SOT Pupuk Cair Kelapa Sawit

Mendengar kelapa sawit, pasti langsung ingat dengan minyak goreng kelapa sawit. Sudah kurang lebih 20 tahun, kelapa sawit banyak diproduksi untuk bahan minyak kelapa. Konon ini merupakan salah satu lahan bisnis yang cukup diperhitungkan di tanah air karena menawarkan keuntungan yang tidak sedikit.

Berikut beberapa keuntungan yang banyak dibicarakan, di antaranya adalah:

  1. Modal investasi cepat kembali, dari mulai penanaman hingga bisa dipanen, kurang lebih 4 tahun setelah masa panen pertama modal akan kembali dan konon pohon kelapa sawit ini akan terus bisa menghasilkan selama 25 tahun.
  2. Rentang harga kelapa sawit cenderung stabil.
  3. Pengerjaannya dilakukan oleh pekerja, jangan heran jika mendengar kalau pebisnis kelapa sawit bisa dapat passive income.
  4. Lahan kelapa sawit yang sudah ditanami juga bisa di jual belikan, dan harganya itu dipengaruhi oleh kualiatas tanaman kelapa sawit yang tumbuh di dalamnya.
  5. Laba dari bisnis kelapa sawit cukup besar, konon bisa sampai tiga kali lipat.

Seperti telah disinggung sebelumnya kebun kelapa sawit bisa bernilai mahal jika tanamannya berkualitas. Untuk mendapatkan kualitas tentunya harus di rawat, iya kan? Lalu bagaimana merawatnya?

Berikut beberapa faktor yang bisa memaksimalkan perawatan kelapa sawit.

  1. Penyesuaian metode dengan lingkungan, bentuk perawatan kelapa sawit setiap daerah berbeda.
  2. Pengendalian gulma secara intensif, di area perkebunan kelapa sawit biasanya tumbuh tanaman pengganggu, yaitu gulma. Kehadirannya dapat mengurangi unsur hara yang ada di dalam tanah lahan. Karenanya perlu pengendalian yang tepat.
  3. Penggunaan alat teknologi tinggi, jika modal memungkinkan pembelian alat berteknologi tinggi akan mengefektifklan pekerjaan untuk pemeliharaan kebun.
  4. Perhatikan cara pemberantasan hama dan penyakit karena akan cukup banyak hama dan penyakit yang bisa ditemui menyerang tanaman sawit.
  5. Pemupukan dengan tepat. Pilih pupuk cair kelapa sawit yang berkualitas. Gunakan pupuk organik sebab dapat menghidupkan microba tanah, sehingga dapat menyebabkan tanah menjadi subur. Saat ini ada banyak pupuk cair kelapa sawit yang sudah jadi, atau bisa juga membuatnya sendiri.

Kenapa harus pupuk cair kelapa sawit? Sebab pupuk cair ini bisa diaplikasikan langsung ke bagian yang ingin kita pupuk dari kelapa sawit tersebut, apakah ingin membuat dahannya kuat, daunnya lebat, akarnya subur, atau ingin cepat berbuah dan memiliki buah yang banyak.

  • Faktor perawatan selanjutnya adalah penunasan perlu diatur sedemikian rupa.
  • Dan yang terakhir ikuti prosedur pemanenan yang benar dengan teknik yang tepat.

Itulah beberapa faktor yang akan membantu kualitas kelapa sawit memiliki kualitas yang baik, dari beberapa hal di atas semuanya perlu dilakukan dengan seimbang, rutin, dan disiplin merawatnya. Karenanya perlu mengajak dan mengajari pegawai untuk bisa melakukan hal di atas.

Memiliki perkebunan kelapa sawit tentu saja perlu pekerja yang bisa membantu dan memantau pertumbuhan kelapa sawit tersebut, yang selalu bisa melakukannya kapan pun. Berbicara soal pupuk, jika memungkinkan bisa membuatnya, sebaiknya membuat saja sendiri, pupuk cair kelapa sawit organik. Bahan apa yang digunakan dan bagaimana cara pembuatannya bisa di search. Karena saat ini ada banyak tips dan trik yang bisa diikuti melalui media internet, dan itu tentu saja memudahkan.

Menggunakan atau memberikan perawatan kepada tumbuhan dengan bahan organik, tentu akan berpengaruh terhadap buahnya di kemudian hari, biasanya akan jauh lebih baik hasilnya. Di samping itu, semua bisa juga memberinya suplemen, seperti suplemen organik tanaman (SOT) dari PT HCS. Di masyarakat umum, SOT HCS ini lebih dikenal sebagai pupuk cair organik. Semoga bermanfaat.

Pupuk Cair Organik
Pupuk Organik Cair dari HCS yang lebih dikenal dengan sebutan SOT (Suplemen Organik Cair)

Fungsi Pupuk dalam Pertanian

Pemanfaatan  pupuk cair organik untuk membantu meningkatkan panen pertanian sudah biasa dilakukan. Pupuk merupakan material, bahan yang ditambahkan pada media tanam (berupa tanah, arang, sabut kelapa atau media tanam dalam jenis apapun) atau pada tanaman demi mencukupi kebutuhan hara. Kebutuhan unsur hara tersebut dibutuhkan tanaman agar mampu berproduksi dengan baik. Material pupuk bisa berupa butiran padat atau cairan. Bahan pembuat pupuk dapat berupa bahan organik atau alami maupun bahan anorganik atau mineral buatan.

Pupuk cair organik adalah salah satu jenis pupuk buatan yang ditambahkan pada media tempat tumbuhnya tanaman. Pemanfaatan pupuk ini memberikan banyak keuntungan di bidang pertanian. Manfaat utamanya adalah untuk menyuburkan tanaman. Seperti halnya tumbuhnya manusia, tanaman juga memerlukan suplemen penunjang untuk kelangsungan hidupnya.

