Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) HCS Untuk Kol>> Bagi anda yang hidup di dataran cukup tinggi, tentu anda sudah sering melihat tanaman kol. Meskipun cara menanamnya terlihat cukup sederhana, namun anda tetap tidak boleh meremehkannya karena tetap saja tanaman sayuran satu ini membutuhkan beberapa perawatan bahkan juga pupuk atau suplemen tanaman.

Yap, demi masa panen yang lebih cepat dan hasilnya yang jauh berlipat, akan lebih baik jika anda menggunakan suplemen organik tanaman (SOT) HCS yang saat ini sudah bisa anda dapatkan dengan cukup mudah. Aplikasi suplemen organik tanaman untuk kol juga terbilang cukup mudah, selama anda sudah mengetahui ukuran yang paling tepat untuk tanaman kol ini.

Jadi, berapa takaran yang paling benar dalam aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk kol? Untuk tanaman yang bisa dibilang lemah ini, anda hanya perlu menggunakan sebanyak 5 tutup botol dari suplemen organik tanaman saja. Jika sudah ditakar dengan benar, barulah anda campurkan dengan air bersih sebanyak 14 liter.

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) HCS Untuk Kol

Nah, jika anda sudah mengetahui takaran dari suplemen organik tanaman (SOT) HCS tadi, kini anda hanya perlu mengetahui waktu menggunakan larutan tadi. Anda cukup melakukan tiga kali proses penyemprotan, dengan jarak selama 10 hari sekali. Hal ini tentu tidak akan terlalu memberatkan aktifitas pertanian anda.

Yang juga harus anda ketahui, penggunaan suplemen organik tanaman (SOT) HCS terutama untuk kol, tidak hanya untuk mempercepat datangnya panen, namun juga untuk meningakatkan daya tahan tanaman dari beberapa penyakit yang sangat mungkin menyerang tanaman kol. Selain itu, suplemen ini juga sangat baik dalam menguatkan akar tanaman.

Dengan mengetahui aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk kol yang tepat, maka kemungkinan besar aktifitas pertanian anda akan berjalan dengan lebih baik, begitu juga dengan hasil yang akan diterima nantinya.

Untuk sekedar tambahan, dalam aplikasi suplemen organik tanaman untuk kol ini, hasil yang akan didapat akan jauh lebih baik jika anda menambahkan tetes tebu atau gula sebagai campuran tambahan. Tidak perlu banyak, untuk setiap takaran satu tutup suplemen organik tanaman, anda cukup menambahkan gula pasir sebanyak 2 sendok makan saja.

Untuk mencoba SOT HCS ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS

SOT HCS untuk Pisang ternyata tidak sekedar oke. Di samping menghasilkan buah organik yang padat berisi, anakan pohon pisang juga subur.

SOT HCS untuk Pisang
Konsultan HCS Nusantara Bpk Wahyudi, SE berpose dengan buah pisang hasil aplikasi SOT HCS untuk Pisang

Berikut testimoni mengenai aplikasi Pupuk cair organik SOT HCS untuk perkebunan pisang di Jombang:

pupuk cair SOT untuk pohon pisang

Kembali ke kampung Halaman
Petualangan kami saat ini di kota Santri Jombang….Mas Ridho Andy memanfaatkan tanah pekarangan sahabatnya dengan menanam pohon pisang sekitar 500 pohon.sekarang sudah lebih dari 1500….tampak dibelakang kami sebagian sudah mulai berbuah bahkan sebagian lagi sudah laku terjual…..aset yang terus bisa dinikmati bertahun-tahun ke depan ….ayo kembali gali potensi dikampung halaman bersama HCS…..anda pasti bisa….

Konsultasi gratis untuk anggota atau mitra HCS Nusantara. Bagaimana cara menjadi anggota? Silakan buka Program HCS Nusantara (dibimbing oleh Konsultan HCS Nusantara bpk Wahyudi, SE).

Enaknya berkebun pisang, sekali tanam bisa untuk berkali-kali panen karena dengan menggunakan pupuk organik cair SOT HCS maka perkembangan anakan bisa dirangsang. 1 (satu) pohon pisang sudah ada yang keluar anakan hingga 8 pohon.

