Aplikasi Suplemen Organik Tanaman Untuk Jahe

Menjadi salah satu rempah alias bumbu yang sangat umum di Indonesia, tidak heran jika penggunaan jahe dalam kehidupan sehari-hari bisa dibilang cukup tinggi. Selain itu, karena jahe memiliki khasiat yang amat sangat beragam untuk kesehatan, maka tidak heran juga jika anda sering menemukan olahan lain dari jahe.

Karena kedua alasan tadilah, tidak salah rasanya jika jahe cukup menjanjikan untuk dibudidayakan. Menanam jahe sebenarnya tidak sulit, namun jika ingin mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat, maka anda harus melakukan usaha yang lebih keras, yakni bisa dengan memberikan suplemen. Aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jahe juga tidak sulit.

Untuk memberikan suplemen organik tanaman (SOT) HCS, anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis dari tanaman tersebut, karena setiap jenis tanaman membutuhkan suplemen dalam kadar yang berbeda. Karena jahe termasuk dalam tanaman yang tidak berbatang, maka lima tutup botol suplemen saja sudah cukup.

Untuk aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jahe ini, suplemen organik tadi tinggal anda campurkan dengan 14 liter air. Barulah kemudian tinggal anda berikan pada tanaman jahe dengan cara menyemprotkannya. Untuk penyemprotannya, harus anda lakukan tiga kali dalam jarak 15 hari secara berturut-turut.

Sebagian dari anda mungkin masih merasa ragu mengapa anda harus menggunakan suplemen ini. Suplemen organik tanaman tidak hanya membantu waktu panen lebih cepat, namun juga akan memastikan kesehatan tanaman jahe, karena melindunginya dari berbagai macam penyakit yang bisa saja mengganggu tanaman jahe.

Selain itu, seperti beberapa tanaman bumbu lainnya, tanaman jahe juga sering bermasalah dengan akarnya yang tidak menancap dengan kuat sehingga dapat tumbang dengan mudah. Suplemen organik ini juga akan membuat akar lebih kuat, sehingga buahnya juga akan lebih banyak.

Dengan mengetahui beberapa kegunaan dan aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) HCS untuk jahe, seharusnya anda tidak lagi merasa ragu untuk menggunakannya. Meskipun anda harus mengeluarkan uang sedikit lagi, namun akan berbanding lurus dengan hasil panen jahe yang lebih banyak dari sebelumnya.

Untuk mencoba produk ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS

Pupuk Cair Organik
Pupuk Organik Cair dari HCS yang lebih dikenal dengan sebutan SOT (Suplemen Organik Cair)

Fungsi Pupuk dalam Pertanian

Pemanfaatan  pupuk cair organik untuk membantu meningkatkan panen pertanian sudah biasa dilakukan. Pupuk merupakan material, bahan yang ditambahkan pada media tanam (berupa tanah, arang, sabut kelapa atau media tanam dalam jenis apapun) atau pada tanaman demi mencukupi kebutuhan hara. Kebutuhan unsur hara tersebut dibutuhkan tanaman agar mampu berproduksi dengan baik. Material pupuk bisa berupa butiran padat atau cairan. Bahan pembuat pupuk dapat berupa bahan organik atau alami maupun bahan anorganik atau mineral buatan.

Pupuk cair organik adalah salah satu jenis pupuk buatan yang ditambahkan pada media tempat tumbuhnya tanaman. Pemanfaatan pupuk ini memberikan banyak keuntungan di bidang pertanian. Manfaat utamanya adalah untuk menyuburkan tanaman. Seperti halnya tumbuhnya manusia, tanaman juga memerlukan suplemen penunjang untuk kelangsungan hidupnya.

Baca juga: Cara Aplikasi Pupuk Cair SOT HCS untuk Pepaya

Zat, unsur atau suplemen penunjang tersebut biasa disebut sebagai unsur HARA. Secara alami keberadaan unsur HARA bisa ditemukan di dalam tanah. Namun unsur HARA juga dapat diperoleh dengan cara menambahkan pupuk ke dalam media tanam. Kekurangan unsur HARA dapat menyebabkan tanaman tumuh kerdil, tidak optimal, mudah terserang hama dan penyakit serta ketidakmampuan untuk berbuah sehingga gagal panen.