Baca juga: Cara Aplikasi Pupuk Cair SOT HCS untuk Pepaya

Zat, unsur atau suplemen penunjang tersebut biasa disebut sebagai unsur HARA. Secara alami keberadaan unsur HARA bisa ditemukan di dalam tanah. Namun unsur HARA juga dapat diperoleh dengan cara menambahkan pupuk ke dalam media tanam. Kekurangan unsur HARA dapat menyebabkan tanaman tumuh kerdil, tidak optimal, mudah terserang hama dan penyakit serta ketidakmampuan untuk berbuah sehingga gagal panen.

Pupuk cair organik juga membantu menjaga stabilitas unsur HARA dalam tanah. Kestabilan unsur HARA dalam tanah berpengaruh terhadap kelangsungan ekosistem media tanam. Keberadaan ekosistem di sekitar media tanam ini akan berpengaruh terhadap kelangsungan ekologi dan kehidupan secara lebih menyeluruh. Misalnya ekosistem sawah. Keberadaan tanaman ini secara tidak langsung juga mensupplai kebutuhan makhluk sawah, seperti cacing, semut, bahkan juga hama seperti tikus sawah. Jika ekologi terganggu maka kondisi sawah juga akan menurun tingkat kesuburannnya. Sebagai langkah strategis menyelamatkan kesuburan tanah produksi adalah dengan menambahkan Suplemen Organik Tanaman (SOT HCS) produksi PT. HCS.

SOT HCS merupakan pupuk organik cair resmi dari PT HCS. Pupuk SOT (suplemen organik tanaman) ini telah secara resmi mendapatkan sertifikat INOFICE dan menjadi produk unggulan di HCS sebagai produk terbaik.

Baca juga: Cara Penggunaan Pupuk Cair SOT HCS untuk Jeruk

Pupuk cair organik juga membantu mengurangi dampak sampah pada lingkungan sekitar. Hal ini memungkinkan karena pupuk cair dari bahan organik memanfaatkan bahan baku berupa sampah biologis yang ada di sekitar. Pupuk organik dalam bentuk cair misalnya bisa terbuat dari bahan baku sampah organik seperti molase. Setelah membuat media dari sampah organik untuk pembiakan bakteri maka dilakukan langkah pembiakan bakteri untuk menjadi bahan pembuatan pupuk cair.

Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri

Pupuk organik dalam bentuk cair bisa dibuat secara swadaya. Caranya adalah dengan menyiapkan media untuk pembuatan pupuk misalnya ember atau tong. Kemudian cari media sampah biologis sebagai bahan utama pupuk misalnya batang pohon pisang yang dipotong kecil-kecil. Kemudian siapkan media supporting misalnya molase atau campuran gula dan air sebagai penyedia kebutuhan bakteri yang nantinya berfungsi sebagai pupuk. Masukkan karung yang telah diisi pohon pisang cacahan ke dalam ember atau tong berisi molase (campuran air dan gula). Rendam dengan sempurna karugn berisi cacahan pohon pisang tersebut. Tutup rapat-rapat media berupa tong atau ember tersebut. Selama 8-10 hari kemudian pupuk buatan sendiri ini bisa dimanfaatkan untuk memupuk tanaman.

Selain pohon pisang bahan pupuk organik dalam bentuk cairan bisa menggunakan limbah hijau sayuran, jerami dan kotoran hewan terutama unggas. Bisa juga memanfaatkan sekam padi, dedak, limbah buah yang sudah membususk seperti jambu biji, pepaya, pisang, mangga, jambu air, dan berbagai buah busuk lainnya. Pupuk cair organik dianggap lebih efisien karena kaya unsur Nitrogen.

Video Pemakaian Pupuk Cair Organik (SOT HCS) untuk Tanaman Tembakau

Save

Save

Save

Save

Save

SOT (suplemen organik tanaman)

SOT yang diproduksi HCS mempunyai kandungan lengkap yang dibutuhkan oleh semua tanaman, karena suplemen yang baik harus mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun mikro.

SOT HCS

Unsur hara makro meliputi:

  1. nitrogen (N)

tanaman yang kekurangan nitrogen (N) mengakibatkan:

  • daun menjadi kuning pucat lalu perlahan engering.
  • Tanaman menjadi kurus
  • Tanaman menjadi tidak berbuah atau bisa berbuah, namun buahnya lebih kecil dan terlalu cepat masak.
  1. Phospor(P2O2)

Tanaman yang kekurangan phospor (P2O2) mengakibatkan:

  • Tumbuh lebih kerdil
  • Akar tanaman sangat kurang dan tidak bisa berkembang
  • Tanaman menjadi tak bisa berbuah, atau berbuah namun ukurannya lebih kecil dan terlalu cepat masak.
  1. Kalium (K2O)

Tanaman yang kekurangan kalium mengakibatkan:

  • Daun mengkerut tapi tidak merata.
  • Permukaan daun menjadi seperti terbakar pada tepi dan ujungnya kemudian rontok sebelum waktunya.

Unsur hara mikro meliputi:

  1. mangan (Mn)
  2. molybedenum (Mo)
  3. magnesium (Mg)
  4. besi (Fe)
  5. Boron(B)
  6. Kolbalt (Co)
  7. tembaga (Cu)
  8. seng (Zn)
  9. kalsium (Ca)
  10. belerang(S)
  11. Ciri-ciri kekurangan mangan (Mn)

Pada daun muda tulang-tulangnya terjadi klorois, perubahan dari warna hijau menjadi kuning dan selanjutnya menjadi putih.

Tulang-tulang daunnya tetap berwarna hijau, ada yang sampai kebagian sisi tulang.

  1. Ciri-ciri kekurangan molybedenum

Bercak-bercak didaun dewasa, kemudian menjalar ke daun m uda.

Daun muda menjadi kering.

Daun dewasa mrnguncup dan helai daunnya menebal.