SOT Pupuk Cair Kelapa Sawit

Mendengar kelapa sawit, pasti langsung ingat dengan minyak goreng kelapa sawit. Sudah kurang lebih 20 tahun, kelapa sawit banyak diproduksi untuk bahan minyak kelapa. Konon ini merupakan salah satu lahan bisnis yang cukup diperhitungkan di tanah air karena menawarkan keuntungan yang tidak sedikit.

Berikut beberapa keuntungan yang banyak dibicarakan, di antaranya adalah:

  1. Modal investasi cepat kembali, dari mulai penanaman hingga bisa dipanen, kurang lebih 4 tahun setelah masa panen pertama modal akan kembali dan konon pohon kelapa sawit ini akan terus bisa menghasilkan selama 25 tahun.
  2. Rentang harga kelapa sawit cenderung stabil.
  3. Pengerjaannya dilakukan oleh pekerja, jangan heran jika mendengar kalau pebisnis kelapa sawit bisa dapat passive income.
  4. Lahan kelapa sawit yang sudah ditanami juga bisa di jual belikan, dan harganya itu dipengaruhi oleh kualiatas tanaman kelapa sawit yang tumbuh di dalamnya.
  5. Laba dari bisnis kelapa sawit cukup besar, konon bisa sampai tiga kali lipat.

Seperti telah disinggung sebelumnya kebun kelapa sawit bisa bernilai mahal jika tanamannya berkualitas. Untuk mendapatkan kualitas tentunya harus di rawat, iya kan? Lalu bagaimana merawatnya?

Berikut beberapa faktor yang bisa memaksimalkan perawatan kelapa sawit.

  1. Penyesuaian metode dengan lingkungan, bentuk perawatan kelapa sawit setiap daerah berbeda.
  2. Pengendalian gulma secara intensif, di area perkebunan kelapa sawit biasanya tumbuh tanaman pengganggu, yaitu gulma. Kehadirannya dapat mengurangi unsur hara yang ada di dalam tanah lahan. Karenanya perlu pengendalian yang tepat.
  3. Penggunaan alat teknologi tinggi, jika modal memungkinkan pembelian alat berteknologi tinggi akan mengefektifklan pekerjaan untuk pemeliharaan kebun.
  4. Perhatikan cara pemberantasan hama dan penyakit karena akan cukup banyak hama dan penyakit yang bisa ditemui menyerang tanaman sawit.
  5. Pemupukan dengan tepat. Pilih pupuk cair kelapa sawit yang berkualitas. Gunakan pupuk organik sebab dapat menghidupkan microba tanah, sehingga dapat menyebabkan tanah menjadi subur. Saat ini ada banyak pupuk cair kelapa sawit yang sudah jadi, atau bisa juga membuatnya sendiri.

Kenapa harus pupuk cair kelapa sawit? Sebab pupuk cair ini bisa diaplikasikan langsung ke bagian yang ingin kita pupuk dari kelapa sawit tersebut, apakah ingin membuat dahannya kuat, daunnya lebat, akarnya subur, atau ingin cepat berbuah dan memiliki buah yang banyak.

  • Faktor perawatan selanjutnya adalah penunasan perlu diatur sedemikian rupa.
  • Dan yang terakhir ikuti prosedur pemanenan yang benar dengan teknik yang tepat.

Itulah beberapa faktor yang akan membantu kualitas kelapa sawit memiliki kualitas yang baik, dari beberapa hal di atas semuanya perlu dilakukan dengan seimbang, rutin, dan disiplin merawatnya. Karenanya perlu mengajak dan mengajari pegawai untuk bisa melakukan hal di atas.

Memiliki perkebunan kelapa sawit tentu saja perlu pekerja yang bisa membantu dan memantau pertumbuhan kelapa sawit tersebut, yang selalu bisa melakukannya kapan pun. Berbicara soal pupuk, jika memungkinkan bisa membuatnya, sebaiknya membuat saja sendiri, pupuk cair kelapa sawit organik. Bahan apa yang digunakan dan bagaimana cara pembuatannya bisa di search. Karena saat ini ada banyak tips dan trik yang bisa diikuti melalui media internet, dan itu tentu saja memudahkan.

Menggunakan atau memberikan perawatan kepada tumbuhan dengan bahan organik, tentu akan berpengaruh terhadap buahnya di kemudian hari, biasanya akan jauh lebih baik hasilnya. Di samping itu, semua bisa juga memberinya suplemen, seperti suplemen organik tanaman (SOT) dari PT HCS. Di masyarakat umum, SOT HCS ini lebih dikenal sebagai pupuk cair organik. Semoga bermanfaat.