Pupuk cair organik juga membantu menjaga stabilitas unsur HARA dalam tanah. Kestabilan unsur HARA dalam tanah berpengaruh terhadap kelangsungan ekosistem media tanam. Keberadaan ekosistem di sekitar media tanam ini akan berpengaruh terhadap kelangsungan ekologi dan kehidupan secara lebih menyeluruh. Misalnya ekosistem sawah. Keberadaan tanaman ini secara tidak langsung juga mensupplai kebutuhan makhluk sawah, seperti cacing, semut, bahkan juga hama seperti tikus sawah. Jika ekologi terganggu maka kondisi sawah juga akan menurun tingkat kesuburannnya. Sebagai langkah strategis menyelamatkan kesuburan tanah produksi adalah dengan menambahkan Suplemen Organik Tanaman (SOT HCS) produksi PT. HCS.

SOT HCS merupakan pupuk organik cair resmi dari PT HCS. Pupuk SOT (suplemen organik tanaman) ini telah secara resmi mendapatkan sertifikat INOFICE dan menjadi produk unggulan di HCS sebagai produk terbaik.

Baca juga: Cara Penggunaan Pupuk Cair SOT HCS untuk Jeruk

Pupuk cair organik juga membantu mengurangi dampak sampah pada lingkungan sekitar. Hal ini memungkinkan karena pupuk cair dari bahan organik memanfaatkan bahan baku berupa sampah biologis yang ada di sekitar. Pupuk organik dalam bentuk cair misalnya bisa terbuat dari bahan baku sampah organik seperti molase. Setelah membuat media dari sampah organik untuk pembiakan bakteri maka dilakukan langkah pembiakan bakteri untuk menjadi bahan pembuatan pupuk cair.

Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri

Pupuk organik dalam bentuk cair bisa dibuat secara swadaya. Caranya adalah dengan menyiapkan media untuk pembuatan pupuk misalnya ember atau tong. Kemudian cari media sampah biologis sebagai bahan utama pupuk misalnya batang pohon pisang yang dipotong kecil-kecil. Kemudian siapkan media supporting misalnya molase atau campuran gula dan air sebagai penyedia kebutuhan bakteri yang nantinya berfungsi sebagai pupuk. Masukkan karung yang telah diisi pohon pisang cacahan ke dalam ember atau tong berisi molase (campuran air dan gula). Rendam dengan sempurna karugn berisi cacahan pohon pisang tersebut. Tutup rapat-rapat media berupa tong atau ember tersebut. Selama 8-10 hari kemudian pupuk buatan sendiri ini bisa dimanfaatkan untuk memupuk tanaman.

Selain pohon pisang bahan pupuk organik dalam bentuk cairan bisa menggunakan limbah hijau sayuran, jerami dan kotoran hewan terutama unggas. Bisa juga memanfaatkan sekam padi, dedak, limbah buah yang sudah membususk seperti jambu biji, pepaya, pisang, mangga, jambu air, dan berbagai buah busuk lainnya. Pupuk cair organik dianggap lebih efisien karena kaya unsur Nitrogen.

Video Pemakaian Pupuk Cair Organik (SOT HCS) untuk Tanaman Tembakau

Save

Save

Save

Save

Save

Meraup untung dari tanam Tomat Cherry dan Tomat Hitam POLA HCS.
Tomat Cherry dan Tomat Hitam Memiliki manfaat untuk kesehatan yang luar biasa.

Harga stabil untuk tomat cherry per kg Rp 40.000 tomat hitam Rp 30.000- Rp 40.000.

Dengan pola HCS mengandalkan pupuk cair SOT HCS, meski di lahan terbatas dengan memanfaatkan lahan rumahan usaha budidaya tomat cherry dan tomat hitam ini bisa menjadi mesin uang.

  • panen bisa berulang-ulang
  • tanamnya cukup dalam polybag…..
  • pelatihan gratis untuk mitra HCS Nusantara
  • konsultasi gratis juga

Mau ikutan pelatihan bersama HCS Nusantara? Silakan mendaftar sebagai mitra HCS. Penjelasan mengenai bagaimana cara menjadi mitra HCS bisa dibaca di PROGRAMHCS.com.

BUDIDAYA TOMAT HITAM HCS BUDIDAYA TOMAT POLA HCS

Pelatihan gratis untuk kalangan terbatas (khusus mitra HCS Nusantara)

HCS Nusantara, Inovasi tiada henti…..Go Success….

Baca  DI SINI cara mendaftar sebagai mitra HCS Nusantara.

