Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon >> Antusias masyarakat Indonesia untuk terjun di dunia peternakan sangat besar sekali. Khususnya bisnis budidaya kambing. Baik itu kambing jawa, domba (gibas), maupun etawa. Apalagi setelah Program HCS Indonesia mengkampanyekan pola baru. Yakni Ternak Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon.

Pelihara Kambing Tanpa Ngarit

Data order SOC (Suplemen Organik Cair) HCS di website kami mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

SOC adalah biangnya Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon. Berkat suplemen ternak yang diproduksi PT HCS ini, masyarakat peternak kambing tidak lagi direpotkan oleh kegiatan ngarit (mencari rumput).

Kami tampilkan video pelihara kambing Jawa tanpa ngarit menggunakan Suplemen Organik Cair (SOC).

Cara Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon

Kambing adalah salah satu hewan yang banyak diternakkan di Indonesia. Mengapa? Karena kambing, appun jenisnya, baik itu kambing jawa, domba atau gibas, merupakan hewan yang gampang dipelihara; dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan hawa seperti Indonesia.

Oleh karena itu, para peternak senang dengan hewan yang satu itu. Sebab dengan begitu maka pertumbuhan kambing akan lebih cepat dan secara otomatis keuntungan yang akan didapat pun lebih cepat.

Sebenarnya, kunci untuk membuat kambing dapat tumbuh dengan baik dan maksimal, selain suhu pada daerah tersebut juga pakan yang diberikan. Pilihlah pakan organik yang aman dan tidak menimbulkan efek samping seperti pakan olahan dengan campuran bahan kimia.

Pakan organik yang dimaksud disini tentu saja berupa rumput segar. Namun, anda juga bisa mencoba memberikan pakan fermentasi pada kambing anda. Jika Anda sudah mahir membuat pakan seperti ini Anda tidak perlu lagi ngarit (mencari rumput) dan tidak perlu lagi angon (mengembala). Inilah kenapa sistem ternak modern ini dinamai pelihara kambing tanpa ngarit tanpa angon.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pakan fermentasi ini. Karena pakan fermentasi juga tak kalah segar dan amannya. Terlebih jika anda mencampurkan SOC (Suplemen organik cair) di dalamnya. SOC yang merupakan bio organik ini mampu memberikan manfaat tambahan pada hewan ternak anda yang tak akan anda peroleh hanya dengan memberikan pakan segar.

Manfaat SOC untuk Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon

Berikut beberapa diantara manfaat Suplemen Organik Cair (SOC) HCS untuk kambing:

1.      Bagi anda yang menernakkan kambing jenis pedaging, SOC ini mampu menambah masa atau berat kambing dalam jangka waktu yang cepat. Sehingga kambing akan terlihat lebih besar dalam jangka waktu yang cepat pula.

2.      Sedangkan jika anda menernakkan jenis kambing penghasil susu, maka SOC mampu bekerja memaksimalkan hasil susu yang diproduksi kambing.

3.      Dua manfaat SOC yang sebelumnya tersebut bisa diperoleh karena SOC bekerja dengan cara menambah nafsu makan hewan ternak. Jadi, ketika hewan ternak memiliki nafsu makan yang tinggi dan jumlah pakan yang dikonsumsi pun lebih banyak secara otomatis tubuhnya akan cepat besar, serta kelenjar susunya pun akan tumbuh dengan baik.

4.      Tak sekedar gemuk dan menghasilkan daging dalam jumlah yang banyak, namun daging yang dihasilkan pun memiliki kualitas nomer satu. Begitupun dengan kualitas susu, tak sekedar banyak namun kandungan nutrisi dan kepekatan susu juga jauh lebih baik ketimbang kambing yang tak diberi pakan fermentasi dengan SOC.

5.      Selain mampu memaksimalkan hasil produksi kambing, SOC juga merupakan suplemen yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh kambing terhadap serangan berbagai penyakit.

6.      Jika biasanya anda risih atau kurang nyaman dengan aroma kotoran kambing yang begitu menyengat, namun dengan memberikan pakan ferementasi yang dicampuri SOC ini kotoran yang dihasilkan tidak akan terlalu menyengat aromanya. Berkat SOC, Komunitas HCS berani pasang jargon pelihara kambing tanpa ngarit tanpa angon tanpa bau limbah.