3.Ciri-ciri kekurangan magnesium

Daun cepat kering, cepat tua, dan berwarna hijau kekuning-kuningan pada sisi yang terkena sinar matahari saja.

Buah tumbuh tidak sempurna, kecil-kecil, mutu jelek dan tidak tahan lama  jika disimpan.

  1. Ciri-ciri mkekurangan besi

Tulang adaun menjadi kuning, kemungkinanna menjadi putih.

Timbul bercak-bercak berwarna hijau seperti pulau.

Daun mati mulai dari pucuk menuju bawah(die back)

  1. Ciri-ciri kekurangan boron

Tepi daun terjadi klorosis.

Kuncup-kuncup mati dan berwarna hitam.

Batang mudah patah dan mengeluarkan cairan kcoklatan.

  1. Ciri-ciri kekurangan kolbalt

Penyerapan nitrogen (N)  kurang maksimal, sehingga ciri-ciri kekurangan kolbalt (Bo) seperti ciri-ciri kekurangan nitrogen (N).

  1. Ciri-ciri kekurangan tembaga

Pada bagian daun, terutama yang muga tampak layu dan kemudian mati (die back), sedang ranting-rantingnya berubah warna pula menjadi coklat tua kemudian mati pula.

Ujung daun sering ditemukan layu, terkadang klorosis sekalipun jaringan-jaringannya tidak ada yang mati.

  1. Ciri-ciri kekurangan seng

Muncul bercak-bercak kuning pada ujng daun dan tepi daun-daun muda.

Daun kerdil,mengkerut atau menggulung di salah satu sisi lalu rontok.

Bakal buah menguning, terbuka dan akhirnya gugur.

Buah lemas dan akhirnya bengkok.

  1. Ciri-ciri kekurangan kalsium.

Daun muda selain kriput juga mengalami perubahan warna pada ujung dan tepi klorosis, berubah menjadi kuning dan warna tersebut menjalar diantara tulang-tulang daun. Jaringan-jaringan daun pada beberapa tempat mati.

Kunc up-kuncup muda yang telah tumbuh akhirnya mati.

  1. Ciri-ciri kekurangan belerang.

Daun-daun muda mengalami klorosis, perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda, kadang mengkilat, keputih-putihan dan kadang perubahannya tidak merata.

 

Untuk menanggulangi masalah tanaman tersebut, HCS menyediakan SOT (suplemen organik tanaman).

 

SOT (suplemen organik tanaman) yang diproduksi oleh HCS, terdapat 52 spesies mikroba yang sangat baik kegunaannya untuk:

  • Mengurai unsur tanah.
  • Menjadikn akar tanaman lebih kuat.
  • Menjadikan batang tanaman lebih kuat.
  • Daun men jadi lebih lebar, dan tak mudah gugur.
  • Bunga lebih kuat dan tak mudah rontok.
  • Meningkatkan kualitas buah.
  • Sebagai pestisida sekaligus fungisida.

SOT ( suplemen organik tanaman) bermanfaat untuk:

  • Meningkatkan produksi panen 40-100%
  • Mencegah/mengurangi gugur bunga dan buah.
  • Berfungsi sebagai katalisator, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dasar sampai 80%
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit, terutama fungi/jamur/cendawan.
  • Mempercepat panen pada tanaman semusim.
  • Memperpanjang masa produksi tanaman, khususnya untuk tanaman yang berbuah berkali-kali.
  • Sangat baik digunakan pada persemaian atau bibitan.

Contoh penggunaan sot yang dianjurkan pada tanaman:

 

 

 

 

 

Macam tanaman takaran Tehnik aplikasi
Tanaman lemah

(kol/kobis/seledri,dll)

5 tutup botol sot.

Dilarutkan dalam 14 lt air.

3x penyemprotan berturut-turut, interval 10 hari.
Tanaman tidak berbatang

(padi,jagung,cabe,dll)

5 tutup botol sot.

Dilarutkan dalam 14 lt air.

3/4x penyemprotan berturut-turut, interval 10 hari
Tanaman tinggi berbatang

(kelapa sawit, jeruk, dll)

5 : 500 (1 ttp botol sot dilarutkan dalam 5 lt air) 3/4x penyemprotan berturut-turut, interval 5 hari. Selama 1 bulan.
Tanaman hias.

(anggrek,melati,dll)

5 : 500 (1 ttp botol sot dilarutkan dalam 15 lt air) Penyemprotan pagi jam 7-10 wib.

Sore jam 15-18 wib.

 

Cara penyemprotan yang baik adalah:

  • Saat mulut daun (stomata) terbuka, atau antara jam 16.00 sore sampai jam 07.00 wib.

Dengan cara disemprotkan dari atas ke bawah, atau disemprotkan pada daun bagian dalam.

  • Pada tanaman pangan (padi, kacang hijau, kacang kedelai, kacang tanah,dll) penyemprotan mulai umur 15,25,45 hari setelah tanam.
  • Pada tanaman palawija (jagung, ubi jalar, dll) penyemprotan mulai 10 hari. Interval penyemprotan 1-2 minggu sekali sampai menjelang panen.
  • Pada tanaman holtikultura (bawang merah/putih, sayuran, tomat, kentang dll). Penyemprotan mulai umur 10 hari. Interval 1 minggu sekali sampai menjelang panen.
  • Pada persemaian, bibit tanaman dalam polibag atau pot (buah, perkebunan, kehutanan, tanaman hias, dll) interval 15-30 hari sekali.
  • Pada tanaman buah ( pisang,papaya, dll) penyemprotan/penyiraman tiap 2 minggu -1 bulan sekali.
  • Pada tanaman keras dan perkebunan (kopi, coklat, mangga, karet, jati, dll) 1 bulan sekali dengan disiramkan.

 

Untuk dapat berkembang dengan baik, disamping membutuhkan suplemen yang baik, makan tanaman juga memerlukan pestisida, herbisida dan fungisida untuk mempertahankan kelangsungan hidup.