SOT (suplemen organik tanaman)

SOT yang diproduksi HCS mempunyai kandungan lengkap yang dibutuhkan oleh semua tanaman, karena suplemen yang baik harus mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun mikro.

SOT HCS

Unsur hara makro meliputi:

  1. nitrogen (N)

tanaman yang kekurangan nitrogen (N) mengakibatkan:

  • daun menjadi kuning pucat lalu perlahan engering.
  • Tanaman menjadi kurus
  • Tanaman menjadi tidak berbuah atau bisa berbuah, namun buahnya lebih kecil dan terlalu cepat masak.
  1. Phospor(P2O2)

Tanaman yang kekurangan phospor (P2O2) mengakibatkan:

  • Tumbuh lebih kerdil
  • Akar tanaman sangat kurang dan tidak bisa berkembang
  • Tanaman menjadi tak bisa berbuah, atau berbuah namun ukurannya lebih kecil dan terlalu cepat masak.
  1. Kalium (K2O)

Tanaman yang kekurangan kalium mengakibatkan:

  • Daun mengkerut tapi tidak merata.
  • Permukaan daun menjadi seperti terbakar pada tepi dan ujungnya kemudian rontok sebelum waktunya.

Unsur hara mikro meliputi:

  1. mangan (Mn)
  2. molybedenum (Mo)
  3. magnesium (Mg)
  4. besi (Fe)
  5. Boron(B)
  6. Kolbalt (Co)
  7. tembaga (Cu)
  8. seng (Zn)
  9. kalsium (Ca)
  10. belerang(S)
  11. Ciri-ciri kekurangan mangan (Mn)

Pada daun muda tulang-tulangnya terjadi klorois, perubahan dari warna hijau menjadi kuning dan selanjutnya menjadi putih.

Tulang-tulang daunnya tetap berwarna hijau, ada yang sampai kebagian sisi tulang.

  1. Ciri-ciri kekurangan molybedenum

Bercak-bercak didaun dewasa, kemudian menjalar ke daun m uda.

Daun muda menjadi kering.

Daun dewasa mrnguncup dan helai daunnya menebal.

3.Ciri-ciri kekurangan magnesium

Daun cepat kering, cepat tua, dan berwarna hijau kekuning-kuningan pada sisi yang terkena sinar matahari saja.

Buah tumbuh tidak sempurna, kecil-kecil, mutu jelek dan tidak tahan lama  jika disimpan.

  1. Ciri-ciri mkekurangan besi

Tulang adaun menjadi kuning, kemungkinanna menjadi putih.

Timbul bercak-bercak berwarna hijau seperti pulau.

Daun mati mulai dari pucuk menuju bawah(die back)

  1. Ciri-ciri kekurangan boron

Tepi daun terjadi klorosis.

Kuncup-kuncup mati dan berwarna hitam.

Batang mudah patah dan mengeluarkan cairan kcoklatan.

  1. Ciri-ciri kekurangan kolbalt

Penyerapan nitrogen (N)  kurang maksimal, sehingga ciri-ciri kekurangan kolbalt (Bo) seperti ciri-ciri kekurangan nitrogen (N).

  1. Ciri-ciri kekurangan tembaga

Pada bagian daun, terutama yang muga tampak layu dan kemudian mati (die back), sedang ranting-rantingnya berubah warna pula menjadi coklat tua kemudian mati pula.

Ujung daun sering ditemukan layu, terkadang klorosis sekalipun jaringan-jaringannya tidak ada yang mati.

  1. Ciri-ciri kekurangan seng

Muncul bercak-bercak kuning pada ujng daun dan tepi daun-daun muda.

Daun kerdil,mengkerut atau menggulung di salah satu sisi lalu rontok.

Bakal buah menguning, terbuka dan akhirnya gugur.

Buah lemas dan akhirnya bengkok.

  1. Ciri-ciri kekurangan kalsium.

Daun muda selain kriput juga mengalami perubahan warna pada ujung dan tepi klorosis, berubah menjadi kuning dan warna tersebut menjalar diantara tulang-tulang daun. Jaringan-jaringan daun pada beberapa tempat mati.

Kunc up-kuncup muda yang telah tumbuh akhirnya mati.

  1. Ciri-ciri kekurangan belerang.

Daun-daun muda mengalami klorosis, perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda, kadang mengkilat, keputih-putihan dan kadang perubahannya tidak merata.