7.      Jumlah kotoran yang dihasilkan juga tak begitu banyak, sebab SOC juga mampu melancarkan pencernaan hewan ternak dimana ketika pencernaan lancar maka setiap pakan yang dikonsumsi akan diolah dengan baik dan hanya akan menghasilkan sisa pencernaan (kotoran/fases) dalam jumlah yang sedikit.

Info Harga SOC HCS untuk kelinci klik: SUPLEMEN ORGANIK CAIR untuk Kambing.

7 manfaat Suplemen Organik Cair (SOC) tersebut dapat anda peroleh dengan memberikan pakan fermentasi pada kambing sebanyak 2 kali sehari. Lalu di mana bisa mendapatkan pakan fermentasi tersebut?

Sayangnya pakan fermentasi ini hanya bisa anda buat sendiri. Meskipun begitu anda tak perlu resah karena bahan yang dibutuhkan serta cara atau proses pembuatannya sangat mudah. Anda bisa menggunakan salah satu limbah pertanian yaitu berupa jerami.

Pakan Fermentasi Untuk Pelihara Kambing Tanpa Ngarit Tanpa Angon

Limbah yang merupakan batangan padi ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Sehingga sangat baik untuk pertumbuhan kambing. Selain itu, jerami juga cukup disenangi oleh kambing sehingga hal ini bisa menambah nafsu makan kambing.

Berikut ini bahan-bahan yang anda butuhkan untuk membuat pakan fermentasi untuk kambing dengan menggunakan bahan utama jerami.

1.      Jerami dengan banyak 1000 kg atau bisa kurang/lebih.

2.      Larutan gula yang dapat dibuat dengan mendidihkan gula hingga menjadi karamel, kemudian ketika sedang mendidih gula disiram air dan tunggu hingga mendidih lagi dan gula larut dalam air tersebut. Karena cukup berbahaya, sebaiknya anda berhati-hati ketika menuangkan air di atas lelehan gula atau karamel. Namun bagi anda yang ingin lebih praktis, bisa membeli tetes tebu. Yaitu sisa proses pembuatan gula dimana bentuknya menyerupai karamel. Dan untuk menggunakan tetes tebu ini anda hanya perlu mencampurkannya dengan air saja.

3.      Bahan terakhir yang anda butuhkan yaitu bio oraganik SOC HCS.

Nah jika semua bahan sudah disiapkan semua, berikutnya siapkan alat untuk proses fermentasi pakan. Alat yang dibutuhkan yaitu terpal dan kantung plastik yang berukuran besar.

Gunakan terpal sebagai tempat mencampurkan jerami dan larutan gula serta SOC. Kemudian kantung plastik berukuran besar digunakan untuk mendiamkan jerami yang sudah dicampuri larutan gula serta SOC.

Kemudian berlanjut ke tahap pembuatan yang terdiri dari beberapa langkah yaitu,

1.      Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah dengan memotong-motong jerami menjadi kecil-kecil (panjang sekitar 5 cm atau bisa kurang/lebih). Tujuan mengapa jerami harus dipotong-potong yaitu agar dapat dicerna oleh kambing dengan lebih maksimal.

2.      Kemudian campurkan larutan gula dan SOC. Untuk takarannya sendiri anda bisa membandingkan 2 tutup botol SOC dicampurkan dengan sekitar 15 liter larutan gula atau molase.

3.      Setelah itu semprotkan larutan yang terdiri dari air gula dan SOC tersebut di atas potongan jerami kering. Karena keadaan jerami yang masih kering, injak-injak jerami agar larutan gula dan SOC dapat meresap dengan sempurna.

4.      Kemudian masukkan jerami yang sudah dicampuri larutan gula dan SOC tersebut ke dalam kantung plastik besar yang sudah disiapkan sebelumnya.

5.      Tutup rapat plastik hingga kedap udara. Mengapa harus kedap udara? Karena bakteri yang akan membuat jerami terfermentasi akan tumbuh dengan baik ketika berada di ruang atau tempat yang hampa udara.