Untuk mengantisipasi itu, maka hcs mengeluarkan produk yang namanya phefoc, untuk memastikan tanaman aman dari serangan hama yang merugikan.

Pupuk Organik Cair untuk Sayuran Hidroponik

Bercocok Tanam Yuk dengan Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik!

Bercocok tanam tidak harus dilakukan oleh mereka yang sudah ahli bertani saja loh ya, yang awam pun bisa melakukannya. Saat ini sudah berkembang yang namanya bercocok tanam secara hidroponik, apa sih bercocok tanam hidroponik itu? Cara bercocok tanam secara modern dan mengasikkan. Tidak perlu memiliki lahan yang sangat luas, di pekarang rumah depan atau belakang pun bisa dilakukan.

Mau mencobanya? Baca terus artikel ini ya, nanti akan dikasih tau bagaimana memulainya, media tanamannya apa, dan apa nutrisi tanaman hodroponik. Memulainya tentu saja dengan menyiapkan lahan yang akan dijadikan tempat menanam, kemudian memilih bibit yang akan ditanam.

Kemudian mulai menanamkan bibit tanamannya, selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pemberian nutrisi untuk tanaman tersebut. Cara penanamannya sudah asyik, akan lebih asyik lagi dengan memberinya pupuk organik, seingga hasilnya akan jauh lebih baik, kaya akan kandungan nutrisijuga tanamannya. Saat ini masyarakat juga kembali menyukai makanan yang dibuat secara organik. Karena dinilai lebih sehat. Dan untuk itu bisa dimulai dengan memberinya pupuk cair organik untuk hidroponik.

Pupuk cair organik saat ini bisa di dapat dengan mudah karena banyak yang menjualnya, termasuk pupuk cair organik untuk hidroponik. Hanya saja jika ingin membuatnya sendiri juga bisa, berikut beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat pupuk cair organik. Bisa didapatkan di sekitar rumah. Bisa dengan daun kering, pupuk dari daun kering ini memberikan unsur hara berupa fospor.

Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik

Bahan yang digunakan adalah Daun-daun kering yang sudah jatuh, air 20 liter, gula merah 1 batang, dan decomposer atau mol tape 100 cc.

Kemudian cara mengolahnya:

  1. Daun kering dan gulamerah di tumbuk halus.
  2. Masukkan ke dalam sebuah wadah hasil tumbukan di atas, masukkan air sesuai dengan takaran, secukupnya. Tutup.
  3. Kemudian diamkan selama 10 hari.
  4. Setelah tercium bau yang menyengat sudah siap untuk digunakan, saat hendak diaplikasikan bisa dicampur dengan air, sesuai dengan takarannya.

Selain dari daun kering, bisa juga dengan menggunakan batang pisang, cara pembuatannya sama dengan daun kering. Jika daun kering banyak mengandung fospor maka batang pisang mengandung kalium yang akan bermamfaat untuk pertumbuhan tanaman.

Cara membuatnya:

  1. Potong sekitar 50 cm batang pisang bagian dalam yang putihnya, sebaiknya bagian yang paling dekat dengan bonggolnya tau akar.
  2. Siapkan 10 liter air.
  3. 1 batang gula merah.
  4. Dan 100 c c/10 cc dekompser atau mol tape bisa dibeli di tempatkpenjualan pupuk.
  5. Tumbuh bonggol pisang dan gula merah, campurkan semua bahan yang sudah di tumpuk ke dalam wadah, kemudian tutup, diamkan selama 10hari, kemudian pisahkan menjadi 3 bagian rata masing-masing tuangkan air 20 liter, pupuk cair organik untuk hidroponik sudah siap digunakan.

Pupuk Organik Cair untuk Hidroponik

Jual Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik SOT HCS

Jika ingin Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik yang sudah ready dan tinggal pakai, Anda bisa coba suplemen organik tanaman – SOT HCS. Semoga bermanfaat ya!

Kata kunci pilihan:

Poc hidroponik,

Pupuk cair terbaik diyakini membantu meningkatkan kesuburan tanah pertanian dan perkebunan. Apakah semua lahan yang dibudidayakan perlu mendapatkan pupuk tambahan? Pertanyaan tersebut terjawab jika memahami fungsi pemupukan. Pemupukan berfungsi mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh, berkembang dan menghasilkan panen seperti yang diharapkan. Fungsi pupuk dalam proses penggemburan tanah adalah untuk mensuplai berbagai unsur hara baik itu unsur makro maupun mikro sehingga panen pun berhasil diraih secara optimal.

Pupuk cair terbaik tidak hanya mensuplai kebutuhan tumbuhan akan unsur hara. Di dalam media tanam pupuk organik berfungsi membunuh bakteri patogen sehingga ancaman bagi tanaman agar bisa tumbuh optimal dapat diminimalkan. Saat ini semakin banyak perusahaan memproduksi pupuk dalam bentuk organik cair. Pupuk organik dalam bentuk cairan saat ini lebih disukai karena lebih mudah diaplikasikan dan tidak merusak komposisi alami tanah dan lahan budidaya. Bahkan pupuk organik mampu mengembalikan kesuburan tanah secara bertahap sebab dalam pupuk organik terkandung berbagai mikroorganisme yang membantu memperbaiki struktir dan kondisi tanah agar lebih produktif sebagai lahan pertanian.

Baca juga: PUPUK CAIR ORGANIK, RAHASIA PANEN TERBAIK

Dengan demikian, pemupukan menggunakan pupuk organik tidak hanya bertujuan jangka pendek untuk menyuburkan tanah. Pemupukan menggunakan bahan organik juga bertujuan jangka panjang untuk mengembalikan kesuburan tanah yang terkikis oleh sedimentasi atau bahan-bahan kimia.