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) Untuk Seledri
Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) Untuk Seledri>> Selama ini mungkin anda masih jarang melihat aktifitas menanam seledri dalam jumlah atau lahan yang besar. Padahal sebenarnya menanam seledri cukup menjanjikan karena penggunaan seledri untuk menyedapkan makanan cukup tinggi, terlebih untuk rumah makan yang memang sudah berkapasitas cukup besar.

Meskipun terlihat cukup sederhana, namun jika memang ingin menanam seledri dengan serius, juga dibutuhkan beberapa perawatan juga suplemen tanaman yang sebaiknya diberikan. Itu sebabnya, anda juga harus mengetahui aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri yang seharusnya pula.

Hal tersebut perlu anda pahami karena jika anda tidak melakukan pengaplikasian secara benar, maka hasil panen seledri nantinya juga tidak akan maksimal pula. Karena seledri termasuk dalam tanaman lemah alias tidak berbatang, maka aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri juga berbeda dengan tanaman keras atau yang berbatang.

Untuk tanaman seledri ini, 5 tutup botol suplemen ini sudah sangat cukup. Kemudian suplemen tadi dicampurkan dengan air sebanyak 14 liter. Jika ingin mengurangi karena seledri yang ditanam tidak cukup banyak, maka anda hanya tinggal menguranginya saja namun masih dalam skala yang sama.

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) Untuk Seledri

Jika sudah, kini saatnya anda memahami teknik aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri ini. Tidak sulit, karena dalam sepuluh hari sekali anda hanya perlu melakukan penyemprotan sebanyak tiga kali saja. Karena tidak perlu terlalu sering, maka anda juga tidak akan merasa direpotkan sama sekali.

Sebenarnya, apa saja yang ada didalam suplemen organik tanaman (SOT) ini sehingga bisa memberikan banyak sekali manfaat bagi tanaman seperti seledri ini? Ada banyak sekali unsur yang dimasukan kedalamnya, diantaranya ialah unsur N, K2O, So4, P205, mG, Cu, Fe, PH, Zn, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seluruh kandungan dan aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri yang tepat ini akan sangat membantu anda untuk bisa mendapatkan hasil seledri yang tidak hanya lebih cepat, namun juga jauh lebih berkualitas. Jadi, tidak perlu lagi untuk menggunakan suplemen organik tanaman ini untuk tanaman yang anda tanam.

Untuk mencoba SOT HCS ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) HCS Untuk Jeruk

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) HCS Untuk Jeruk>> Selama ini tentu anda sudah sering memakan buah jeruk. Bukan hanya karena harganya yang cukup murah dan rasanya segar, namun juga karena kandungan vitamin serta anti oksidannya yang banyak. Itu sebabnya juga para petani sangat suka menanam pohon jeruk karena menyadari potensi buah jeruk di pasaran.

Mendapatkan hasil panen yang lebih berlimpah dengan kualitas baik seperti menjadi pekerjaan rumah sendiri untuk petani. Karena itulah para petani terus mencari cara dan suplemen demi mendapatkan panen terbaik. Untuk aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jeruk, tidak perlu anda lakukan setiap hari.

Anda hanya perlu melakukannya satu minggu sekali dengan penyemprotan sebanyak tiga hingga empat kali. Aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jeruk harus terus anda lakukan secara berturut-turut selama lima bulan. Barulah setelahnya bisa anda hentikan.

Selain teknik pengaplikasiannya, dalam aplikasi suplemen organik tanaman untuk jeruk anda juga harus mengetahui takaran yang tepat. Jika anda memaksanya memberikan suplemen organik tanaman terlalu banyak atau terlalu sedikit, maka hasil panen dan kesehatan tanaman tidak akan bisa didapatkan dengan optimal.

Takaran untuk pohon jeruk sendiri menggunakan skala 5 : 500. Artinya, jika anda menggunakan suplemen organik tanaman sebanyak 10 cc, maka air yang dibutuhkan untuk mencapurnya sebanyak 5 liter. Begitu terus selanjutnya, tergantung dengan luasnya lahan pohon jeruk yang akan anda semprot dengan suplemen organik tanaman alias SOT ini.