6.      Diamkan jerami dalam plastik selama 1 hari 1 malam (24 jam minimal. Namun, waktu yang terbaik agar hasil maksimal adalah 7 hari.

Waktu fermentasi yang dibutuhkan untuk jerami ini memang jauh lebih lama jika dibandingkan dengan pakan fermentasi dengan bahan lain seperti gedebog pisang ataupun limbah berupa dedaunan.

Sebab, jerami yang sangat kering akan menyebabkan larutan gula dan SOC meresap lebih lambat. Selain itu, bakteri yang dibutuhkan juga jauh lebih banyak sehingga waktu yang dibutuhkan otomatis harus lebih lama.

Nah karena anda membuat pakan fermentasi ini dalam jumlah yang cukup banyak, dan mungkin tak habis dalam satu kali pemberian anda bisa mendiamkan pakan fermentasi ini lagi hingga beberapa bulan. Asalkan didiamkan dalam ruang tertutup atau dalam kantung plastik yang rapat.

Bagaimana, anda tertarik untuk membuat sendiri pakan fermentasi sehat ini? Jika jerami bisa anda peroleh dari petani sekitar, bahan yang mungkin harus anda cari di toko pertanian adalah SOC.

Akan tetapi bagi anda yang tinggal di pedesaan dan enggan pergi ke kota untuk mendapatkan SOC ini, anda bisa membelinya secara online. Selain lebih mudah proses transaksinya, ketika anda membeli secara online barang pun akan diantar sampai ke tujuan.

Info Harga SOC HCS untuk kelinci klik: SUPLEMEN ORGANIK CAIR untuk Ternak Kambing Tanpa Angon.

Tak cukup disitu, anda juga akan mendapatkan keuntungan lebih jika membeli online, yaitu harga produk yang lebih miring. Selamat dan sukses untuk pelihara kambing tanpa ngarit tanpa angon.

Seringkali kami mendapatkan pertanyaan ini: Apakah pakan fermentasi aman untuk kambing bunting? Apakah pakan fermentasi menyebabkan sapi bisa majer atau mandul?

Faktanya, mitra-mitra HCS banyak melakukan breeding atau pembibitan / pengembangbiakan sapi dan kambing menggunakan pakan fermentasi SOC.

Salah satunya bisa ditonton melalui video kami ini.

Pelatihan dan Bimbingan Ternak Kambing

Sebagai negara agraris dengan dua musim Indonesia berpotensi besar unggul di sektor peternakan….memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita dijadikan pakan…sehingga memudahkan peternak lebih kreatif dan kerja semakin ringan.

Nah, bagaimana Cara TERNAK KAMBING Tanpa Ngarit, Pakan Fermentasi dg SOC HCS.? Dapatkan panduannya bersama HCS Nusantara.

Yuk bergabung jadi mitra HCS Nusantara. Klik tombol DAFTAR berikut ini.

cara mendaftar menjadi mitra hcs

Apakah bisa beli Suplemen Organik Cair – SOC HCS saja (tanpa daftar jadi mitra HCS)?

Oo… Bisa sekali 🙂

Untuk mencoba SOC HCS untuk kambing bisa beli eceran 1-2 botol. Tidak harus masuk jadi mitra/member HCS.


Bapak Giyanto, Pamong Desa Jadi Jutawan-Prambanan, Sleman

Giyanto, itulah nama pria dalam foto di atas. Beliau seorang Pamong Desa, lulusan STM Listrik tahun 1989 di STM PGRI Solo. Namanya jadi beken setelah videonya diunggah di YouTube. Video tersebut berisi seputar peternakan kambing modern, tanpa ngarit, tanpa angon, dan tanpa bau limbah.

Berkat video-video “Kambing Giyanto Prambanan” yang mengusung metode dan teknologi HCS, Pak Giyanto kebanjiran tamu. Mulai masyarakat biasa hingga para pejabat di lingkungan instansi kabupaten / propinsi di beberapa daerah di Jawa ataupun di luar Jawa, juga beberapa akademisi.