Memilih Pupuk Cair Terbaik Jenis Organik

Pupuk organik merupakan pupuk yang terbuat dari berbagai sisa makhluk hidup. Bagian dari makhluk hidup tersebut bisa berupa kotoran hewan, sisa hewan dan tanaman yang mati dan membusuk, limbah organik yang telah melalui proses rekayasa serta diperkjaya bahan mineral dan mikroba. Pupuk cair dapat diberikan secara langsung menurut takaran sehingga mampu memberikan nutrisi bagi daun, akar dan batang tanaman.

Di pasaran dapat ditemui berbagai jenis pupuk organik. Pupuk cair terbaik seperti Suplemen Organik Tanaman atau biasa disebut SOT HCS dari PT. HCS memiliki ciri khas yang menjadi bahan pertimbangan para petani, yaitu:

Pupuk cair terbaik
Suplemen Organik Tanaman atau SOT HCS sudah mendapatkan sertifikat dari INOFICE. Hal ini semakin mengukuhkan SOT sebagai pupuk cair terbaik.

1.      Mengandung mikroorganisme hayati seperti bakteri yang bersifat mengunutungkan tanaman. Unsur yang paling diperlukan tanaman untuk tumbuh subur adalah Nitrogen, Phosphat dan Kalium. Maka pupuk organik yang baik adalah yang mengandung mikroorganisme yang bersifat mampu mengikat unsur NPK, Nitrogen, Phosphat dan Kalium.

2.      Mengandung unsur hara makro. Selain mengandung mikroorganisme yang mampu mengikat unsur NPK, pupuk organik yang baik juga mengandung unsur tersebut dalam senyawanya. Kebutuhan tanaman akan unsur NPK sangatlah besar sehingga pupuk yang baik adalah pupuk yang mampu mencukupi kebutuhan tanaman tersebut.

3.      Mencantumkan derajat keasaman atau pH. Setiap tanah budidaya memiliki karakter derajat keasaman yang berbeda. Fungsi pencantuman pH pada label pupuk adalah untuk memberikan perlakuan yang tepat dan tepat sasaran. Misalnya tanah yang terlalu asam hendaknya tidak ditambahkan pupuk organik yang memiliki derajat keasaman rendah.

4.      Mencantumkan izin resmi dari pemerintah. Insititusi yang berhak melegalkan segala jenis pupuk dan suplemen untuk pertanian adalah Kementrian Pertanian. Fungsi legalitas ini adalah untuk menghindari zat-zat yang berbahaya yang mungkin terkandung dalam pupuk illegal. Pupuk, suplemen untuk pertanian yang didaftarkan secara resmi akan diperiksa di laboratorium milik Kementrian Pertanian untuk memastikan kandungan senyawa yang terdapat di dalamnya. Pupuk ilegal yang tidak terdaftar beresiko membahayakan tanaman sebab bisa saja terdapat senyawa atau mikroorganisme yang bersifat mengancam tumbuh kembang tanaman sehingga menyebabkan gagal panen.

Kata kunci pilihan:

Jenis pupuk cair,produk pupuk cair,

Pupuk cair organik terbaik kini menjadi pilihan utama petani dalam rangka meningkatkan produktivitas lahan pertaniannya. Penggunaan pupuk dalam pertanian dipandang menjadi suatu hal yang krusial mengingat kebutuhan manusia akan bahan makanan terus meningkat seiring meningkatnya populasi penduduk. Pertimbangan utama pemakaian pupuk organik adalah karena pupuk organik terbuat dari bahan alami, minim bahan-bahan kimia di dalamnya. Pupuk kimia biasanya menyebabkan polusi pada air dan tanah sebab sebagian bahan kimia sulit diuraikan menjadi unsur yang tidak berbahaya. Sedangkan jika menggunakan pupuk organik resiko pupuk berdampak sebagai polutan sangatlah kecil.

Pupuk Cair Organik Terbaik
Pupuk Cair Organik Terbaik untuk berbagai jenis tanaman yang sudah mengantongi sertifikat INOFICE adalah SOT HCS

Pupuk cair organik terbaik mendapat perhatian lebih sebab pemasarannya sudah semakin luas. Bahan membuat pupuk organik adalah kotoran hewan, daun-daunan dan sisa makhluk hidup lain yang sudah membusuk. Seiring perkembangan zaman dan teknologi pupuk organik dipoduksi secara besar-besaran dan dikemas lebih praktis. Pemasarannya pun semakin luas memanfaatkan kecanggihan teknologi internet sehingga petani tidak perlu susah-susah pergi ke toko alat dan perlengkapan pertanian karena membeli pupuk pun bisa dilakukan secara online.

Pupuk cair organik terbaik seperti Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari PT. HCS tidak hanya membantu petani meraih hasil panen maksimal karena kandungan unsur hara, tetapi juga membantu petani menjaga stabilitas derajat keasaman dan kondisi alamiah dari tanah persawahan demi kelangsungan ekosistem. Bahan-bahan organik dari pupuk organik mudah diuraikan sehingga tidak menyebabkan tanah kehilangan kesuburan alami. Pupuk dari bahan organik terbentuk dari materi makhluk hidup.

Kandungan bahan organiknya lebih besar dan tidak membahayakan sifat fisik, biologi, kimia media tanam. Sumber utama pembuatan pupuk cair organik bisa diperoleh dari lingkungan sekitar seperti kompos, sisa sampah organik, sisa pepohonan, daun-daun atau sisa bangkai dan kotoran hewan.

Ciri Pupuk Organik yang Baik

Proses pemupukan merupakan salah satu hal yang paling penting dalam pertanian. Pemupukan berfungsi mendongkrak produktivitas panen tanaman. Memupuk menggunakan bahan alami membantu menjaga keseimbangan unsur-unsur dalam tanah. Dibandingkan pupuk anorganik, pupuk cair organik lebih ramah lingkungan. Pupuk anorganik jika digunakan dalam jangka waktu lama dan porsinya tidak terkendali bisa menyebabkan ketergantungan serta merusak struktur kimia pada tanah. Akibatnya tidak hanya tanah yang terpolusi namun juga air tanah ikut menanggung dampak negatifnya.

