Kambing Mati Makan Fermentasi Debog Pisang. Baca Ini

by

Limbah pohon pisang (biasa disebut debog/kedebok), dulu termasuk sampah yang merepotkan untuk dimusnahkan. Jika dibiarkan bisa menimbulkan bau busuk. Adalah PT HCS yang kemudian memviralkan kambing makan gedebok pisang.

Melalui video-video yang diunggah di YouTube, ribuan mitra HCS ‘pamer’ peternakan kambing modern yang dengan lahapnya menyantap pakan fermentasi dari debog pisang ini.

Tidak ada yang salah selama cara pengolahannya benar. Dengan menggunakan produk HCS yakni Suplemen Organik Cair atau SOC sebagai fermentor (istilah untuk obat fermentasi), dipastikan batang pisang ini sangat disukai kambing.

Masalah timbul ketika orang luar HCS (non mitra) kemudian meniru langkah tersebut. Dengan hanya berbekal ilmu hasil nonton video cara bikin pakan fermentasi batang pisang melalui YouTube, mereka ikut-ikutan membeli SOC HCS dan membuat pakan fermentasi untuk ternak kambing mereka.

Apa hasilnya?

Kami menerima banyak aduan mengenai kambing mati setelah beberapa bulan makan fermentasi kedebog pisang. Mula-mula kambing tampak layu, bulu-bulu kambing banyak rontok, lalu mengalami kelumpuhan. Dan, akhirnya mati.

Ujung-ujungnya, mereka mengkambinghitamkan SOC sebagai biang kerok kematian ternak kambing.

Baca juga: Bahayanya Pakan Gedebok Pisang Untuk Kambing

Mengapa video kambing makan fermentasi debok pisang jadi viral (terkenal)?

Maksud dibalik publikasi kambing makan debok pisang oleh mitra HCS adalah dalam rangka mengenalkan betapa luar biasa produk HCS yang bernama SOC.

Kambing yang sudah mengkonsumsi SOC HCS akan jadi rakus (istilah Jawa-nya gragas) dan mau melahap apa saja yang disuguhkan. Tak terkecuali batang pisang pun disantap dengan lahap. Ini efek Suplemen Organik Cair (SOC).

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, video-video tersebut dipahami sebagai ‘kampanya’ agar pemirsa memberi makan kambing dengan kedebok pisang. Padahal, sebenarnya cuma mengenalkan SOC untuk kambing saja.

Bukan cuma makan debog pisang. Video efek SOC juga kambing melahap daun jati, daun bambu, bahkan pakaian bekas.

Pertanyaannya, meskipun pada akhirnya kambing doyan makan kedebok, apakah kita tega memberikan limbah perkebunan ini secara terus menerus setiap hari?

Inilah akibat dari tindakan malas belajar. Mereka pikir hanya dengan nonton video YouTube saja sudah cukup untuk beternak kambing pola HCS. Padahal mitra-mitra HCS di seluruh nusantara dibekali dengan buku petunjuk dan diwajibkan mengikuti pelatihan tingkat dasar, menengah, mahir, dan seterusnya. Ini juga yang membedakan kenapa peternakan kambing mitra HCS berkembang pesat, sementara kambing orang-orang di luar sana justru mati mengenaskan.

Pada video sambutan di halaman depan website Program HCS ini, Direktur Utama PT HCS Bpk Choirul Anam sudah mewanti-wanti bahwa sebagus apapun suatu produk jika tidak disertai ilmu cara penggunaannya maka produk tersebut tidak punya arti apa-apa.

Oleh karena itu, sebelum mencoba produk HCS, mitra HCS harus dan wajib punya ilmunya. PT HCS menyelenggarakan pelatihan gratis secara terus menerus dan rutin tiap Selasa siang di kantor pusat.

Dalam artikel ini, kami ingin menuliskan beberapa hal penting mengenai pakan fermentasi kedebok pisang dengan menggunakan SOC.

Harapan kami, semoga non mitra punya bekal pengetahuan awal sebelum membuat pakan fermentasi debok pisang. Sehingga ternak kambing mereka terhindar dari akibat buruk limbah perkebunan ini. Sekali lagi, artikel ini hanya sekedar pengetahuan dasar saja. Untuk pengolahan pakan fermentasi secara mendetail hanya disampaikan di pelatihan yang diadakan oleh PT HCS atau konsultan-konsultan dan trainer di daerah.

fermentasi kedebok pisang untuk kambing
Ternak kambing modern JAMAN NOW – Kambingnya dikasih pakan debog batang pisang hasil fermentasi SOC HCS

Apakah aman pakan kedebog pisang untuk difermentasi jadi pakan kambing?

  1. Untuk sekali dua kali tidak masalah kita memberi pakan kambing dari kedebok pisang. Dengan catatan sebagai makanan tambahan (istilahnya camilan). Bukan pakan pokok.
  2. BISA saja jika ingin memanfaatkan limbah perkebunan batang pisang sebagai pakan ternak kambing secara terus menerus. Tapi harus dicampur menjadi satu sebagai komposisi pakan sehingga mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi. Misalnya dengan mencampurkan bahan-bahan lain seperti ampas tahu, titen kedelai, rerumputan, daun-daunan, pohon atau janggel jagung, dll.
  3. Sebelum dicacah, batang pisang (debok) harus dibuang lapisan terluarnya yang berwarna hijau sekira 3 lapis. Hal ini untuk menghilangkan bahan-bahan dari batang pisang yang tidak bisa dicerna oleh kambing.
  4. Setelah dibuang lapisan terluar, biarkan batang pisang sekitar 3 harian agar layu dan lendir-lendir keluar. Jadi jangan sekali-sekali batang pisang habis tebang langsung dicacah dan difermentasi.

Baca juga: Cara Bikin Pakan Fermentasi Gedebok Pisang untuk Kambing

Demikian sekedar tips aman mengolah gedebok pisang untuk fermentasi pakan kambing. Semoga bermanfaat.

Kata kunci pilihan:

tanda tanda fermentasi gedebok pisang berhasil hcs,fermwntasi debog,apa boleh gedebog pisang dikasih ke kambing,tanda fermentasi gagal,Makan gedebok,knp domba di kasih mkn gedebog mati,kambing gak mau makan permentasi batang pisang kenapa,hal pntg dlm membuat fermentasi debok,gedebok pisang utk bebek petelur dan efeknya,gedebok pisang campur dedaunan hijau untuk fermentasi,frementasi makanan kambing,debog untuk pakan,Dampak kegagalan pakan fermentasi kambing hcs,Bau fermentasi gedebok tidak enak,bahaya fermentasi yang busuk,bahaya bila kambing di beri makan soc hcs secara terus menerus,warna kedebok pisang yg sudah di fermentasi,