Video kenangan Pak Giyanto saat dulu beternak kambing tanpa ngarit:

PT HCS di mana pak Giyanto menjadi membernya memang bergerak di bidang pertanian dan pertanian. Tak jauh-jauh dari bidang itu juga beliau sering diminta menjadi narasumber pada Pelatihan-Pelatihan oleh beberapa Instansi dan Universitas. Bahkan melalui Video Youtube , beliau pernah didatangi seorang Duta Besar dari Negara Malaysia dan diajak ke Malaysia.

Di balik kesuksesan Pak Giyanto ada orang sukses juga, yakni Bapak Sri Hermoyo. Ketika itu, Bapak Sri Hermoyo baru jatuh dari usahanya, bahkan sampai tidak bisa membayar listrik rumahnya. Pada awalnya sekedar membantu beliau untuk sedikit meringankan bebannya. Tapi rupanya Giyanto keliru!! Beliau tidak membantu Pak Hermoyo, tapi malah terbantu. Seperti di dalam Firmannya : “Barang siapa memberi kemudahan orang lain, sesungguhnya mereka memperingan beban sendiri “.

Dengan menjadi Agen HCS / Mitra HCS selama 2 tahun lebih ini ( tepatnya 2 April 2011 ), Alhamdulillah, sepeda motor, mobil dan rumah bisa dimiliki Pak Giyanto. Bahkan penghasilan 7 juta – 15 juta per minggu masuk rekening tabungan!!

Terima kasih HCS.

Kalau Giyanto bisa….ANDA juga PASTI BISA !!

GO…….SUCCESS !!

Note : Posisi Bpk Giyanto saat ini di HCS sudah Triple Diamond, Woouuwwww..!!

(sumber : Buku Mitra HCS, Edisi 2 / Januari 2014 )

Mari bersama-sama sukses. Peluang bisnis HCS masih terbuka lebar.

cara mendaftar menjadi mitra hcs

Mesin cacah atau perajang (mesin chooper) multifungsi. Mesin ini dapat digunakan untuk mencacah jerami maupun rumput dengan tujuan menyediakan pakan ternak dengan daya simpan sangat lama melalui fermentasi pemotongan atau pencacahan ditujukan untuk memperkecil ukuran sehingga dimungkinkan mempercepat proses pembuatan pakan karena mempermudah perkembangan sel mikro-organisme. Bahan yang di cach dan digunakan untuk pakan yang difermentasi ini bisa berasal dari limbah pertanian seperti jerami, janggel jagung dll.

Ready stock Mesin Cacah. Monggo yang punya Sapi, Kambing, Domba, Kelinci, Babi, dsb. Bisa jg untuk Perunggasan (Bebek, Ayam, Kalkun, Puyuh, dsb).

Mesin Cacah Multifungsi bisa mencacah  dan menggiling bahan pakan basah maupun kering. Seperti :

  • -. Rumput Gajah,
  • -. Tebon Jagung,
  • -. Ranting2 pohon,
  • -. Jerami basah kering,
  • -. Janggel Jagung, Jagung,
  • -. Rendeng Kedelai,
  • -. Rendeng Kacang,
  • -.kulit Kacang, dll
  • -. dan bisa untuk Kompos Kohe..

Harga 2.5 juta Tanpa Mesin (harga belum termasuk ongkos kirim).

Untuk order silakan WA/SMS: 081232173222

Silakan lihat demo mesin cacah (chopper) multifungsi berikut:

Harga Jual Mesin Cacah (Chopper) Tipe 20 (Pisau Kertas)

Mesin cacah yang ini merupakan produk premium. Pisau yang digunakan adalah pisau pemotong kertas. Jadi bukan pisau baja biasa. Konstruksi lebih kuat dan kokoh.

Berbeda dengan mesin cacah di atas yang kami jual tanpa mesin, untuk mesin chopper rumput di gambar berikut sudah termasuk mesin. Harga 6.850.000 (belum termasuk ongkos kirim).

Untuk order silakan WA/SMS: 081232173222

jual mesin cacah rumput
harga mesin cacah rumput

Yuk tonton videonya:

Video Tutorial Membuat Pakan Fermentasi Kambing Modern menggunakan SOC HCS dengan bahan utama tebon jagung atau jerami jagung.

Untuk bahan utama bisa dicampur ampas tahu, jerami padi, kedebok pisang, dll. Jadi, sesuaikan dengan bahan yang tersedia di lingkungan saja (tidak perlu dipaksakan harus ada).