 

Untuk menanggulangi masalah tanaman tersebut, HCS menyediakan SOT (suplemen organik tanaman).

 

SOT (suplemen organik tanaman) yang diproduksi oleh HCS, terdapat 52 spesies mikroba yang sangat baik kegunaannya untuk:

  • Mengurai unsur tanah.
  • Menjadikn akar tanaman lebih kuat.
  • Menjadikan batang tanaman lebih kuat.
  • Daun men jadi lebih lebar, dan tak mudah gugur.
  • Bunga lebih kuat dan tak mudah rontok.
  • Meningkatkan kualitas buah.
  • Sebagai pestisida sekaligus fungisida.

SOT ( suplemen organik tanaman) bermanfaat untuk:

  • Meningkatkan produksi panen 40-100%
  • Mencegah/mengurangi gugur bunga dan buah.
  • Berfungsi sebagai katalisator, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dasar sampai 80%
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit, terutama fungi/jamur/cendawan.
  • Mempercepat panen pada tanaman semusim.
  • Memperpanjang masa produksi tanaman, khususnya untuk tanaman yang berbuah berkali-kali.
  • Sangat baik digunakan pada persemaian atau bibitan.

Contoh penggunaan sot yang dianjurkan pada tanaman:

 

 

 

 

 

Macam tanaman takaran Tehnik aplikasi
Tanaman lemah

(kol/kobis/seledri,dll)

5 tutup botol sot.

Dilarutkan dalam 14 lt air.

3x penyemprotan berturut-turut, interval 10 hari.
Tanaman tidak berbatang

(padi,jagung,cabe,dll)

5 tutup botol sot.

Dilarutkan dalam 14 lt air.

3/4x penyemprotan berturut-turut, interval 10 hari
Tanaman tinggi berbatang

(kelapa sawit, jeruk, dll)

5 : 500 (1 ttp botol sot dilarutkan dalam 5 lt air) 3/4x penyemprotan berturut-turut, interval 5 hari. Selama 1 bulan.
Tanaman hias.

(anggrek,melati,dll)

5 : 500 (1 ttp botol sot dilarutkan dalam 15 lt air) Penyemprotan pagi jam 7-10 wib.

Sore jam 15-18 wib.

 

Cara penyemprotan yang baik adalah:

  • Saat mulut daun (stomata) terbuka, atau antara jam 16.00 sore sampai jam 07.00 wib.

Dengan cara disemprotkan dari atas ke bawah, atau disemprotkan pada daun bagian dalam.

  • Pada tanaman pangan (padi, kacang hijau, kacang kedelai, kacang tanah,dll) penyemprotan mulai umur 15,25,45 hari setelah tanam.
  • Pada tanaman palawija (jagung, ubi jalar, dll) penyemprotan mulai 10 hari. Interval penyemprotan 1-2 minggu sekali sampai menjelang panen.
  • Pada tanaman holtikultura (bawang merah/putih, sayuran, tomat, kentang dll). Penyemprotan mulai umur 10 hari. Interval 1 minggu sekali sampai menjelang panen.
  • Pada persemaian, bibit tanaman dalam polibag atau pot (buah, perkebunan, kehutanan, tanaman hias, dll) interval 15-30 hari sekali.
  • Pada tanaman buah ( pisang,papaya, dll) penyemprotan/penyiraman tiap 2 minggu -1 bulan sekali.
  • Pada tanaman keras dan perkebunan (kopi, coklat, mangga, karet, jati, dll) 1 bulan sekali dengan disiramkan.

 

Untuk dapat berkembang dengan baik, disamping membutuhkan suplemen yang baik, makan tanaman juga memerlukan pestisida, herbisida dan fungisida untuk mempertahankan kelangsungan hidup.

Untuk mengantisipasi itu, maka hcs mengeluarkan produk yang namanya phefoc, untuk memastikan tanaman aman dari serangan hama yang merugikan.

Beras Hitam, menurut sejarah adalah makanan para Raja dan Kerat Kerajaan di Jawa. Sedangkan di China Beras Hitam adalah makanan para Kaisar dan para Punggawanya. Bahkan begitu besar kasiat beras hitam, di China rakyat biasa dilarang mengkonsumsi beras yang kaya akan nutrisi ini. Makanya di sana disebut Forbiden Rice (Beras Terlarang) Jika rakyat mengkonsumsi beras ini, dikhawatirkan otaknya jadi cerdas, tubuhnnya, jadi perkasa. Dengan begitu berakibat rakyat bisa “Njongkel Kewibawan Keraton” artinya Rakyat bisa memberontak Kerajaan. Sebab itu jika ketahuan Rakyat menanam beras hitam bisa mendapatkan hukuman sangat berat, dipotong lehernya.

