Pupuk Cair untuk Tanaman Kakao
Pupuk cair untuk tanaman kakao mulai menjadi trend di kalangan petani kebun. Para petani mulai sadar bahwa setiap tahun ribuan hektare lahan pertanian dan perkebunan berkurang kesuburannya akibat penggunaan pupuk kimia.

Peran Pupuk Organik Cair dalam Dunia Pertanian dan Perkebunan

Pupuk cair untuk tanaman kakao menjadi primadona dalam dunia perkebunan dalam beberapa tahun belakangan ini. Pupuk organik membantu meningkatkan dan mempertahankan kesuburan lapisan tanah yang diolah. Para petani lebih menyukai pupuk organik dengan berbagai pertimbangan. Pada dasarnya pupuk cair organik lebih disukai karena siafatnya lebih alami. Pemakaian pupuk kimia memang dianjurkan untuk dikurangi sedikit demi sedikit. Pupuk organik dalam bentuk cairan diharapkan mampu sepenuhnya menggantikan pupuk kimia beberapa dekade ke depan.

Pupuk organik memiliki berbagai kelebihan dibandingkan pupuk kimia. Pupuk organik memiliki kesamaan mampu menyediakan unsur hara dan unsur esensial bagi tanaman agar bisa bertumbuh kembang optimal. Selain itu pupuk organik tidak bersifat merusak struktur alami tanah. Tanah pertanian dan perkebunan bisa lebih gembur dan subur tanpa merusak susunan kimia dan kondisi biologis serta fisik lahan tersebut. Pupuk cair untuk tanaman kakao jenis organik pada umumnya mengandung berbagai  mikroorganisme yang memberikan sumbangsih pada pertanian dan perkebunan.

BACA JUGA: MENGAPA HARUS MEMILIH PUPUK CAIR ORGANIK TERBAIK

Mikroorganisme yang biasanya terdapat dalam pupuk organik dalam bentuk cari adalah sianobacter yang mampu mengikat Nitrogen. Nitrogen merupakan senyawa yang diperlukan tanaman untuk tumbuh subur. Pupuk organik juga mengandung bakteri yang mampu mengikat Nitrogen dari udara. Jika diteliti lebih lanjut di bawah penelitian laboratorium pemakaian pupuk organik dan pupuk kimia ternyata secara statistik memiliki hasil yang relatif sama dalam hal kemampuan meningkatkan produksi tanaman.

Penggunaan pupuk organik lebih disukai masyarakat. Hasil panen dari pertanian dan perkebunan yang menggunakan pupuk cair organik diyakini menghasilkan produk yang sehat atau healthy food. Bahan makanan organik ini bebas dari residu bahan kimia berbahaya seperti pestisida. Masyarakat mulai berpikir untuk mengkonsumsi bahan pangan organik demi kesehatan dan peningkatan kualitas hidup.

Memilih Pupuk Cair Terbaik untuk Kakao

Pupuk cair untuk tanaman kakao mulai menjadi trend di kalangan petani kebun. Para petani mulai sadar bahwa setiap tahun ribuan hektare lahan pertanian dan perkebunan berkurang kesuburannya akibat penggunaan pupuk kimia. Sebagai langkah mengembalikan kesuburan tanah para petani mulai mengalihkan perhatian untuk menggunakan pupuk organik demi menyelamatkan lingkungan. Pupuk organik dalam bentuk cairan mudaj larut ke dalam tanah dan mensuplai unsur hara bagi tanaman. Meski berupa zat tambahan namun pupuk organik cair tidak mengganggu keseimbangan ekosistem biota pada permukaan lapisan tanah. Dapat dikatakan bahwa pupuk organik cairan mampu menjaga keseimbangan ekologis dengan cara alami, hama dan penyakit tanaman mati tetapi kondisi alami, struktur fisik, biologis dan kimia lahan pertanian dan perkebunan tetap stabil.