Sebagian dari anda mungkin masih ragu dengan kegunaan SOT ini. Sekali lagi, suplemen organik tanaman (SOT) HCS sudah terbukti membuat panen lebih cepat dari biasanya, akar dan batang pohon menjadi lebih kuat, membuat tanaman tidak mudah terserang penyakit dan lain sebagainya.

Kegunaan tersebut tentu saja dikarenakan kandungan yang ada di dalamnya. Setiap unsur yang dimasukan sudah diperhitungkan dengan teliti sehingga hasil yang akan didapatkan bisa benar-benar baik dan optimal.

Nah, jika sudah mengetahui kegunaan dari suplemen ini dan aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jeruk, seharusnya sudah tidak ada lagi alasan bagi anda untuk tidak menggunakannya pada aktifitas pertanian anda.

Untuk mencoba produk ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman Untuk Jahe

Menjadi salah satu rempah alias bumbu yang sangat umum di Indonesia, tidak heran jika penggunaan jahe dalam kehidupan sehari-hari bisa dibilang cukup tinggi. Selain itu, karena jahe memiliki khasiat yang amat sangat beragam untuk kesehatan, maka tidak heran juga jika anda sering menemukan olahan lain dari jahe.

Karena kedua alasan tadilah, tidak salah rasanya jika jahe cukup menjanjikan untuk dibudidayakan. Menanam jahe sebenarnya tidak sulit, namun jika ingin mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat, maka anda harus melakukan usaha yang lebih keras, yakni bisa dengan memberikan suplemen. Aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jahe juga tidak sulit.

Untuk memberikan suplemen organik tanaman (SOT) HCS, anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis dari tanaman tersebut, karena setiap jenis tanaman membutuhkan suplemen dalam kadar yang berbeda. Karena jahe termasuk dalam tanaman yang tidak berbatang, maka lima tutup botol suplemen saja sudah cukup.

Untuk aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jahe ini, suplemen organik tadi tinggal anda campurkan dengan 14 liter air. Barulah kemudian tinggal anda berikan pada tanaman jahe dengan cara menyemprotkannya. Untuk penyemprotannya, harus anda lakukan tiga kali dalam jarak 15 hari secara berturut-turut.

Sebagian dari anda mungkin masih merasa ragu mengapa anda harus menggunakan suplemen ini. Suplemen organik tanaman tidak hanya membantu waktu panen lebih cepat, namun juga akan memastikan kesehatan tanaman jahe, karena melindunginya dari berbagai macam penyakit yang bisa saja mengganggu tanaman jahe.

Selain itu, seperti beberapa tanaman bumbu lainnya, tanaman jahe juga sering bermasalah dengan akarnya yang tidak menancap dengan kuat sehingga dapat tumbang dengan mudah. Suplemen organik ini juga akan membuat akar lebih kuat, sehingga buahnya juga akan lebih banyak.

Dengan mengetahui beberapa kegunaan dan aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jahe, seharusnya anda tidak lagi merasa ragu untuk menggunakannya. Meskipun anda harus mengeluarkan uang sedikit lagi, namun akan berbanding lurus dengan hasil panen jahe yang lebih banyak dari sebelumnya.

Untuk mencoba produk ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS

Pupuk Cair Organik
Pupuk Organik Cair dari HCS yang lebih dikenal dengan sebutan SOT (Suplemen Organik Cair)

Fungsi Pupuk dalam Pertanian

Pemanfaatan  pupuk cair organik untuk membantu meningkatkan panen pertanian sudah biasa dilakukan. Pupuk merupakan material, bahan yang ditambahkan pada media tanam (berupa tanah, arang, sabut kelapa atau media tanam dalam jenis apapun) atau pada tanaman demi mencukupi kebutuhan hara. Kebutuhan unsur hara tersebut dibutuhkan tanaman agar mampu berproduksi dengan baik. Material pupuk bisa berupa butiran padat atau cairan. Bahan pembuat pupuk dapat berupa bahan organik atau alami maupun bahan anorganik atau mineral buatan.

Pupuk cair organik adalah salah satu jenis pupuk buatan yang ditambahkan pada media tempat tumbuhnya tanaman. Pemanfaatan pupuk ini memberikan banyak keuntungan di bidang pertanian. Manfaat utamanya adalah untuk menyuburkan tanaman. Seperti halnya tumbuhnya manusia, tanaman juga memerlukan suplemen penunjang untuk kelangsungan hidupnya.