Itu cerita yang selalu disampaikan turun temurun oleh nenek moyang kita. Tapi di jaman sekarang situasinya sudah berbeda. Rakyat bebas menanam apa saja, yang penting bermanfaat untuk Rakyat banyak.

Saat itu bulan Oktober 2013, ketika ada acara HCS di Kediri, Kami ditawari oleh Mitra Kami Mas Rusda, beberapa bungkus Beras Hitam dan beberapa kantong Bibitnya. Tentu saja gayung bersambut. Saat Kami memikirkan komoditas apa yang harus diangkat untuk menunjang perkembangan Aplikasi HCS, datanglah Bibit Beras Hitam.

Sepulang acara bertepatan dengan Musim Tanam 1 di Kampung, Saat itu Kami sudah tanam Padi biasa Full Organik Pola HCS yang ke tiga kali. Maka yang ke 4 ini langsung Kami Aplikasikan Beras Hitam beserta beberapa Mitra yang sudah berani Aplikasi tanpa Pupuk Kimia maupun Pestisida Kimia.

Beberapa Mitra dari Bojonegoro, Cepu dan Lamongan akhirnya ikut serta Aplikasi Beras Hitam.
Alhamdulillah… mulai persemaian, penanaman, pertumbuhannya sangat menyenangkan. Subur, ijo royo-royo, anakannya sekitar 30-50. Bahkan tetangga saat itu banyak yang terserang sundep alias Ngacung gak berisi, dan serangan potong leher yang mengenaskan, Beras Hitam Kami tetap tegar tak terkena penyakit apapun. Sehingga mengundang decak kagum para petani yang melewati lahan kami.

Body-nya yang JANGKUNG ketika baru “mlecuti” padi mulai keluar, belum berisi, membuat tetangga kanan-kiri memprediksi, setelah berisi Pasti roboh. Kami juga sempat khawatir hal itu terjadi. Sebab jika terjadi roboh ketika belum tua, banyak tenaga yang dibutuhkan untuk menangani, alias menambah biaya operasional. Tapi prediksi itu ternyata tidak terbukti. Ternyata Beras Hitam Kami tetap tegar berdiri sampai panen.

Saat itu Kami menggunakan Bokashi dari kotoran puyuh yang kami beli dari Mitra Kami Di Ngasem Bojonegoro. Fermentasi yang kami lakukan sesuai dengan materi PDTM. Pertama menggunakan PHEFOC, mengingat baunya masih menyengat. Ketika dibuka panasnya sampai menggosongkan terpal yang kami pakai. Dilanjut menggunakan SOT selama 3 hari, terpal yang gosong tadi jadi pada bolong terbakar, saking panasnya fermentasi. Awalnya kami takut Mikrobanya pada mati kepanasan, ternyata setelah diaplikasikan hasilnya Bagus sekali. SOT luar biasa… ! ! !

Beras Hitam Organik HCS

Umur 95 hari Beras Hitam kami Panen Raya. Butir-butir padinya mentes dan berat. Minim sekali yang hampa/kopong. Sehingga panen Beras Hitam melimpah, dengan biaya operasional yang murah. Kemudian Kami tawarkan pada para tetangga, para Mitra HCS, saat dialog Pubik di Pendopo Malowopati (Pendopo Kabupaten Bojonegoro) maupun kami perkenalkan lewat online, Beras Hitam Organik Pola HCS Laris Manis.

Beberapa orang yang mengkonsumsi, langsung merasakan perubahan terhadap kesehatannya. Beberapa teman yang sudah terlanjur kena Stroke dan Diabetes, rata-rata 40-60 hari mengkonsumsi, sudah mulai membaik. Sebab itu kami harapkan seluruh Mitra HCS menanam Beras Hitam. Selain untuk menyehatkan badan seluruh keluarganya, sisanya dijual untuk Menyehatkan Dompet, karena harganya yang relatif tinggi. Di daerah Bojonegoro harga berkisar 30.000 – 35.000. Di Jakarta harga 40.000 – 50.000. Di Sulawesi lebih tinggi lagi 50.000 – 70.000. dan masih banyak variasi harga Beras Hitam Organik.

