Budidaya Buah Naga Organik Pola SOT HCS

Cara Budidaya Buah Naga Organik Pola SOT HCS

cara budidaya buah naga

Buah naga dikelompokkan ke dalam keluarga tanaman kaktus. Meskipun dikenal sebagai buah dari Asia, tanaman ini aslinya berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika latin. Buah naga ini mulanya dibawa oleh bangsa Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Karena rasanya manis, buah naga ini dikonsumsi secara meluas di Vietnam dan China.

Budidaya buah naga dengan cara organik akan menghasilkan kualitas lebih baik dari pada cara-cara budidaya yang selama ini berlaku di masyarakat. Keuntungan dalam membudidayakan buah naga secara organik akan menghasilkan buah naga yang sehat. Di mana hasil panennya tanpa ada residu bahan kimia yang berbahaya untuk tubuh manusia serta lingkungan sekitar.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan

Manfaat buah naga bagi kesehatan tubuh memang sangat beragam; mulai dari manfaat yang sederhana hingga pada tingkat urgen.
Di antara manfaat buah naga adalah:

  • Buah naga bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan diet
  • Buah naga sebagai anti oksidan dan detoks
  • Buah naga bermanfaat sebagai pencegah kanker
  • Buah naga bisa mencegah diabetes mellitus
  • Buah naga bisa meningkatkan nafsu makan
  • Buah naga berguna untuk menunda penuaan dini
  • Buah naga bermanfaat sebagai pereda batuk dan asma
  • Mengatasi tekanan darah tinggi dan jantung
  • Buah naga baik untuk tulang dan darah
  • Buah naga dapat digunakan untuk pewarna alami (buah naga merah)

 

Cara Budidaya Buah Naga – Hal-hal yang harus diperhatikan:

  • Pemilihan Bibit Buah naga

Budidaya Buah naga sangat cocok dengan kondisi iklim dan alam Indonesia. Tanaman ini tumbuh optimal di ketinggian 0-350 meter dpl dengan curah hujan sekitar 720 mm per tahun. Suhu udara ideal untuk pertumbuhan Buah naga berkisar 26-36 derajat celcius.

  • Pengadaan Tiang Panjat

Tiang penyangga berfungsi untuk menopang perkembangan tanaman Buah naga, sehingga terhindar dari kemungkinan roboh yang menyebabkan kerusakan.

Alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain:

  1. Tiang beton, atau tanaman berbatang keras (santan, randu, dll)
  2. Besi/ban bekas/batang beton
  3. Kain perca/tali rapia/ram
  • Pengolahan Lahan

Setelah tiang panjat dipersiapkan, buatlah lubang tanam dengan ukuran 60×60 cm dengan kedalaman 25 cm. Posisi tiang panjat persis terletak di tengah-tengah lubang tanam tersebut. Campurkan 10kg gula pasir dengan tanah galian. Tujuannya untuk menambah pororitas tanah. Lalu tambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah matang sebanyak 10-20 kg.

  • Pelaksanaan Pengolahan Lahan
  1. Rumput atau semak dipotong sampai pangkal
  2. Potongan rumput atau semak dikumpulkan pada lubang yang telah digali
  3. Membuat alur parit / got di antara lubang antar baris agar air dapat mengalir dan tidak tergenang di lahan
  4. Membuat media tanam dengan menggunakan pupuk organik cair 1 sak per tiang/batang penyangga.
  5. Siram media tanam apabila kurang air.

Cara Penanaman Bibit Buah Naga

Untuk 1 tiang panjat dibutuhkan 4 bibit tanaman Buah naga. Bibit ditanam mengitari tiang panjat, jarak antar tiang panjat dengan bibit tanaman sekitar 10 cm. Bibit Buah naga dipindahkan dari bedengan penyemaian atau polybag. Gali tanah sedalam 10-15 cm, atau disesuaikan dengan ukuran bibit. Kemudian bibit diletakkan pada galian tersebut dan ditimbun dengan tanah sambil dipadatkan.manfaat buah naga

Setelah ke 4 bibit Buah naga ditanam, ikat batang bibit tanaman tersebut sehingga menempel pada tiang panjat. Lakukan pengikatan setiap tanaman tumbuh menjulur sepanjang 20-30 cm. Pengikatan jangan terlalu kencang untuk memberi ruang gerak pertumbuhan tanaman dan agar tidak melukai batang.

 

Cara Memelihara Tanaman Buah Naga

  1. Proses pemeliharaan Buah naga ini perlu dilakukan dengan teratur, proses pemeliharaan pada tanaman ini merupakan faktor yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembudidayaan. Cara pemeliharaan Buah naga ini perlu diterapkan sejak awal; meliputi pengairan, pengikatan batang serta akar, penyulaman, pemangkasan, pemupukan susulan, sanitasi kebun, seleksi buah dan pengendalian hama
  2. Pemupukan susulan pada tanaman ini menggunakan pupuk cair, yakni Suplemen Organik Tanaman (SOT) dari HCS serta bokasi yang sudah diolah dengan SOT HCS. Tujuan pemupukan susulan ini untuk menjaga kualitas Buah naga itu sendiri.
  3. Pengendalian hama dilakukan dengan menggunakan produk HCS khusus, yakni Phefoc.