Bahan yang juga perlu dipersiapkan:

  1. SOC
  2. garam dapur
  3. gula pasir / molase
  4. dedak / bekatul

Selanjutnya ikuti sebagaimana diperagakan dalam video berikut. Tonton sampai tuntas ya…

Sapi jenis Limosin dan Simetal milik Bpk Setyo Blitar mengalami penambahan Berat antara 2 – 3 kg per hari setelah menerapkan Fermentasi pola HCS menggunakan SOC, King Master, dan Biopower.

Silakan nonton videonya dulu ya…

Cara Bikin Pakan Fermentasi untuk Sapi Pola King Master, SOC HCS, dan Biopower

Fermentasi pakan unt 100 kg, menggunakan SOC HCS 5 ttp + King master 10 ttp + biopower 10 tetes. ☝hasilnya 2 sd 3 kg pertumbuhan berat per hari. Sebelum pake king master punya pk setyo blm pernah mencapai 2 kg/hari. Krn pk setyo sdh 5 th jadi mitra hcs.

Bahan Hanya dedak + kulit dan batang kedelai + batang jagung (di coper). Peternakan beliau sering dikunjungi dari dinas2 seluruh jatim.

Apakah Aman Pakan Fermentasi untuk Kambing / Sapi Bunting (Hamil)

Untuk sapi bunting gunakan dosis sebagai berikut:

  1. Pada setiap 30 liter air minumnya tambahkan 1 tutup SOC HCS +1 tutup King Master
  2. Untuk pembuatan pakan fermentasi sapi bunting, tiap 150 kg bahan berikan 5 tutup SOC HCS dan 5 tutup KingMaster.

Sedangan untuk kambing bunting dosisnya sebagai berikut:

  1. Untuk minum berikan 1 tutup SOC + 1 tutup King Master tiap 60 liter.
  2. Klu untuk pakan fermentasi kambing bunting berikan 5 tutup SOC + 5 tutup King Master untuk pakan 150 kg.

King Master soc hcs untuk Fermentasi Pakan Sapi

HCS Nusantara yang didirikan dan dikomandani konsultan HCS, Bpk Wahyudi, SE sedang mengadakan kunjungan ke salah satu mitra HCS yang sukses, khususnya di peternakan kambing modern. Gambarnya di bawah ini ya…. Dia masih muda banget, dan penampilannya sederhana; bersarung 🙂

 

jadi jutawan berkat ternak kambing pola HCS
Penampilannya sederhana, bersarung he he… namun dia pebisnis sukses di bidang peternakan khususnya kambing pola HCS

Sejak tiga tahun lalu SOC dijadikan simbol beternak beliau….Mas Syaifudin Mitra HCS yang satu ini sangat sangat luar biasa….setidaknya lebih dari 1500 ekor yang terjual, menjadikan beliau sebagai jutawan….Alhamdulillah minggu ini kirim 160 ekor ke Jawa Tengah….Ilmu aplikasi HCS apabila dipraktekkan dengan benar maka hasil benar2 fantastik…dikandang ini perputaran kambing ada 200-500 tampa ngarit tampa angon tanpa bau kotoran…..ikuti pelatihan rutin …ayo kembali ke kampung halaman. HCS Go Success.

Pelatihan dan Bimbingan Ternak Kambing Tanpa Ngarit dan Angon

Bagaimana Cara TERNAK kambing modern dengan pakan fermentasi, tanpa ngarit, tanpa angon dengan pola SOC HCS.? Dapatkan panduannya bersama HCS Nusantara.

Yuk bergabung jadi mitra HCS Nusantara. Klik tombol DAFTAR berikut ini.

cara mendaftar menjadi mitra hcs

Apakah bisa beli Suplemen Organik Cair – SOC HCS saja (tanpa daftar jadi mitra HCS)?

Oo… Bisa sekali 🙂

Untuk mencoba SOC HCS untuk kambing bisa beli eceran 1-2 botol. Tidak harus masuk jadi mitra/member HCS.

Limbah pohon pisang (biasa disebut debog/kedebok), dulu termasuk sampah yang merepotkan untuk dimusnahkan. Jika dibiarkan bisa menimbulkan bau busuk. Adalah PT HCS yang kemudian memviralkan kambing makan gedebok pisang.