Ini adalah Peluang… bagi yang bisa membacanya. Jika peluang ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, akan memberikan manfaat untuk kita. Jika hanya didengar dan tidak dilakukan, hanya menjadi informasi yang menarik, tapi tidak akan merubah nasib kita.

SOT HCS untuk Pisang ternyata tidak sekedar oke. Di samping menghasilkan buah organik yang padat berisi, anakan pohon pisang juga subur.

SOT HCS untuk Pisang
Konsultan HCS Nusantara Bpk Wahyudi, SE berpose dengan buah pisang hasil aplikasi SOT HCS untuk Pisang

Berikut testimoni mengenai aplikasi Pupuk cair organik SOT HCS untuk perkebunan pisang di Jombang:

pupuk cair SOT untuk pohon pisang

Kembali ke kampung Halaman
Petualangan kami saat ini di kota Santri Jombang….Mas Ridho Andy memanfaatkan tanah pekarangan sahabatnya dengan menanam pohon pisang sekitar 500 pohon.sekarang sudah lebih dari 1500….tampak dibelakang kami sebagian sudah mulai berbuah bahkan sebagian lagi sudah laku terjual…..aset yang terus bisa dinikmati bertahun-tahun ke depan ….ayo kembali gali potensi dikampung halaman bersama HCS…..anda pasti bisa….

Konsultasi gratis untuk anggota atau mitra HCS Nusantara. Bagaimana cara menjadi anggota? Silakan buka Program HCS Nusantara (dibimbing oleh Konsultan HCS Nusantara bpk Wahyudi, SE).

Enaknya berkebun pisang, sekali tanam bisa untuk berkali-kali panen karena dengan menggunakan pupuk organik cair SOT HCS maka perkembangan anakan bisa dirangsang. 1 (satu) pohon pisang sudah ada yang keluar anakan hingga 8 pohon.

Pupuk Organik Cair untuk Sayuran Hidroponik

Bercocok Tanam Yuk dengan Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik!

Bercocok tanam tidak harus dilakukan oleh mereka yang sudah ahli bertani saja loh ya, yang awam pun bisa melakukannya. Saat ini sudah berkembang yang namanya bercocok tanam secara hidroponik, apa sih bercocok tanam hidroponik itu? Cara bercocok tanam secara modern dan mengasikkan. Tidak perlu memiliki lahan yang sangat luas, di pekarang rumah depan atau belakang pun bisa dilakukan.

Mau mencobanya? Baca terus artikel ini ya, nanti akan dikasih tau bagaimana memulainya, media tanamannya apa, dan apa nutrisi tanaman hodroponik. Memulainya tentu saja dengan menyiapkan lahan yang akan dijadikan tempat menanam, kemudian memilih bibit yang akan ditanam.

Kemudian mulai menanamkan bibit tanamannya, selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pemberian nutrisi untuk tanaman tersebut. Cara penanamannya sudah asyik, akan lebih asyik lagi dengan memberinya pupuk organik, seingga hasilnya akan jauh lebih baik, kaya akan kandungan nutrisijuga tanamannya. Saat ini masyarakat juga kembali menyukai makanan yang dibuat secara organik. Karena dinilai lebih sehat. Dan untuk itu bisa dimulai dengan memberinya pupuk cair organik untuk hidroponik.

Pupuk cair organik saat ini bisa di dapat dengan mudah karena banyak yang menjualnya, termasuk pupuk cair organik untuk hidroponik. Hanya saja jika ingin membuatnya sendiri juga bisa, berikut beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat pupuk cair organik. Bisa didapatkan di sekitar rumah. Bisa dengan daun kering, pupuk dari daun kering ini memberikan unsur hara berupa fospor.

Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik

Bahan yang digunakan adalah Daun-daun kering yang sudah jatuh, air 20 liter, gula merah 1 batang, dan decomposer atau mol tape 100 cc.

Kemudian cara mengolahnya:

  1. Daun kering dan gulamerah di tumbuk halus.
  2. Masukkan ke dalam sebuah wadah hasil tumbukan di atas, masukkan air sesuai dengan takaran, secukupnya. Tutup.
  3. Kemudian diamkan selama 10 hari.
  4. Setelah tercium bau yang menyengat sudah siap untuk digunakan, saat hendak diaplikasikan bisa dicampur dengan air, sesuai dengan takarannya.