Baca juga: TIPS MEMILIH PUPUK CAIR TERBAIK UNTUK PADI

Pupuk organik yang baik bisa dilihat dari ciri khasnya, antara lain:

  1. Terbuat dari bahan organik pilihan. Pupuk organik pilihan terbuat dari sisa makhluk hidup, bukan limbah beracun yang diolah sedemikian rupa. Dengan demikian tidak akan mengganggu keseimbangan tatanan unsur alami tanah yang mengakibatkan pencemaran sehingga berdampak pada manusia.
  2. Diolah dengan teknologi canggih. Pupuk organik terbaik diolah dengan bantuan teknologi modern dan melalui proses fermentasi serta proses enzimik.
  3. Mengandung senyawa yang dibutuhkan tanaman. Pupuk cair organik mengandung senyawa yang diperlukan tumbuhan agar bisa tumbuh optimal dalam tumbuh kembangnya. Senyawa dan hormon pertumbuhan tersebut adalah berbagai unsur hara makro dan mikro lengkap serta belasan senyawa asam amino dan vitamin.
  4. Membantu mengembalikan kesuburan tanah. Pupuk organik memiliki fungsi ganda, yaitu membantu meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus merehabilitasi kesuburan tanah. Tanah yang komposisi unsur kimianya sempat rusak karena pemakaian pupuk kimia bisa mendapatkan perbaikan secara bertahap jika menggunakan pupuk cair organik terbaik.

Dengan demikian petani mendapatkan manfaat ganda: panen berlimpah, kesuburan alami tanah terjaga.

Kata kunci pilihan:

pupuk cair terbaik,pupuk cair,pupuk organik terbaik,pupuk cair organik,pupuk cair organik terbaik,

Pupuk Cair Terbaik untuk Padi
Suplemen Organik Tanaman – SOT dari HCS merupakan Pupuk Cair Terbaik untuk Padi dan semua tanaman. Bersama dengan Phefoc dan SOC HCS, Pupuk organik cair ini telah mendapatkan sertifikat resmi dari INOFICE

Pengaruh Pupuk Cair Terhadap Kualitas Tanah

Kebutuhan pertanian akan pupuk cair terbaik untuk padi memang tidak dipungkiri telah menjadi hal lazim di Indonesia. Produk-produk pupuk buatan bisa ditemui dengan mudah di toko-toko yang berkaitan dengan pertanian. Pupuk buatan tersebut sebagian besar berupa pupuk organik baik dalam bentuk cair maupun padat. Diproduksi oleh produsen besar maupun secara home industri.

Memilih pupuk cair terbaik untuk padi perlu ketelatenan dan ketelitian. Biasanya para petani akan memanfaatkan sampel terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya pada lahan lebih luas. Para petani perlu mengetahui komponen maupun kandungan senyawa pupuk cair tersebut. Pupuk cair dalam bentuk organik sangat diperlukan untuk memperkaya tanah akan unsur hara. Pupuk organik biasanya juga mengandung berbagai bakteri yang masing-masing memiliki fungsi penting dalam ekologi tanah. Beberapa mikroorganisme yang terdapat pada pupuk organik, antara lain:

  1. Aspergillus sp memiliki fungsi melarutkan fosfat, menguraikan senyawa selulosa dan lignin, menguraikan bahan-bahan organik dalam tanah dan mensuplai zat anti hama.
  2. Azospirillium sp berfungsi menambat N non simbiotik. Berkaitan dengan fungsinya tersebut mikroorganisme ini mampu menghasilkan hormon IAA (Indole Acetic Acid) serta melarutkan fosfat. Mikrogoranisme ini bisa hidup bebas di udara dan mudah berasosiasi dengan akar tanaman.
  3. Azotobacter sp berfungsi sebagai mikroorganisme penambat Nitrogen non simbiotik, menghasilkan hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman serta menghasilkan enzim Nitrogenase. Pupuk yang mengandung mikroorganisme ini dapat digunakan bagi semua jenis tanaman sebab bakteri tersebut mudah hidup di dalam tanah, air, permukaan daun dan bersifat aerobik.
  4. Bacillus sp. Mikroorganisme ini mempunyai kemampuan melarutkan Fosfat, Kalium serta mereduksi Fe3+ menjadi Fe2+. Ia juga mampu menguraikan residu kimia di dalam tanah serta memproduksi enzim yang membantu menyuburkan tanaman.
  5. Pseudomonas sp memiliki fungsi menghasilkan antibiotik alami sehingga tanaman tidak mudah terserang hama penyakit. Mikroorganisme ini berperan sebagai pesaing bakteri patogen (bakter yang dapat menyebabkan penyakit) dalam mendapatkan makanan di sekitar akar tanaman. Pseudomonas sp juga membantu merangsang pembentukan hormon Sitokonin, Giberellin, ZPT Auksin, meningkatkan kemampuan tanaman menyerap unsur besi (Fe) dan Sulfur (S) serta membantu meningkatkan suplai unsut Mn, Fosfat dan Kalium.

Tips Memilih Pupuk Cair Terbaik untuk Padi

Kebutuhan tanaman akan unsur hara bisa dipenuhi oleh pupuk cair seperti Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari PT. HCS. Menentukan pupuk cair terbaik untuk padi dapat ditandai ciri-ciri tertentu berikut ini.