Melalui video-video yang diunggah di YouTube, ribuan mitra HCS ‘pamer’ peternakan kambing modern yang dengan lahapnya menyantap pakan fermentasi dari debog pisang ini.

Tidak ada yang salah selama cara pengolahannya benar. Dengan menggunakan produk HCS yakni Suplemen Organik Cair atau SOC sebagai fermentor (istilah untuk obat fermentasi), dipastikan batang pisang ini sangat disukai kambing.

Masalah timbul ketika orang luar HCS (non mitra) kemudian meniru langkah tersebut. Dengan hanya berbekal ilmu hasil nonton video cara bikin pakan fermentasi batang pisang melalui YouTube, mereka ikut-ikutan membeli SOC HCS dan membuat pakan fermentasi untuk ternak kambing mereka.

Apa hasilnya?

Kami menerima banyak aduan mengenai kambing mati setelah beberapa bulan makan fermentasi kedebog pisang. Mula-mula kambing tampak layu, bulu-bulu kambing banyak rontok, lalu mengalami kelumpuhan. Dan, akhirnya mati.

Ujung-ujungnya, mereka mengkambinghitamkan SOC sebagai biang kerok kematian ternak kambing.

Baca juga: Bahayanya Pakan Gedebok Pisang Untuk Kambing

Mengapa video kambing makan fermentasi debok pisang jadi viral (terkenal)?

Maksud dibalik publikasi kambing makan debok pisang oleh mitra HCS adalah dalam rangka mengenalkan betapa luar biasa produk HCS yang bernama SOC.

Kambing yang sudah mengkonsumsi SOC HCS akan jadi rakus (istilah Jawa-nya gragas) dan mau melahap apa saja yang disuguhkan. Tak terkecuali batang pisang pun disantap dengan lahap. Ini efek Suplemen Organik Cair (SOC).

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, video-video tersebut dipahami sebagai ‘kampanya’ agar pemirsa memberi makan kambing dengan kedebok pisang. Padahal, sebenarnya cuma mengenalkan SOC untuk kambing saja.

Bukan cuma makan debog pisang. Video efek SOC juga kambing melahap daun jati, daun bambu, bahkan pakaian bekas.

Pertanyaannya, meskipun pada akhirnya kambing doyan makan kedebok, apakah kita tega memberikan limbah perkebunan ini secara terus menerus setiap hari?

Inilah akibat dari tindakan malas belajar. Mereka pikir hanya dengan nonton video YouTube saja sudah cukup untuk beternak kambing pola HCS. Padahal mitra-mitra HCS di seluruh nusantara dibekali dengan buku petunjuk dan diwajibkan mengikuti pelatihan tingkat dasar, menengah, mahir, dan seterusnya. Ini juga yang membedakan kenapa peternakan kambing mitra HCS berkembang pesat, sementara kambing orang-orang di luar sana justru mati mengenaskan.

Pada video sambutan di halaman depan website Program HCS ini, Direktur Utama PT HCS Bpk Choirul Anam sudah mewanti-wanti bahwa sebagus apapun suatu produk jika tidak disertai ilmu cara penggunaannya maka produk tersebut tidak punya arti apa-apa.

Oleh karena itu, sebelum mencoba produk HCS, mitra HCS harus dan wajib punya ilmunya. PT HCS menyelenggarakan pelatihan gratis secara terus menerus dan rutin tiap Selasa siang di kantor pusat.

Dalam artikel ini, kami ingin menuliskan beberapa hal penting mengenai pakan fermentasi kedebok pisang dengan menggunakan SOC.

Harapan kami, semoga non mitra punya bekal pengetahuan awal sebelum membuat pakan fermentasi debok pisang. Sehingga ternak kambing mereka terhindar dari akibat buruk limbah perkebunan ini. Sekali lagi, artikel ini hanya sekedar pengetahuan dasar saja. Untuk pengolahan pakan fermentasi secara mendetail hanya disampaikan di pelatihan yang diadakan oleh PT HCS atau konsultan-konsultan dan trainer di daerah.

fermentasi kedebok pisang untuk kambing
Ternak kambing modern JAMAN NOW – Kambingnya dikasih pakan debog batang pisang hasil fermentasi SOC HCS

Apakah aman pakan kedebog pisang untuk difermentasi jadi pakan kambing?

