Lebih Untung Ternak Burung Puyuh Petelur Pake SOC HCS

Ternak burung puyuh petelur termasuk salah satu jenis usaha yang banyak digeluti oleh petani di Indonesia. Kebanyakan, budidaya hewan unggas ini sudah dikelola secara profesional dan dengan managemen yang rapi. Sama halnya dengan ternak ayam petelur, itik, dan lain-lain.
Burung puyuh ini termasuk pemakan biji-bijian serta memangsa hewan kecil seperti serangga dan sejenisnya. Dewasa ini, ternak burung puyuh petelur sudah menjadi sumber income yang luar biasa bagi para petani peternak. Untuk mengetahui cara mendulang usaha bisnis burung puyuh, maka harus difahami terlebih dahulu jenis-jenis burung tersebut dan cara budidayanya.

ternak burung puyuh petelur

Jenis Burung Puyuh

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Wikipedia, dikatakan bahwa burung puyuh memiliki beragam jenis (genus) burung puyuh yang dibedakan menjadi:

  • Burung puyuh jenis Coturnix

Burung puyuh dengan jenis Coturnix memiliki banyak varian seperti puyuh biasa, burung puyuh Jepang, burung puyuh Stubble, burung puyuh Selandia Baru, burung puyuh Harlequin, burung puyuh cokelat, burung puyuh biru, burung puyuh hujan, dan juga puyuh biru Asia.

Menurut sumber peternakan, semua jenis burung puyuh umumnya berasal dari jenis burung yang sama, yaitu Coturnix coturnix. Burung puyuh ini adalah jenis unggas liar yang senang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Burung puyuh jenis ini tersebar luas di wilayah Asia dan juga benua Eropa bahkan hingga ke belahan bumi Afrika.

Burung puyuh memiliki sifat bereproduksi yang terbilang cepat, yaitu dapat menghasilkan 3 bahkan 4 generasi dalam kurun waktu 1 tahun. Selain itu, burung puyuh betina yang memiliki kondisi kesehatan yang baik dapat menghasilkan telur 200 hingga 300 butir telur pertahunnya. Hal ini tertulis dalam harian Feather Francier Newspaper, di Kanada oleh Varghese, SK pada tahun 2007.

  • Burung puyuh jenis Anurophasis

Contohnya ialah burung puyuh pegunungan salju. Burung ini disebut juga puyuh salju. Berdasarkan klasifikasi ilmiahnya, puyuh salju disebut juga sebagai The Snow Mountains Quail dengan ukuran panjang sekitar 28cm yang bercirikan memiliki kaki-kaki berwarna kuning, bertanduk, dan juga berbulu cokelat. Berdasarkan data Endemik Indonesia, puyuh salju hanya dapat dilihat di Taman Nasional Lorentz, kabupaten Yahukimo, Irian Jaya.

  • Burung puyuh jenis Perdicula

Burung jenis ini contohnya ialah burung puyuh semak bermotif, burung puyuh semak bebatuan, semak hutan dan juga puyuh semak manipur.

  • Burung puyuh Himalaya adalah burung puyuh jenis Ophrysia. Burung ini dijuluki sebagai The Quail Himalaya yaitu sejenis unggas yang terdapat dan tinggal di pegunungan Himalaya. Burung ini termasuk ke dalam jajaran burung yang langka serta hampir punah. Memiliki ukuran yang sedang, dan menempati lereng-lereng bukit yang sangat terjal.

 

Cara Budidaya / Ternak Burung Puyuh Petelur yang Mudah

Berdasarkan banyak sumber, dikatakan bahwa budidaya burung puyuh sebenarnya sangat menguntungkan dan dapat dijadikan lahan bisnis yang menggiurkan. Namun sayangnya, ilmu dan pengetahuan tentang ternak burung puyuh petelur yang baik dan benar ini belum banyak dikuasai masyarakat karena dianggap kurang populer dalam menjalani bisnisnya.

  • Ciri-ciri umum dari burung puyuh

Bagi seseorang yang memutuskan beternak puyuh, sebaiknya mengenali dahulu jenis kelamin dari burung puyuh sebelum dibudidayakan. Seperti halnya dengan hewan lainnya, antara puyuh jantan dan betina juga memiliki perbedaan. Biasanya dibedakan dari bentuk anusnya, paruhnya, dan juga warna bulu di dadanya.