BACA JUGA: CARA PENGGUNAAN PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK PADI

  1. Mengandung mikroorganisme yang bersifat menguntungkan tanaman. Pupuk organik cair pasti mengandung mikroorganisme yang membantu tanaman tumbuh optimal. Mikroorganisme yang terpenting adalah yang mampu mengikat Nitrogen dan menguraikan Fosfat dan Kalium.
  2. Mengandung unsur hara Makro terutama Nitrogen, Fosfat dan Kalium. Ketiga unsur ini merupakan unsur hara yang wajib dimiliki pupuk cair terbaik untuk padi. Padimerupakan tanaman yang membutuhkan berbagai unsur hara terutama tiga unsur utama agar bisa menghasilkan panen melimpah.
  3. Mengandung unsur hara mikro. Pupuk cair yang baik tidak hanya mengandung unsur hara makro namun juga harus mengandung unsur hara mikro. Sebab seperti halnya manusia, tanaman juga memerlukan unsur penunjang tambahan.
  4. Mengandung hormon ZPT.
  5. Mencantumkan kandungan Karbon organiknya.
  6. Mencantumkan derajat keasaman. Hal ini perlu dipasang di label kemasan sebab petani perlu memahami derajat keasaman pupuk sesuai kebutuhan media tanam.
  7. Mencantumkan izin resmi dari kementrian pertanian.

Baca juga: CARA APLIKASI PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK JAGUNG

Demikian uraian singkat seputar Tips Memilih Pupuk Cair Terbaik untuk Padi. Semoga bermanfaat.

Kata kunci pilihan:

pupuk padi terbaik,Pupuk cair untuk padi,pupuk daun terbaik untuk padi,pupuk organik cair terbaik untuk padi,pupuk cair terbaik untuk padi,pupuk npk cair untuk padi,pupuk kcl cair untuk padi,pupuk cair untuk padi sawah,obat perangsang padi yang bagus,pupuk cair yang baik untuk padi,pupuk daun untuk padi,Pupuk daun padi,https://programhcs com/pupuk-cair-terbaik-untuk-padi/,Pupuk cair padi,poc terbaik untuk padi,pupuk organik cair terbaik,pupuk organik terbaik untuk padi,pupuk organik cair untuk padi,jenis pupuk organik cair,kcl cair untuk padi,Pupuk cair untuk tanaman padi,

Pupuk Cair untuk Tanaman Lada
SOT HCS Pupuk Cair untuk Tanaman Lada telah mendapatkan sertifikat resmi dari INOFICE

Tanaman Lada dan Seluk Beluknya

Pupuk cair untuk tanaman lada banyak dicari para petani untuk meningkatkan produktivitas panen. Tanaman lada merupakan tanaman rempah yang menjadi andalan Indonesia. Karena kaya rempah-rempah ini dahulu Indonesia diperebutkan bangsa-bangsa Eropa sebagai tanah jajahan. Kondisi iklim Indonesia yang memungkinkan rempah-rempah termasuk lada bisa tumbuh subur adalah faktor utama mengapa produksi rempah nusantara menggiurkan bagi negara lainnya.

Lada hanya bisa tumbuh subur di daerah dengan ciri khas iklim: curah hujan 2000 – 3000 mm/tahun, cukup mendapat sinar matahari yaitu sekitar sepuluh jam per hari, suhu udara berkisar 20 hingga 34 derajat Celcius, tiupan angin tidak terlalu kencang, kelembapan udara berkisar lima puluh hingga seratus persen lengas nisbi. Lada juga bisa tumbuh subur jika media tanamnya kaya bahan organik atau tanah subur. Media tanamnya juga tidak tergenang air tetapi tidak juga terlalu kering. Derajat keasaman tanah berkisar 5,5 hingga 7.0.

BACA JUGA: APLIKASI PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK CENGKEH

Media tanam yang optimal untuk kehidupan tanaman lada adalah tanah yang berwarna merah kuning seperti yang terlihat pada lapisan tanah Utisol. Podsolik, lateritic dan latosol. Lada bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 300 hingga 1100 meter di atas permukaan laut. Kemiringan lahan maksimal +- 300.

Mengoptimalkan Produktivitas Tanaman Lada

Lada adalah tanaman yang sangat membutuhkan media tanam yang kaya bahan organik. Jika kebutuhan senyawa organik tidak dapat dipenuhi media tanam maka diperlukan pupuk cair untuk tanaman lada. Salah satu cara adalah dengan menambahkan Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari PT. HCS. Pemberian pupuk cair ini membantu mengkondisikan media tanam untuk kaya unsur hara sebagaimana dibutuhkan tanaman lada.

Penambahan pupuk ini merupakan solusi bagi kebutuhan tanaman lada akan unsur hara. Hal ini mengingat kandungan humus tanah biasa ditemui pada kedalaman satu hingga 2,5 meter. Sehingga untuk menambah supplai unsur hara bisa memanfaatkan pupuk buatan. Jika tanah tenpat lada ditanam kurang unsur HARA maka mungkin akan terjadi gagal panen. Pupuk cair untuk tanaman lada lebih disukai untuk membantu membentuk tanah yang kaya bahan organik sebab pupuk jenis ini mudah meresap ke dalam media tanam.

BACA JUGA: APLIKASI PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK SELEDRI

Selain kondisi media tanam yang mendukung optimasi penanaman lada petani lada juga harus memperhatikan kondisi terbaik saat proses pembibitan. Lada yang digunakan adalah lada yang terjamin jenis bibitnya, berasal dari pohon induk yang bebas dari hama penyakit serta diambil dari kebun induk produksi yang setidaknya telah berumur sepuluh bulan atau maksimal tiga tahun. Perlu dicatat bahwa kebutuhan bibit kurang lebih dua ribu bibit tanaman lada per hektarenya.

Proses menanam lada juga perlu mendapat perhatian. Saat proses penanaman tanah hendaknya dibalik sedalam 20-30 cm. Sebagai penyempurnaan perlu ditambahkan kapur pertanian kemudian didiamkan 3-4 minggu. Merawat lada seperti merawat anak sendiri. Perlu ditelateni agar tidak termakan hama dan penyakit. Pemeliharaan ini dilakukan sejak proses penanaman. Jarak tanam perlu diperhatikan. Dan penyemprotan pupuk cair untuk tanaman lada dilakukan setiap empat minggu sekali. Tanaman lada memerlukan sulur panjat untuk membantu kekuatan tumbuhnya.