Baca juga: Cara Aplikasi Pupuk Cair SOT HCS untuk Pepaya

Zat, unsur atau suplemen penunjang tersebut biasa disebut sebagai unsur HARA. Secara alami keberadaan unsur HARA bisa ditemukan di dalam tanah. Namun unsur HARA juga dapat diperoleh dengan cara menambahkan pupuk ke dalam media tanam. Kekurangan unsur HARA dapat menyebabkan tanaman tumuh kerdil, tidak optimal, mudah terserang hama dan penyakit serta ketidakmampuan untuk berbuah sehingga gagal panen.

Pupuk cair organik juga membantu menjaga stabilitas unsur HARA dalam tanah. Kestabilan unsur HARA dalam tanah berpengaruh terhadap kelangsungan ekosistem media tanam. Keberadaan ekosistem di sekitar media tanam ini akan berpengaruh terhadap kelangsungan ekologi dan kehidupan secara lebih menyeluruh. Misalnya ekosistem sawah. Keberadaan tanaman ini secara tidak langsung juga mensupplai kebutuhan makhluk sawah, seperti cacing, semut, bahkan juga hama seperti tikus sawah. Jika ekologi terganggu maka kondisi sawah juga akan menurun tingkat kesuburannnya. Sebagai langkah strategis menyelamatkan kesuburan tanah produksi adalah dengan menambahkan Suplemen Organik Tanaman (SOT HCS) produksi PT. HCS.

SOT HCS merupakan pupuk organik cair resmi dari PT HCS. Pupuk SOT (suplemen organik tanaman) ini telah secara resmi mendapatkan sertifikat INOFICE dan menjadi produk unggulan di HCS sebagai produk terbaik.

Baca juga: Cara Penggunaan Pupuk Cair SOT HCS untuk Jeruk

Pupuk cair organik juga membantu mengurangi dampak sampah pada lingkungan sekitar. Hal ini memungkinkan karena pupuk cair dari bahan organik memanfaatkan bahan baku berupa sampah biologis yang ada di sekitar. Pupuk organik dalam bentuk cair misalnya bisa terbuat dari bahan baku sampah organik seperti molase. Setelah membuat media dari sampah organik untuk pembiakan bakteri maka dilakukan langkah pembiakan bakteri untuk menjadi bahan pembuatan pupuk cair.

Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri

Pupuk organik dalam bentuk cair bisa dibuat secara swadaya. Caranya adalah dengan menyiapkan media untuk pembuatan pupuk misalnya ember atau tong. Kemudian cari media sampah biologis sebagai bahan utama pupuk misalnya batang pohon pisang yang dipotong kecil-kecil. Kemudian siapkan media supporting misalnya molase atau campuran gula dan air sebagai penyedia kebutuhan bakteri yang nantinya berfungsi sebagai pupuk. Masukkan karung yang telah diisi pohon pisang cacahan ke dalam ember atau tong berisi molase (campuran air dan gula). Rendam dengan sempurna karugn berisi cacahan pohon pisang tersebut. Tutup rapat-rapat media berupa tong atau ember tersebut. Selama 8-10 hari kemudian pupuk buatan sendiri ini bisa dimanfaatkan untuk memupuk tanaman.

Selain pohon pisang bahan pupuk organik dalam bentuk cairan bisa menggunakan limbah hijau sayuran, jerami dan kotoran hewan terutama unggas. Bisa juga memanfaatkan sekam padi, dedak, limbah buah yang sudah membususk seperti jambu biji, pepaya, pisang, mangga, jambu air, dan berbagai buah busuk lainnya. Pupuk cair organik dianggap lebih efisien karena kaya unsur Nitrogen.

Video Pemakaian Pupuk Cair Organik (SOT HCS) untuk Tanaman Tembakau

Save

Save

Save

Save

Save

Pupuk Organik Cair untuk Sayuran Hidroponik

Bercocok Tanam Yuk dengan Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik!

Bercocok tanam tidak harus dilakukan oleh mereka yang sudah ahli bertani saja loh ya, yang awam pun bisa melakukannya. Saat ini sudah berkembang yang namanya bercocok tanam secara hidroponik, apa sih bercocok tanam hidroponik itu? Cara bercocok tanam secara modern dan mengasikkan. Tidak perlu memiliki lahan yang sangat luas, di pekarang rumah depan atau belakang pun bisa dilakukan.