Baca juga: TIPS MEMILIH PUPUK CAIR TERBAIK UNTUK PADI

Kesuburan lahan pertanian dan perkebunan secara alami tergantung pada unsur hara yang terdapat pada alam. Unsur hara ini dapat dipenuhi dengan cara memberikan pupuk buatan. Pupuk buatan dalam bentuk cair dapat membantu tanaman untuk meningkatkan produksi klorofil, membantu meningkatkan produktivitas tanaman melalui pertumbuhan tunas, bunga dan buah. Pupuk organik juga mampu mengurangi proses gugurnya atau gagal buah dan buah, mempercepat proses perkecambahan biji serta menyempurnakan pertumbuhan akar.

Pupuk organik juga mampu menguraikan unsur kimia yang bersifat racun serta menyediakan unsur hara yang penting bagi tanaman. Bagi petani kakao, penggunaan Suplemen Organik Tanaman atau biasa disebut SOT HCS dari PT. HCS sebagai pupuk organik cair dapat meningkatkan jumlah buah dan berat kering biji kakao. Peningkatan produktivitas berarti peningkatan pendapatan bagi para petani.

 

Kata kunci pilihan:

pupuk cair untuk tanaman kakao,

Pupuk cair organik terbaik kini menjadi pilihan utama petani dalam rangka meningkatkan produktivitas lahan pertaniannya. Penggunaan pupuk dalam pertanian dipandang menjadi suatu hal yang krusial mengingat kebutuhan manusia akan bahan makanan terus meningkat seiring meningkatnya populasi penduduk. Pertimbangan utama pemakaian pupuk organik adalah karena pupuk organik terbuat dari bahan alami, minim bahan-bahan kimia di dalamnya. Pupuk kimia biasanya menyebabkan polusi pada air dan tanah sebab sebagian bahan kimia sulit diuraikan menjadi unsur yang tidak berbahaya. Sedangkan jika menggunakan pupuk organik resiko pupuk berdampak sebagai polutan sangatlah kecil.

Pupuk Cair Organik Terbaik
Pupuk Cair Organik Terbaik untuk berbagai jenis tanaman yang sudah mengantongi sertifikat INOFICE adalah SOT HCS

Pupuk cair organik terbaik mendapat perhatian lebih sebab pemasarannya sudah semakin luas. Bahan membuat pupuk organik adalah kotoran hewan, daun-daunan dan sisa makhluk hidup lain yang sudah membusuk. Seiring perkembangan zaman dan teknologi pupuk organik dipoduksi secara besar-besaran dan dikemas lebih praktis. Pemasarannya pun semakin luas memanfaatkan kecanggihan teknologi internet sehingga petani tidak perlu susah-susah pergi ke toko alat dan perlengkapan pertanian karena membeli pupuk pun bisa dilakukan secara online.

Pupuk cair organik terbaik seperti Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari PT. HCS tidak hanya membantu petani meraih hasil panen maksimal karena kandungan unsur hara, tetapi juga membantu petani menjaga stabilitas derajat keasaman dan kondisi alamiah dari tanah persawahan demi kelangsungan ekosistem. Bahan-bahan organik dari pupuk organik mudah diuraikan sehingga tidak menyebabkan tanah kehilangan kesuburan alami. Pupuk dari bahan organik terbentuk dari materi makhluk hidup.

Kandungan bahan organiknya lebih besar dan tidak membahayakan sifat fisik, biologi, kimia media tanam. Sumber utama pembuatan pupuk cair organik bisa diperoleh dari lingkungan sekitar seperti kompos, sisa sampah organik, sisa pepohonan, daun-daun atau sisa bangkai dan kotoran hewan.

Ciri Pupuk Organik yang Baik

Proses pemupukan merupakan salah satu hal yang paling penting dalam pertanian. Pemupukan berfungsi mendongkrak produktivitas panen tanaman. Memupuk menggunakan bahan alami membantu menjaga keseimbangan unsur-unsur dalam tanah. Dibandingkan pupuk anorganik, pupuk cair organik lebih ramah lingkungan. Pupuk anorganik jika digunakan dalam jangka waktu lama dan porsinya tidak terkendali bisa menyebabkan ketergantungan serta merusak struktur kimia pada tanah. Akibatnya tidak hanya tanah yang terpolusi namun juga air tanah ikut menanggung dampak negatifnya.