BACA JUGA: PENGGUNAAN PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK KOL

Penyiangan untuk mencegah gulma hendaknya dilakukan minimal setiap tiga bulan sekali atau dua bulan jika diperlukan, pemangkasan juga perlu dilakukan untuk mencegah terserang hama penyakit. Pemangkasan ini terutama dilakukan apda batang, ranting, dahan yang tidak produktif. Batang yang sudah tua diutamakan untuk dipangkasa dengan alasan peremajaan. Pucuk batang juga perlu dipangkas terutama bagian yang tidak produktif.

Save

Kata kunci pilihan:

pupuk cair untuk tanaman lada,pupuk organik cair untuk lada,pupuk cair untuk lada,

Aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) Untuk Jagung
Aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) Untuk Jagung>> Tidak dapat dipungkiri bahwa jagung merupakan salah satu bahan makanan yang cukup sering digunakan di Indonesia, bahwa masyarakat di beberapa wilayah Indonesia menggunakan jagung sebagai makanan pokok mereka. Karena itulah panen jagung menjadi salah satu panen yang cukup ditunggu di Indonesia.

Karena biasanya panen jagung membutuhkan waktu yang lumayan lama, maka tidak heran jika banyak petani yang mengupayakan agar waktu panen jagung lebih cepat dari seharusnya. Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan ialah dengan menggunakan SOT (Suplemen Organik Tanaman). Dan kabar baiknya, aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman)untuk jagung cukup mudah untuk anda lakukan. SOT adalah produk PT HCS. Para petani yang tergabung dalam komunitas Mitra HCS sudah sejak lama menerapkan Tanam jagung Pola HCS ini. Sehingga mereka paham betul cara menggunakan pupuk SOT HCS untuk tanaman jagung.

Bagi anda yang masih belum memahami, SOT (Suplemen Organik Tanaman) merupakan produk dari teknologi terkini PT HCS. Pupuk cair organik ini dikenal sebagai solusi terbaik untuk aktifitas pertanian. Tidak hanya akan membuat panen jagung menjadi lebih cepat dari biasanya, suplemen ini juga akan menjaga tanaman jagung dari berbagai penyakit yang dapat menyerang, juga akan menguatkan akar serta batang tanaman jagung.

Baca juga: Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) HCS untuk Cabe

Dalam pengaplikasiaanya nanti, hal paling penting yang anda pahami ialah takaran penggunaan SOT (Suplemen Organik Tanaman) itu sendiri. Tutup dari kemasan suplemen ini sekaligus menjadi takaran dalam aplikasi suplemen organik tanaman untuk jagung tersebut. takarannya ialah 5 tutup kemasan botol lalu dicampur dengan air sebanyak 14 liter.PRODUK SOT HCS

Jika sudah tertakar dengan benar, dalam aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) untuk jagung anda juga harus mengetahui teknik pengaplikasian yang benar pula. Lakukanlah penyemprotan campuran suplemen ini sebanyak tiga kali setiap 15 hari sekali. Jika terlalu sering, hasilnya juga tidak akan sebaik yang anda harapkan.

Satu rahasia lain dalam aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) untuk jagung yang juga sebaiknya anda ketahui, yakni menambahkan gula atau bisa juga tetes tebu pada campuran suplemen organik tanaman tadi. Tidak perlu terlalu banyak, anda hanya memerlukan dua sendok makan gula saja pada setiap satu tutup botol.

Gula yang diperlukan juga beragam, tergantung dengan apa yang bisa anda temui saat itu. Bisa gula pasir, gula semut, atau bisa juga gula aren. Dengan aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) untuk jagung yang tepat dan tambahan gula tadi, maka panen jagung anda akan menjadi lebih optimal dari sebelumnya.

Meningkatkan Hasil Panen Jagung dengan SOT HCS

Untuk menigkatkan hasil panen tanaman jagung perlu dilakukan pemupukan yang berimbang. Anjuran pemupukan adalah dengan PUPUK Organik Cair dari HCS, yakni SOT (Suplemen Organik Tanaman). Satu hal lagi yang menjadi ciri khas pola pertanian HCS. Yakni tidak meninggalkan penggunaan BOKASHI yang terbuat dari bahan Dasar Kotoran ternak. Tentu yang dimaksud ternak di sini adalah juga peternakan pola HCS. Di mana, peternakan pola HCS pastinya menggunakan SOC HCS pada pakan dan minumnya.

Jika kotoran ternak berasal dari peternakan yang belum menerapkan pola HCS maka kotoran harus diproses fermentasi dulu dengan PHEFOC HCS selama 24 jam.

Manfaat Aplikasi SOT HCS pada Tanaman Jagung

Cara penggunaan SOT HCS yang baik dan benar pada jagung bisa menimbulkan manfaat-manfaat sebagai berikut:

  1. Bisa menambah produksi jagung 40 – 100% dari aplikasi biasa.
  2. Mencegah/mengurangi proses pengguguran pada bunga dan buah.
  3. Memperkuat jaringan pada akar dan batang.
  4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit seperti fungi/cendawan.
    Berfungsi sebagai katalisator, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk dasar sampai dengan 80%.
  5. Mempercepat masa panen pada tanaman jagung.

Video Hasil Aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) Untuk Jagung

Baca juga: Harga dan Cara Beli (Suplemen Organik Cair) SOT HCS

Demikian cara Aplikasi SOT (Suplemen Organik Tanaman) Untuk Jagung. Semoga bermanfaat. Untuk mencoba produk ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS

Kata kunci pilihan:

video aplikasi pupuk sot pd tanaman jagung,pupuk cair untuk tanaman jagung,manfaat tetes tebu untuk jagung,pupuk cair untuk jagung,manfaat tetes tebu untuk tanaman jagung,vidio aplikasi pupuk sot pd tanaman jagung,Gambar jagung,