  1. Untuk sekali dua kali tidak masalah kita memberi pakan kambing dari kedebok pisang. Dengan catatan sebagai makanan tambahan (istilahnya camilan). Bukan pakan pokok.
  2. BISA saja jika ingin memanfaatkan limbah perkebunan batang pisang sebagai pakan ternak kambing secara terus menerus. Tapi harus dicampur menjadi satu sebagai komposisi pakan sehingga mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi. Misalnya dengan mencampurkan bahan-bahan lain seperti ampas tahu, titen kedelai, rerumputan, daun-daunan, pohon atau janggel jagung, dll.
  3. Sebelum dicacah, batang pisang (debok) harus dibuang lapisan terluarnya yang berwarna hijau sekira 3 lapis. Hal ini untuk menghilangkan bahan-bahan dari batang pisang yang tidak bisa dicerna oleh kambing.
  4. Setelah dibuang lapisan terluar, biarkan batang pisang sekitar 3 harian agar layu dan lendir-lendir keluar. Jadi jangan sekali-sekali batang pisang habis tebang langsung dicacah dan difermentasi.

Baca juga: Cara Bikin Pakan Fermentasi Gedebok Pisang untuk Kambing

Demikian sekedar tips aman mengolah gedebok pisang untuk fermentasi pakan kambing. Semoga bermanfaat.

Kata kunci pilihan:

ciri fermentasi gedebog pisang berhasil,

SOC HCS untuk kambing ini memang sebuah produk yang bisa dibilang baru jika dibanding dengan produk sejenis merek lain yang sudah terlebih dahulu beredar di pasaran.

Meski demikian, untuk urusan kwalitas dan manfaat patut diacungi jempol bahwa SOC HCS memang produk organik terbaik saat ini. Tidak hanya untuk ternak kambing saja, melainkan untuk semua jenis hewan ternak.

Tak heran jika SOC HCS lebih cepat mengantongi sertifikat dari INOFICE di saat produk sejenis lainnya tidak mendapatkannya. For your information, INOFICE adalah kependekan dari Indonesian Organic Farming Certification. Yakni sebuah lembaga yang secara khusus memberikan sertifikat organik untuk produk-produk yang beredar.

SOC HCS untuk Kambing
SOC HCS untuk Kambing yang asli pasti ada logo INOFICE. Hati-hati jika membeli Suplemen Organik Cair – SOC HCS di tempat lain yang tanpa ada logo tersebut. Bisa jadi itu SOC palsu

Baca juga: SOC Suplemen Organik Cair untuk Ternak Kambing

Dari PT HCS, bukan cuma SOC yang sudah mengantongi label Inofice. Bahkan, 2 (dua) produk unggulan lainnya, yakni SOT HCS dan Phefoc pun sudah bersertifikat INOFICE.

SOC HCS untuk Ternak Kambing Tanpa Ngarit dan Angon

Meskipun SOC HCS ini sebenarnya produk organik yang bisa dan biasa diaplikasikan untuk semua hewan ternak. Namun, masyarakat lebih mengenali suplemen ini sebagai SOC HCS untuk Kambing. Hal ini bisa jadi dikarenakan beredarnya video-video mitra HCS tentang ternak kambing pola HCS yang demikian ramai. Sampai-sampai ada peternak kambing pola SOC HCS yang diundang ke Malaysia untuk sharing cara aplikasi SOC HCS untuk kambing.

Baca juga: Cara Membuat Pakan Fermentasi dengan Suplemen Organik Cair – SOC HCS

Efek SOC HCS untuk kambing adalah merangsang nafsu makan. Tak heran juga kambing Anda sudah kemasukan cairan Suplemen Organik Cair (SOC) ini maka bawaannya makan melulu. Apa saja ada di depannya ingin dimakan.

SOC HCS untuk Ternak Kambing Tanpa Ngarit, Tanpa Angon, dan Tanpa Bau Limbah

Info dan cara order SOC HCS hubungi WA admin di 081232173222.