Untuk bagian anus puyuh, bagi puyuh kelamin jantan umumnya di bagian anus terdapat benjolan berwarna merah dan apabila benjolan tersebut ditekan, maka akan mengeluarkan cairan berwarna putih seperti busa. Hal ini tidak terjadi pada puyuh betina. Sementara itu, untuk paruh dan bulu di dadanya, umumnya pejantan memiliki warna yang sama yaitu berwarna cokelat kemerahan. Ada pula yang mengatakan bahwa bulu dada bagi puyuh betina ialah berupa totol hitam.

  • Perhatikan syarat pemeliharaan burung puyuh

Dalam memelihara atau membudidayakan burung puyuh petelur, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Misalnya seperti menjauhi lokasi budidaya (lokasi kandang) dari kebisingan ataupun suara-suara yang dapat mengganggu puyuh. Hal ini dikarenakan burung puyuh memiliki tingkat kepekaan yang snagat tinggi terhadap suara. Bunyi-bunyian ataupun sumber suara yang bising dapat membuat kondisi burung puyuh menjadi stres. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap jumlah telur yang diproduksi. Sehingga jika puyuh mengalami stres maka telur yang dihasilkan pun akan menurun.

  • Kebutuhan kandang burung puyuh

Burung puyuh memerlukan kondisi kandang yang cukup akan sinar matahari serta sirkulasi udara yang lancar agar kondisi kandang tidak lembab. Kandang yang seperti ini sangat disukai puyuh. Kebutuhan kandang sendiri umumnya harus dipisahkan antara kandang indukan dengan kandang puyuh dewasa. Kandang indukan maksudnya ialah untuk puyuh yang berumur antara satu hingga tiga minggu. Untuk kandang indukan sendiri, kondisi kandang harus dalam keadaan suhu yang hangat dengan menempatkan lampu yang tepat untuk penghangat ruang kandang. Sedangkan kandang puyuh dewasa dibuat dan diperuntukkan dengan kepasitas jumlah puyuh antara 30-45 ekor.

Burung petelur sebaiknya di usia 6 minggu sudah dipisahkan dari jantan. Hal ini bertujuan agar burung puyuh betina dapat menelurkan banyak telur tanpa mengandung benih. Tujuannya adalah agar kondisi telur tidak mudah busuk. Untuk satu puyuh betina yang dirawat dan dipelihara dalam kondisi baik dan menyenangkan sanggup menghasilkan ratusan telur dalam satu tahun.

Selain itu, pemanenan telur juga sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum puyuh diberi makan. Berbeda dengan burung puyuh yang ditetaskan. Umumnya burung puyuh yang memang ditujukan untuk ditetaskan akan tetap dibiarkan dalam satu kandang dengan pejantan. Burung puyuh sendiri selain diambil telurnya, juga kerap dikonsumsi dagingnya sebagai sumber protein yang sangat tinggi bagi tubuh. Di pulau Jawa sendiri, burung puyuh sering disebut sebagai gemak atau ghemak.

Untuk puyuh betina yang diperuntukkan agar diambil telurnya dan hanya dibudidayakan menghasilkan telur saja, sebaiknya diminimalkan dalam berinteraksi dengan pejantan. Itu sebabnya, di usia 6 minggu, betina sudah dipisahkan dari jantannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari betina dari kebisingan.

Ternak burung puyuh petelur ini sangat menjanjikan dan dapat menghasilkan keuntungan besar dengan bermodalkan dana yang kecil. Namun, memang peternak harus telaten dalam menjalani bisnis ini. Dalam menjalani bisnis apapun tidak ada yang mendatangkan hasil instan.

Suatu bisnis yang instan biasanya tidak akan bertahan lama. Dibutuhkan proses yang panjang dan kemauan keras untuk memperbaiki kesalahan dan mengurangi risiko kerugian yang besar. Sejatinya memang tidak ada bisnis yang tidak dilewati tanpa risiko. Yang ada hanyalah bagaimana cara untuk meminimalisasi kerugian.