Baca juga: TIPS MEMILIH PUPUK CAIR TERBAIK UNTUK PADI

Pupuk organik yang baik bisa dilihat dari ciri khasnya, antara lain:

  1. Terbuat dari bahan organik pilihan. Pupuk organik pilihan terbuat dari sisa makhluk hidup, bukan limbah beracun yang diolah sedemikian rupa. Dengan demikian tidak akan mengganggu keseimbangan tatanan unsur alami tanah yang mengakibatkan pencemaran sehingga berdampak pada manusia.
  2. Diolah dengan teknologi canggih. Pupuk organik terbaik diolah dengan bantuan teknologi modern dan melalui proses fermentasi serta proses enzimik.
  3. Mengandung senyawa yang dibutuhkan tanaman. Pupuk cair organik mengandung senyawa yang diperlukan tumbuhan agar bisa tumbuh optimal dalam tumbuh kembangnya. Senyawa dan hormon pertumbuhan tersebut adalah berbagai unsur hara makro dan mikro lengkap serta belasan senyawa asam amino dan vitamin.
  4. Membantu mengembalikan kesuburan tanah. Pupuk organik memiliki fungsi ganda, yaitu membantu meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus merehabilitasi kesuburan tanah. Tanah yang komposisi unsur kimianya sempat rusak karena pemakaian pupuk kimia bisa mendapatkan perbaikan secara bertahap jika menggunakan pupuk cair organik terbaik.

Dengan demikian petani mendapatkan manfaat ganda: panen berlimpah, kesuburan alami tanah terjaga.

Kata kunci pilihan:

pupuk cair terbaik,pupuk cair,pupuk organik terbaik,pupuk cair organik,pupuk cair organik terbaik,

Pupuk Cair Terbaik untuk Padi
Suplemen Organik Tanaman – SOT dari HCS merupakan Pupuk Cair Terbaik untuk Padi dan semua tanaman. Bersama dengan Phefoc dan SOC HCS, Pupuk organik cair ini telah mendapatkan sertifikat resmi dari INOFICE

Pengaruh Pupuk Cair Terhadap Kualitas Tanah

Kebutuhan pertanian akan pupuk cair terbaik untuk padi memang tidak dipungkiri telah menjadi hal lazim di Indonesia. Produk-produk pupuk buatan bisa ditemui dengan mudah di toko-toko yang berkaitan dengan pertanian. Pupuk buatan tersebut sebagian besar berupa pupuk organik baik dalam bentuk cair maupun padat. Diproduksi oleh produsen besar maupun secara home industri.

Memilih pupuk cair terbaik untuk padi perlu ketelatenan dan ketelitian. Biasanya para petani akan memanfaatkan sampel terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya pada lahan lebih luas. Para petani perlu mengetahui komponen maupun kandungan senyawa pupuk cair tersebut. Pupuk cair dalam bentuk organik sangat diperlukan untuk memperkaya tanah akan unsur hara. Pupuk organik biasanya juga mengandung berbagai bakteri yang masing-masing memiliki fungsi penting dalam ekologi tanah. Beberapa mikroorganisme yang terdapat pada pupuk organik, antara lain:

  1. Aspergillus sp memiliki fungsi melarutkan fosfat, menguraikan senyawa selulosa dan lignin, menguraikan bahan-bahan organik dalam tanah dan mensuplai zat anti hama.
  2. Azospirillium sp berfungsi menambat N non simbiotik. Berkaitan dengan fungsinya tersebut mikroorganisme ini mampu menghasilkan hormon IAA (Indole Acetic Acid) serta melarutkan fosfat. Mikrogoranisme ini bisa hidup bebas di udara dan mudah berasosiasi dengan akar tanaman.
  3. Azotobacter sp berfungsi sebagai mikroorganisme penambat Nitrogen non simbiotik, menghasilkan hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman serta menghasilkan enzim Nitrogenase. Pupuk yang mengandung mikroorganisme ini dapat digunakan bagi semua jenis tanaman sebab bakteri tersebut mudah hidup di dalam tanah, air, permukaan daun dan bersifat aerobik.
  4. Bacillus sp. Mikroorganisme ini mempunyai kemampuan melarutkan Fosfat, Kalium serta mereduksi Fe3+ menjadi Fe2+. Ia juga mampu menguraikan residu kimia di dalam tanah serta memproduksi enzim yang membantu menyuburkan tanaman.
  5. Pseudomonas sp memiliki fungsi menghasilkan antibiotik alami sehingga tanaman tidak mudah terserang hama penyakit. Mikroorganisme ini berperan sebagai pesaing bakteri patogen (bakter yang dapat menyebabkan penyakit) dalam mendapatkan makanan di sekitar akar tanaman. Pseudomonas sp juga membantu merangsang pembentukan hormon Sitokonin, Giberellin, ZPT Auksin, meningkatkan kemampuan tanaman menyerap unsur besi (Fe) dan Sulfur (S) serta membantu meningkatkan suplai unsut Mn, Fosfat dan Kalium.