Pelaksanaan Pemupukan Buah Naga

  1. Bokasi/pupuk organik sebagai pupuk dasar diberikan pada awal tanam dengan takaran satu sak (20-25 kg) untuk satu tiang.
  2. Bokasi /pupuk organik lanjutan diberikan awal musim hujan dan stelah panen.
  3. Pemupukan dengan SOT HCS dilakukan seminggu sekali.

Proses Pemangkasan Tanaman Buah Naga

  1. Pemangkasan tanaman Buah Naga ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk yang baik dan menunjang pertumbuhan yang baik.
  2. Pemangkasan dilakukan dengan cara membuang bagian tanaman yang tidak produktif seperti cabang yang kurus dan kerdil. Karena Batang atau cabang yang tidak produktif bisa menghambat pertumbuhan batang lain yang masih produktif.

Pembuahan Tanaman Buah Naga

Proses pembuahan bertujuan mendapatkan produksivitas bunga tinggi dan mampu berbuah sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pembuahan Buah Naga yaitu:

  1. Pupuk organik cair (SOT dan perbanyakan SOT) untuk merangsang pembungaan dan pembesaran Buah Naga.
  2. Gula/molase untuk mengaktifkan SOT.
  3. Tangki / hand sprayer digunakan untuk aplikasi penyemprotan Suplemen Organik Tanaman (SOT) pada tanaman Buah Naga
  4. Timba untuk mencampur air dengan SOT
  5. Alat pengaduk untuk melarutkan pupuk SOT tersebut.

Proses Panen Buah Naga

Sebelum melakukan proses pemanenan Buah Naga, ada beberapa hal yang perlu diketahui, khususnya mengenai ciri-ciri dari Buah Naga yang sudah siap panen:

  1. Umur Buah Naga sudah memasuki usia 50- 55 hari sejak munculnya bunga.
  2. Warna kulit Buah Naga mengkilap dan sisik berubah warna dari hijau menjadi kemerahan.
  3. Mahkota dari Buah Naga telah mengecil
  4. Kedua pangkal Buah Naga sudah keriput dan kering
  5. Bentuk Buah Naga bulat dengan sempurna serta besar dengan berat buah sekitar 400 sd 600 gram.

Waktu Panen Buah Naga

  1. Waktu yang tepat untuk memanen Buah Naga adalah pukul 6 – 9 pagi hari, atau antara pukul 3 – 5 sore.
  2. Pemanenan dilakukan saat cuaca cerah (tidak hujan).
  3. Hindari memanen Buah Naga pada saat kondisi lembab sebab bisa menyebabkan serangan patogen saat proses penyimpanan.

Cara dan Tahapan Memanen Buah Naga

  1. Gunakan sarung tangan
  2. Gunakan gunting atau alat pemotong lainnya
  3. Potong Buah Naga tepat pada tangkainya, lakukan dengan hati-hati agar kulit Buah Naga tidak terluka.
  4. Bungkuslah Buah Naga yang sudah dipanen dengan menggunakan koran serta letakkan di dalam keranjang dengan posisi tangkai buahnya menghadap ke bawah.
  5. Agar Buah Naga tidak rusak, berikan alas daun kering atau kertas koran di bagian bawah dan atasnya.

Info Harga SOT bisa dilihat di halaman AGEN PENJUAL SOT.

Rekaman kata kunci:

budidaya buah naga pola hcs,buah naga organik,hcs untuk buah naga,hcs buah naga,cara menanam buah naga hcs,pola menanam tanaman buah naga,buah naga pola hcs,tiang pohon naga dengan pohon randu,cara mengaplikasi sot pada buah naga,pin bbm/WA seputar budidaya buahnaga,cara menanam buah naga organik,tanam buah naga sistem organik,makanan apa yang menggunakan bahan pokok buah naga,pembiakan naga agen,warna kulit buah naga yang siap panen,organik buah naga,Oke Google naga yang benar harus dilakukan berapa kali,Oke Google Dimana tempat tempat buah,video tanam buah naga,naga organik,mengapa orang banyuwangi menanam buah naga memaki tiang pohon randu,manfaat kulit kelapa untuk tanaman buah naga pakai tiang pohon randu,obat perangsang bunga buah naga,Tanam buah naga pola HCS,soc untuk buah naga,Pupuk HCS untuk buah naga,pupuk hcs buah naga,pupuk cair buah naga,tanaman buah naga pola hcs,pupuk buah naga dari banyuwangi,Proses agar menghasilkan buah naga organik,program pengembangan buah naga sistim produk soc dari hcs,produk hcs untuk menurunkan berat badan,
error: Materi Diproteksi!!!