Dibanding peternakan unggas lain, ternak burung puyuh petelur masih kalah peminatnya dan kerap dianggap sebagai salah satu bisnis yang kurang populer dibandingkan dengan budidaya bisnis hewan lainnya, namun bila dikerjakan dengan optimal tentu saja akan menghasilkan pundi-pundi rupiah yang besar dan kontinu. Kondisi burung itu sendiri memang tergantung dari keadaan lingkungannya baik dari segi kebersihan kandang, kesehatan, kecukupan akan pangan dan air serta fasilitas lainnya yang membuat buyuh senang, maka hasil telur yang diperolehpun berlimpah.

Ternak Burung Puyuh Petelur Pola HCS

ProgramHcs.com memiliki produk berupa suplemen cair. Namanya SOC (Suplemen Organik Cair). Produk ini diciptakan khusus untuk ternak. Tak terkecuali ternak burung puyuh petelur. Info lengkap tentang SOC HCS bisa Anda baca di SUPLEMEN ORGANIK CAIR.

Ternak Burung Puyuh Petelur
Lebih Untung Ternak Burung Puyuh Petelur Pake SOC HCS

Bagaimana Cara Meningkatkan Produksi Telur Puyuh dengan SOC HCS?

Agar ternak burung puyuh petelur berhasil secara maksimal, Anda perlu melakukan berbagai uji coba. Apa saja tips yang Anda dapatkan harus Anda buktikan sendiri dulu. Jadi tidak cukup hanya berdasar pengalaman si A atau si C. Nah, para mitra HCS yang terjun di dunia ternak burung puyuh petelur telah membuktikan manfaat SOC HCS untuk ternak puyuh mereka. Kini giliran Anda mencobanya.

Anda cukup memberikan pakan puyuh petelur seperti biasanya namun anda perlu menambahkan larutan SOC HCS ( 1 tutup botol soc hcs dilarutkan 50 liter air+gula pasir 1 sendok makan) sebagai minuman untuk puyuh.

Cukup dengan cara itu, Insya Allah burung puyuh anda akan lebih produktif, sehat, kotoran tidak berbau, dll.

Pengalaman cara ternak burung puyuh petelur Ibu Marlan bisa ditonton videonya di bawah ini:

Video Ternak Burung Puyuh Petelur Pola HCS dengan memanfaatkan Suplemen Organik Cair (SOC) milik Mitra HCS:

Beliau memiliki burung puyuh petelur sbanyak 325 ekor. Setelah menggunakan SOC (Suplemen Organik Cair) dari HCS, burung puyuh tidak lagi sakit-sakitan seperti dulu, nafsu makan meningkat. Demikian juga dengan produksi telurnya juga mengalami peningkatan.

Manfaat lain menggunakan SOC HCS untuk Burung puyuh petelur adalah feses atau kotoran tidak berair (jemek), melainkan kering dan tidak bau.

Ketika ditanya mengenai tingkat kesehatan burung puyuh paska pemberian SOC, beliau mengatakan: bulu tidak lagi jegrak, mata tidak bengkak, yg sakit dikasih minum SOC HCS, dikarantina dan sekarang sudah sembuh.

Informasi dan cara mendapatkan SOC untuk burung puyuh kunjungi halaman ini (klik) SOC HCS untuk Unggas.

Rekaman kata kunci:

cara membuat pakan puyuh fermentasi,cara membuat pakan puyuh pola hcs,pakan puyuh petelur,cara fermentasi pakan puyuh,ternak puyuh pola hcs,soc untuk puyuh,cara membuat pakan puyuh organik,soc hcs untuk puyuh,puyuh hcs,pakan puyuh HCS,pakan fermentasi puyuh,manpaat soc buat puyuh,Pakan dan minuman ternak burung puyuh petelur,pakan puyuh pola hcs,ternak puyuh hcs,fermentasi tahi puyuh utk ayam pola soc,video ternak puyuh,jenis pakan puyuh petelur,ternak puyuh,ternak ouyuh pola hcs,cara membuat pakan puyuh petelur sendiri,apa sama pakan petelur ayam dengan puyuh,hcs soc untuk burung berapa takarannya,ternak burung puyuh pola hcs,hcs puyuh,cara menggukanan soc pada puyuh,ternak burung puyuh petelur,membuat pakan puyuh pola hcs,produk hcs tuh puyuh,kelebihan pakan puyuh difermentasi,soc untuk ternak burung,harga hcs buat pakan puyuh,soc untuk pyuh,
error: Materi Diproteksi!!!