Tips Memilih Pupuk Cair Terbaik untuk Padi

Kebutuhan tanaman akan unsur hara bisa dipenuhi oleh pupuk cair seperti Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari PT. HCS. Menentukan pupuk cair terbaik untuk padi dapat ditandai ciri-ciri tertentu berikut ini.

BACA JUGA: CARA PENGGUNAAN PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK PADI

  1. Mengandung mikroorganisme yang bersifat menguntungkan tanaman. Pupuk organik cair pasti mengandung mikroorganisme yang membantu tanaman tumbuh optimal. Mikroorganisme yang terpenting adalah yang mampu mengikat Nitrogen dan menguraikan Fosfat dan Kalium.
  2. Mengandung unsur hara Makro terutama Nitrogen, Fosfat dan Kalium. Ketiga unsur ini merupakan unsur hara yang wajib dimiliki pupuk cair terbaik untuk padi. Padimerupakan tanaman yang membutuhkan berbagai unsur hara terutama tiga unsur utama agar bisa menghasilkan panen melimpah.
  3. Mengandung unsur hara mikro. Pupuk cair yang baik tidak hanya mengandung unsur hara makro namun juga harus mengandung unsur hara mikro. Sebab seperti halnya manusia, tanaman juga memerlukan unsur penunjang tambahan.
  4. Mengandung hormon ZPT.
  5. Mencantumkan kandungan Karbon organiknya.
  6. Mencantumkan derajat keasaman. Hal ini perlu dipasang di label kemasan sebab petani perlu memahami derajat keasaman pupuk sesuai kebutuhan media tanam.
  7. Mencantumkan izin resmi dari kementrian pertanian.

Baca juga: CARA APLIKASI PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK JAGUNG

Demikian uraian singkat seputar Tips Memilih Pupuk Cair Terbaik untuk Padi. Semoga bermanfaat.

Kata kunci pilihan:

pupuk padi terbaik,Pupuk cair untuk padi,pupuk daun terbaik untuk padi,pupuk organik cair terbaik untuk padi,pupuk cair terbaik untuk padi,pupuk npk cair untuk padi,pupuk kcl cair untuk padi,pupuk cair untuk padi sawah,obat perangsang padi yang bagus,pupuk cair yang baik untuk padi,pupuk daun untuk padi,Pupuk daun padi,https://programhcs com/pupuk-cair-terbaik-untuk-padi/,Pupuk cair padi,poc terbaik untuk padi,pupuk organik cair terbaik,pupuk organik terbaik untuk padi,pupuk organik cair untuk padi,jenis pupuk organik cair,kcl cair untuk padi,Pupuk cair untuk tanaman padi,

Pupuk Cair untuk Tanaman Lada
SOT HCS Pupuk Cair untuk Tanaman Lada telah mendapatkan sertifikat resmi dari INOFICE

Tanaman Lada dan Seluk Beluknya

Pupuk cair untuk tanaman lada banyak dicari para petani untuk meningkatkan produktivitas panen. Tanaman lada merupakan tanaman rempah yang menjadi andalan Indonesia. Karena kaya rempah-rempah ini dahulu Indonesia diperebutkan bangsa-bangsa Eropa sebagai tanah jajahan. Kondisi iklim Indonesia yang memungkinkan rempah-rempah termasuk lada bisa tumbuh subur adalah faktor utama mengapa produksi rempah nusantara menggiurkan bagi negara lainnya.