Selain dari daun kering, bisa juga dengan menggunakan batang pisang, cara pembuatannya sama dengan daun kering. Jika daun kering banyak mengandung fospor maka batang pisang mengandung kalium yang akan bermamfaat untuk pertumbuhan tanaman.

Cara membuatnya:

  1. Potong sekitar 50 cm batang pisang bagian dalam yang putihnya, sebaiknya bagian yang paling dekat dengan bonggolnya tau akar.
  2. Siapkan 10 liter air.
  3. 1 batang gula merah.
  4. Dan 100 c c/10 cc dekompser atau mol tape bisa dibeli di tempatkpenjualan pupuk.
  5. Tumbuh bonggol pisang dan gula merah, campurkan semua bahan yang sudah di tumpuk ke dalam wadah, kemudian tutup, diamkan selama 10hari, kemudian pisahkan menjadi 3 bagian rata masing-masing tuangkan air 20 liter, pupuk cair organik untuk hidroponik sudah siap digunakan.

Pupuk Organik Cair untuk Hidroponik

Jual Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik SOT HCS

Jika ingin Pupuk Cair Organik untuk Hidroponik yang sudah ready dan tinggal pakai, Anda bisa coba suplemen organik tanaman – SOT HCS. Semoga bermanfaat ya!

Kata kunci pilihan:

Pupuk cair organik utk tanaman hidroponik,

SOT Pupuk Cair Kelapa Sawit

Mendengar kelapa sawit, pasti langsung ingat dengan minyak goreng kelapa sawit. Sudah kurang lebih 20 tahun, kelapa sawit banyak diproduksi untuk bahan minyak kelapa. Konon ini merupakan salah satu lahan bisnis yang cukup diperhitungkan di tanah air karena menawarkan keuntungan yang tidak sedikit.

Berikut beberapa keuntungan yang banyak dibicarakan, di antaranya adalah:

  1. Modal investasi cepat kembali, dari mulai penanaman hingga bisa dipanen, kurang lebih 4 tahun setelah masa panen pertama modal akan kembali dan konon pohon kelapa sawit ini akan terus bisa menghasilkan selama 25 tahun.
  2. Rentang harga kelapa sawit cenderung stabil.
  3. Pengerjaannya dilakukan oleh pekerja, jangan heran jika mendengar kalau pebisnis kelapa sawit bisa dapat passive income.
  4. Lahan kelapa sawit yang sudah ditanami juga bisa di jual belikan, dan harganya itu dipengaruhi oleh kualiatas tanaman kelapa sawit yang tumbuh di dalamnya.
  5. Laba dari bisnis kelapa sawit cukup besar, konon bisa sampai tiga kali lipat.

Seperti telah disinggung sebelumnya kebun kelapa sawit bisa bernilai mahal jika tanamannya berkualitas. Untuk mendapatkan kualitas tentunya harus di rawat, iya kan? Lalu bagaimana merawatnya?

Berikut beberapa faktor yang bisa memaksimalkan perawatan kelapa sawit.

  1. Penyesuaian metode dengan lingkungan, bentuk perawatan kelapa sawit setiap daerah berbeda.
  2. Pengendalian gulma secara intensif, di area perkebunan kelapa sawit biasanya tumbuh tanaman pengganggu, yaitu gulma. Kehadirannya dapat mengurangi unsur hara yang ada di dalam tanah lahan. Karenanya perlu pengendalian yang tepat.
  3. Penggunaan alat teknologi tinggi, jika modal memungkinkan pembelian alat berteknologi tinggi akan mengefektifklan pekerjaan untuk pemeliharaan kebun.
  4. Perhatikan cara pemberantasan hama dan penyakit karena akan cukup banyak hama dan penyakit yang bisa ditemui menyerang tanaman sawit.
  5. Pemupukan dengan tepat. Pilih pupuk cair kelapa sawit yang berkualitas. Gunakan pupuk organik sebab dapat menghidupkan microba tanah, sehingga dapat menyebabkan tanah menjadi subur. Saat ini ada banyak pupuk cair kelapa sawit yang sudah jadi, atau bisa juga membuatnya sendiri.