Mau mencobanya? Baca terus artikel ini ya, nanti akan dikasih tau bagaimana memulainya, media tanamannya apa, dan apa nutrisi tanaman hodroponik. Memulainya tentu saja dengan menyiapkan lahan yang akan dijadikan tempat menanam, kemudian memilih bibit yang akan ditanam.

Kemudian mulai menanamkan bibit tanamannya, selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pemberian nutrisi untuk tanaman tersebut. Cara penanamannya sudah asyik, akan lebih asyik lagi dengan memberinya pupuk organik, seingga hasilnya akan jauh lebih baik, kaya akan kandungan nutrisijuga tanamannya. Saat ini masyarakat juga kembali menyukai makanan yang dibuat secara organik. Karena dinilai lebih sehat. Dan untuk itu bisa dimulai dengan memberinya pupuk cair organik untuk hidroponik.

Pupuk cair organik saat ini bisa di dapat dengan mudah karena banyak yang menjualnya, termasuk pupuk cair organik untuk hidroponik. Hanya saja jika ingin membuatnya sendiri juga bisa, berikut beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat pupuk cair organik. Bisa didapatkan di sekitar rumah. Bisa dengan daun kering, pupuk dari daun kering ini memberikan unsur hara berupa fospor.

Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik

Bahan yang digunakan adalah Daun-daun kering yang sudah jatuh, air 20 liter, gula merah 1 batang, dan decomposer atau mol tape 100 cc.

Kemudian cara mengolahnya:

  1. Daun kering dan gulamerah di tumbuk halus.
  2. Masukkan ke dalam sebuah wadah hasil tumbukan di atas, masukkan air sesuai dengan takaran, secukupnya. Tutup.
  3. Kemudian diamkan selama 10 hari.
  4. Setelah tercium bau yang menyengat sudah siap untuk digunakan, saat hendak diaplikasikan bisa dicampur dengan air, sesuai dengan takarannya.

Selain dari daun kering, bisa juga dengan menggunakan batang pisang, cara pembuatannya sama dengan daun kering. Jika daun kering banyak mengandung fospor maka batang pisang mengandung kalium yang akan bermamfaat untuk pertumbuhan tanaman.

Cara membuatnya:

  1. Potong sekitar 50 cm batang pisang bagian dalam yang putihnya, sebaiknya bagian yang paling dekat dengan bonggolnya tau akar.
  2. Siapkan 10 liter air.
  3. 1 batang gula merah.
  4. Dan 100 c c/10 cc dekompser atau mol tape bisa dibeli di tempatkpenjualan pupuk.
  5. Tumbuh bonggol pisang dan gula merah, campurkan semua bahan yang sudah di tumpuk ke dalam wadah, kemudian tutup, diamkan selama 10hari, kemudian pisahkan menjadi 3 bagian rata masing-masing tuangkan air 20 liter, pupuk cair organik untuk hidroponik sudah siap digunakan.

Pupuk Organik Cair untuk Hidroponik

Jual Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik SOT HCS

Jika ingin Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik yang sudah ready dan tinggal pakai, Anda bisa coba suplemen organik tanaman – SOT HCS. Semoga bermanfaat ya!

Meraup untung dari tanam Tomat Cherry dan Tomat Hitam POLA HCS.
Tomat Cherry dan Tomat Hitam Memiliki manfaat untuk kesehatan yang luar biasa.

Harga stabil untuk tomat cherry per kg Rp 40.000 tomat hitam Rp 30.000- Rp 40.000.

Dengan pola HCS mengandalkan pupuk cair SOT HCS, meski di lahan terbatas dengan memanfaatkan lahan rumahan usaha budidaya tomat cherry dan tomat hitam ini bisa menjadi mesin uang.

  • panen bisa berulang-ulang
  • tanamnya cukup dalam polybag…..
  • pelatihan gratis untuk mitra HCS Nusantara
  • konsultasi gratis juga

Mau ikutan pelatihan bersama HCS Nusantara? Silakan mendaftar sebagai mitra HCS. Penjelasan mengenai bagaimana cara menjadi mitra HCS bisa dibaca di PROGRAMHCS.com.

BUDIDAYA TOMAT HITAM HCS BUDIDAYA TOMAT POLA HCS

Pelatihan gratis untuk kalangan terbatas (khusus mitra HCS Nusantara)

HCS Nusantara, Inovasi tiada henti…..Go Success….

Baca  DI SINI cara mendaftar sebagai mitra HCS Nusantara.