Lada hanya bisa tumbuh subur di daerah dengan ciri khas iklim: curah hujan 2000 – 3000 mm/tahun, cukup mendapat sinar matahari yaitu sekitar sepuluh jam per hari, suhu udara berkisar 20 hingga 34 derajat Celcius, tiupan angin tidak terlalu kencang, kelembapan udara berkisar lima puluh hingga seratus persen lengas nisbi. Lada juga bisa tumbuh subur jika media tanamnya kaya bahan organik atau tanah subur. Media tanamnya juga tidak tergenang air tetapi tidak juga terlalu kering. Derajat keasaman tanah berkisar 5,5 hingga 7.0.

BACA JUGA: APLIKASI PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK CENGKEH

Media tanam yang optimal untuk kehidupan tanaman lada adalah tanah yang berwarna merah kuning seperti yang terlihat pada lapisan tanah Utisol. Podsolik, lateritic dan latosol. Lada bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 300 hingga 1100 meter di atas permukaan laut. Kemiringan lahan maksimal +- 300.

Mengoptimalkan Produktivitas Tanaman Lada

Lada adalah tanaman yang sangat membutuhkan media tanam yang kaya bahan organik. Jika kebutuhan senyawa organik tidak dapat dipenuhi media tanam maka diperlukan pupuk cair untuk tanaman lada. Salah satu cara adalah dengan menambahkan Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari PT. HCS. Pemberian pupuk cair ini membantu mengkondisikan media tanam untuk kaya unsur hara sebagaimana dibutuhkan tanaman lada.

Penambahan pupuk ini merupakan solusi bagi kebutuhan tanaman lada akan unsur hara. Hal ini mengingat kandungan humus tanah biasa ditemui pada kedalaman satu hingga 2,5 meter. Sehingga untuk menambah supplai unsur hara bisa memanfaatkan pupuk buatan. Jika tanah tenpat lada ditanam kurang unsur HARA maka mungkin akan terjadi gagal panen. Pupuk cair untuk tanaman lada lebih disukai untuk membantu membentuk tanah yang kaya bahan organik sebab pupuk jenis ini mudah meresap ke dalam media tanam.

BACA JUGA: APLIKASI PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK SELEDRI

Selain kondisi media tanam yang mendukung optimasi penanaman lada petani lada juga harus memperhatikan kondisi terbaik saat proses pembibitan. Lada yang digunakan adalah lada yang terjamin jenis bibitnya, berasal dari pohon induk yang bebas dari hama penyakit serta diambil dari kebun induk produksi yang setidaknya telah berumur sepuluh bulan atau maksimal tiga tahun. Perlu dicatat bahwa kebutuhan bibit kurang lebih dua ribu bibit tanaman lada per hektarenya.

Proses menanam lada juga perlu mendapat perhatian. Saat proses penanaman tanah hendaknya dibalik sedalam 20-30 cm. Sebagai penyempurnaan perlu ditambahkan kapur pertanian kemudian didiamkan 3-4 minggu. Merawat lada seperti merawat anak sendiri. Perlu ditelateni agar tidak termakan hama dan penyakit. Pemeliharaan ini dilakukan sejak proses penanaman. Jarak tanam perlu diperhatikan. Dan penyemprotan pupuk cair untuk tanaman lada dilakukan setiap empat minggu sekali. Tanaman lada memerlukan sulur panjat untuk membantu kekuatan tumbuhnya.

BACA JUGA: PENGGUNAAN PUPUK CAIR SOT HCS UNTUK KOL

Penyiangan untuk mencegah gulma hendaknya dilakukan minimal setiap tiga bulan sekali atau dua bulan jika diperlukan, pemangkasan juga perlu dilakukan untuk mencegah terserang hama penyakit. Pemangkasan ini terutama dilakukan apda batang, ranting, dahan yang tidak produktif. Batang yang sudah tua diutamakan untuk dipangkasa dengan alasan peremajaan. Pucuk batang juga perlu dipangkas terutama bagian yang tidak produktif.

Save

Kata kunci pilihan:

pupuk cair untuk tanaman lada,pupuk organik cair untuk lada,pupuk cair untuk lada,