Kenapa harus pupuk cair kelapa sawit? Sebab pupuk cair ini bisa diaplikasikan langsung ke bagian yang ingin kita pupuk dari kelapa sawit tersebut, apakah ingin membuat dahannya kuat, daunnya lebat, akarnya subur, atau ingin cepat berbuah dan memiliki buah yang banyak.

  • Faktor perawatan selanjutnya adalah penunasan perlu diatur sedemikian rupa.
  • Dan yang terakhir ikuti prosedur pemanenan yang benar dengan teknik yang tepat.

Itulah beberapa faktor yang akan membantu kualitas kelapa sawit memiliki kualitas yang baik, dari beberapa hal di atas semuanya perlu dilakukan dengan seimbang, rutin, dan disiplin merawatnya. Karenanya perlu mengajak dan mengajari pegawai untuk bisa melakukan hal di atas.

Memiliki perkebunan kelapa sawit tentu saja perlu pekerja yang bisa membantu dan memantau pertumbuhan kelapa sawit tersebut, yang selalu bisa melakukannya kapan pun. Berbicara soal pupuk, jika memungkinkan bisa membuatnya, sebaiknya membuat saja sendiri, pupuk cair kelapa sawit organik. Bahan apa yang digunakan dan bagaimana cara pembuatannya bisa di search. Karena saat ini ada banyak tips dan trik yang bisa diikuti melalui media internet, dan itu tentu saja memudahkan.

Menggunakan atau memberikan perawatan kepada tumbuhan dengan bahan organik, tentu akan berpengaruh terhadap buahnya di kemudian hari, biasanya akan jauh lebih baik hasilnya. Di samping itu, semua bisa juga memberinya suplemen, seperti suplemen organik tanaman (SOT) dari PT HCS. Di masyarakat umum, SOT HCS ini lebih dikenal sebagai pupuk cair organik. Semoga bermanfaat.

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) Untuk Seledri
Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) Untuk Seledri>> Selama ini mungkin anda masih jarang melihat aktifitas menanam seledri dalam jumlah atau lahan yang besar. Padahal sebenarnya menanam seledri cukup menjanjikan karena penggunaan seledri untuk menyedapkan makanan cukup tinggi, terlebih untuk rumah makan yang memang sudah berkapasitas cukup besar.

Meskipun terlihat cukup sederhana, namun jika memang ingin menanam seledri dengan serius, juga dibutuhkan beberapa perawatan juga suplemen tanaman yang sebaiknya diberikan. Itu sebabnya, anda juga harus mengetahui aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri yang seharusnya pula.

Hal tersebut perlu anda pahami karena jika anda tidak melakukan pengaplikasian secara benar, maka hasil panen seledri nantinya juga tidak akan maksimal pula. Karena seledri termasuk dalam tanaman lemah alias tidak berbatang, maka aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri juga berbeda dengan tanaman keras atau yang berbatang.

Untuk tanaman seledri ini, 5 tutup botol suplemen ini sudah sangat cukup. Kemudian suplemen tadi dicampurkan dengan air sebanyak 14 liter. Jika ingin mengurangi karena seledri yang ditanam tidak cukup banyak, maka anda hanya tinggal menguranginya saja namun masih dalam skala yang sama.

Aplikasi Suplemen Organik Tanaman (SOT) Untuk Seledri

Jika sudah, kini saatnya anda memahami teknik aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri ini. Tidak sulit, karena dalam sepuluh hari sekali anda hanya perlu melakukan penyemprotan sebanyak tiga kali saja. Karena tidak perlu terlalu sering, maka anda juga tidak akan merasa direpotkan sama sekali.

Sebenarnya, apa saja yang ada didalam suplemen organik tanaman (SOT) ini sehingga bisa memberikan banyak sekali manfaat bagi tanaman seperti seledri ini? Ada banyak sekali unsur yang dimasukan kedalamnya, diantaranya ialah unsur N, K2O, So4, P205, mG, Cu, Fe, PH, Zn, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seluruh kandungan dan aplikasi suplemen organik tanaman (SOT) untuk seledri yang tepat ini akan sangat membantu anda untuk bisa mendapatkan hasil seledri yang tidak hanya lebih cepat, namun juga jauh lebih berkualitas. Jadi, tidak perlu lagi untuk menggunakan suplemen organik tanaman ini untuk tanaman yang anda tanam.

Untuk mencoba SOT HCS ini, Anda bisa order di halaman khusus tentang SOT HCS. Atau klik tombol di bawah ini:

Cara Order SOT HCS