik soc hcs

Cara pembuatan pakan fermentasi

  1. Campurkan semua bahan : kotoran ternak, limbah sayuran dan ampas tahu aduk sampai rata.
  2. Tambahkan larutan air + SOC yang ditambah gula (Dengan perbandingan 15 lt air : 5 tutup SOC : 200 gr gula pasir) kedalam semua bahan lalu masukan kedalam karung goni dan ditutup rapat dengan perpal diamkan selama 24 jam (buat sebanyak 6 karung goni untuk 1 kolam).
  3. Setelah itu bahan yang telah di fermentasi dimasukan air kolam dengan ketinggian 30 cm , untuk memicu pertumbuhan plankton sebagai makanan alami ikan.
  4. Setelah 15 hari dalam kolam, maka air kolam telah dipenuhi oleh plankton yang cukup untuk persediaan pakan alami sampai 29 hari dan benih siap ditebarkan dalam kolam. Jangan lupa, sehari sebelum benih ditaburkan, berikan larutkan SOC HCS dengan perbandingan : per 2 m³ dengan 1 tutup botol SOC.

 

==>Pembuatan Pakan Ternak Lele + SOC umur 30 hari sampai panen

Bahan-bahan untuk mebuat pelet apung :

  1. Kotoran ternak yang sudah menggunakan SOC (35%)
  2. Ampas tahu (25%)
  3. Bekatul (25%)
  4. Dedaunan (5%)
  5. Terasi (10%)
  6. Gula pasir (100 gr)
  7. Bakteri matrix SOC HCS ( 10 tutup)

Cara pembuatan pelet Apung + SOC

Masukkan semua bahan kedalam bak tambahkan larutan SOC (dengan perbandingan 3 tutup SOC : 10 lt air) aduk-aduk dan diamkan selama 24 jam untuk proses fermentasi. Setelah jadi pakan siap di berikan.

Cara pemanenan ternak Lele Organik

Lele organik siap dipanen pada minggu kedelapan. Cara pemanenan lele organik sama halnya dengan pemanenan lele biasa alias tidak ada perlakuan khusus.

Itulah cara budidaya / ternak lele organik pola HCS dengan mengandalkan obat fermentasi Suplemen Organik Cair dalam pembuatan pakan / peletnya.

Mungkin Anda bertanya, mengapa ternak ikan lele pakan organik pola SOC HCS di atas bisa lebih hemat dari segi biaya?

Coba kita renungkan! Harga pakan lele buatan pabrik yang berbentuk pelet harganya terus beranjak naik dari hari ke hari. Sedangkan membuat sendiri pakan lele fermentasi plus SOC, hanya perlu biaya kisaran Rp.2.000 per kilogram. Perbandingan : Untuk 1 ton ikan lele siap konsumsi, pakan yang dibutuhkan jika menggunakan pelet bisa mencapai 1 ton. Sedangkan jika menggunakan pakan organik Cuma membutuhkan sekitar 230 kilogram.

Kenapa dengan ternak lele pakan organik lebih berbobot dibanding yang biasa? Sebab dilihat dari hasil Satu kilo gram ikan lele non organik, umumnya isinya berjumlah 8 sampai 9 ekor. Sedangkan lele organik jumlah perkilo gramnya hanya 7 sampai 8 ekor, dengan besaran fisik yang sama.

Masih penasaran bagaimana ternak ikan lele organik, kuncinya yaitu gali terus ilmunya, paktekkan pengalamannya dan kalau sudah bisa amalkan ilmunya insyallah tambah barokah.
tempat beli soc

Kata kunci pilihan:

lele organik,pakan lele organik,cara membuat pakan lele organik,fermentasi pelet lele,soc lele,suplemen organik cair untuk ikan,cara membuat pakan lele fermentasi,pembesaran lele pola hcs,cara membuat pakan ikan lele fermentasi,cara fermentasi pelet ikan,panen lele 29 hari,pakan ikan lele organik,obat fermentasi pakan ikan lele,cara budidaya lele pola hcs,pakan fermentasi untuk ikan lele,hcs untuk lele,produk HCS untuk perikanan,cara buat pakan lele organik,pakan organik lele,cara membuat pakan lele pola hcs,cara budidaya lele dengan soc,